Rabu, 10 Juni 2026 - 09:32 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Reses DPRD Sumsel di SMA Negeri 1 Lawang Wetan: Perjuangkan Infrastruktur Sekolah Bebas Banjir Melalui SIPD

Rabu, 11 Februari 2026
271 views
0
IMG20260211112532

 

MUSI BANYUASIN – Sejumlah Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan Daerah Pemilihan (Dapil) IX Kabupaten Musi Banyuasin menggelar kunjungan Reses Masa Sidang V Tahun 2026 di SMA Negeri 1 Lawang Wetan, Rabu (11/02/2026). Kehadiran para wakil rakyat ini menjadi angin segar bagi pihak sekolah untuk menyampaikan aspirasi terkait mendesaknya perbaikan sarana prasarana pendidikan.

Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran legislator lintas fraksi, di antaranya Abusari, S.H., M.Si., Drs. Thamrin, M.Si., dan Andi Rizkiansyah, S.I.P. dari Fraksi Golkar, serta Hasan Haikal dari Partai Kebangkitan Nusantara (PKN).

Kepala SMA Negeri 1 Lawang Wetan, Zulganda Atmaja, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi infrastruktur sekolah yang kerap terhambat faktor cuaca. Ia menyebutkan bahwa lapangan dan halaman sekolah menjadi titik krusial yang membutuhkan penanganan segera.

"Saat musim hujan, lapangan sekolah kami sering tergenang banjir sehingga tidak dapat digunakan untuk kegiatan upacara maupun olahraga. Kondisi halaman yang becek juga sangat mengganggu mobilitas dan kenyamanan belajar mengajar. Kami sangat berharap aspirasi siswa dan wali murid ini dapat segera direalisasikan," ujar Zulganda.

Keluhan senada disampaikan oleh Reza, perwakilan siswa, yang berharap adanya solusi permanen agar fasilitas sekolah mereka fungsional di segala cuaca.

Menanggapi hal tersebut, Andi Rizkiansyah, S.I.P. menegaskan bahwa reses merupakan jembatan komunikasi dua arah yang menjadi kewajiban moral dan politis anggota dewan.

"Kami hadir untuk menyerap keluhan masyarakat secara langsung. Suara dari SMA Negeri 1 Lawang Wetan ini akan kami kawal dalam perencanaan pembangunan mendatang sebagai bentuk pertanggungjawaban kami kepada konstituen," tegas politisi Golkar tersebut.

Sementara itu, Abusari, S.H., M.Si. menambahkan bahwa seluruh aspirasi yang masuk dalam reses ini tidak akan sekadar menjadi catatan. Ia menjelaskan bahwa usulan tersebut akan diformulasikan menjadi Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD yang wajib diinput ke dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).

"Hasil reses hari ini akan kami masukkan ke dalam SIPD sebagai basis data tunggal perencanaan dan penganggaran pembangunan daerah. Dengan masuknya usulan ini ke sistem, maka peluang realisasi anggaran untuk perbaikan infrastruktur sekolah ini menjadi lebih terukur dan terjadwal secara transparan," jelas Abusari.

Sebagai langkah konkret, pihak sekolah secara resmi menyerahkan proposal usulan pembangunan kepada jajaran anggota DPRD Sumsel. Para legislator berjanji akan mengawal usulan tersebut hingga tahap pengesahan anggaran guna memastikan kenyamanan pendidikan di Kabupaten Musi Banyuasin dapat terwujud.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Kamada Sumsel, Alek Kosasi Apresiasi lMP Muba

Fri, 30 Oct 2020 07:05:01am

kitamerahputih.com - Ulang tahun Laskar Merah Putih (LMP)ke 20 sukses di selenggarakan di Jirak jaya Kamada Sumsel Alek Kosasi Apresiasi Kinerja LMP...

Laskar Merah Putih Jirak Jaya Sebagai Lokomotif

Fri, 30 Oct 2020 06:05:19am

kitamerahputih.com - Perkembangan Laskar Merah Putih (LMP) Jirak jaya adalah lokomotif pengerakan Laskar Merah Putih kabupaten Musi Banyuasin ,Satu...

Kali Kelima Pemkab Grobogan Terima Opini WTP dari BPK

Mon, 19 Oct 2020 03:39:41am

GROBOGAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kali kelima dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK)....

Kapolri Perintahkan Tak Ada Demo dan Opini Medsos Penolak UU Ciptaker

Mon, 19 Oct 2020 03:38:32am

JawaPos.com – Kapolri Jenderal Idham Azis menerbitkan surat Telegram Rahasia (TR) soal antisipasi adanya demonstrasi dan mogok kerja secara...

Satu Dekade Kabupaten Jepara Sabet Opini WTP Berturut-turut

Mon, 19 Oct 2020 03:37:16am

JEPARA – Dalam satu dekade, Jepara meraih penghargaan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) secara berturut-turut. Kota Ukir termasuk dari dua...

Baca Juga