MUSI BANYUASIN – Sejumlah Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan Daerah Pemilihan (Dapil) IX Kabupaten Musi Banyuasin menggelar kunjungan Reses Masa Sidang V Tahun 2026 di SMA Negeri 1 Lawang Wetan, Rabu (11/02/2026). Kehadiran para wakil rakyat ini menjadi angin segar bagi pihak sekolah untuk menyampaikan aspirasi terkait mendesaknya perbaikan sarana prasarana pendidikan.

Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran legislator lintas fraksi, di antaranya Abusari, S.H., M.Si., Drs. Thamrin, M.Si., dan Andi Rizkiansyah, S.I.P. dari Fraksi Golkar, serta Hasan Haikal dari Partai Kebangkitan Nusantara (PKN).
Kepala SMA Negeri 1 Lawang Wetan, Zulganda Atmaja, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi infrastruktur sekolah yang kerap terhambat faktor cuaca. Ia menyebutkan bahwa lapangan dan halaman sekolah menjadi titik krusial yang membutuhkan penanganan segera.

"Saat musim hujan, lapangan sekolah kami sering tergenang banjir sehingga tidak dapat digunakan untuk kegiatan upacara maupun olahraga. Kondisi halaman yang becek juga sangat mengganggu mobilitas dan kenyamanan belajar mengajar. Kami sangat berharap aspirasi siswa dan wali murid ini dapat segera direalisasikan," ujar Zulganda.
Keluhan senada disampaikan oleh Reza, perwakilan siswa, yang berharap adanya solusi permanen agar fasilitas sekolah mereka fungsional di segala cuaca.
Menanggapi hal tersebut, Andi Rizkiansyah, S.I.P. menegaskan bahwa reses merupakan jembatan komunikasi dua arah yang menjadi kewajiban moral dan politis anggota dewan.
"Kami hadir untuk menyerap keluhan masyarakat secara langsung. Suara dari SMA Negeri 1 Lawang Wetan ini akan kami kawal dalam perencanaan pembangunan mendatang sebagai bentuk pertanggungjawaban kami kepada konstituen," tegas politisi Golkar tersebut.
Sementara itu, Abusari, S.H., M.Si. menambahkan bahwa seluruh aspirasi yang masuk dalam reses ini tidak akan sekadar menjadi catatan. Ia menjelaskan bahwa usulan tersebut akan diformulasikan menjadi Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD yang wajib diinput ke dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).
"Hasil reses hari ini akan kami masukkan ke dalam SIPD sebagai basis data tunggal perencanaan dan penganggaran pembangunan daerah. Dengan masuknya usulan ini ke sistem, maka peluang realisasi anggaran untuk perbaikan infrastruktur sekolah ini menjadi lebih terukur dan terjadwal secara transparan," jelas Abusari.
Sebagai langkah konkret, pihak sekolah secara resmi menyerahkan proposal usulan pembangunan kepada jajaran anggota DPRD Sumsel. Para legislator berjanji akan mengawal usulan tersebut hingga tahap pengesahan anggaran guna memastikan kenyamanan pendidikan di Kabupaten Musi Banyuasin dapat terwujud.
SINGARAJA, BALI EXPRESS-Buleleng kembali mencatatkan torehan membanggakan dalam pengelolaan keuangan dengan mengantongi opini Wajar Tanpa...
RADARSEMARANG.ID, Demak – Pemkab Demak kembali meraih predikat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu)....
Liputan6.com, Jakarta - Vaksin Covid-19 menjadi hal yang paling ditunggu-tunggu. Namun vaksin yang diharapkan belum ada. Hingga saat ini, mematuhi...
Liputan6.com, Jakarta - Perayaan HUT ke-56 Partai Golkar tahun 2020 mengangkat tema "Kesehatan Pulih, Ekonomi Bangkit, Pilkada Menang." Tema ini...
Liputan6.com, Jakarta - Selama seminggu terakhir, ada banyak hoaks yang beredar di masyarakat, khususnya di media sosial. Masih banyak hoaks tentang...