Minggu, 25 Oktober 2026 - 04:01 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Krisis Kepemimpinan KONI Muba: Kinerja Tim Caretaker Dikecam, Pembinaan Atlet Terancam Lumpuh

Selasa, 15 September 2026
90 views
0
Gemini_Generated_Image_zct6frzct6frzct6

 

Sekayu — Ketidakjelasan arah tata kelola olahraga di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kian memprihatinkan. Lambannya kinerja Tim Caretaker KONI Muba yang tak kunjung menggelar Rapat Kerja (Raker) memicu gelombang kritik keras dari pengurus cabang olahraga. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Selatan didesak segera mengevaluasi total tim tersebut guna mengakhiri pembiaran organisasi yang telah berlangsung hampir satu tahun.

Stagnasi Organisasi dan Ancaman Prestasi

Ketidakjelasan agenda Raker bukan sekadar hambatan administratif, melainkan ganjalan utama dalam melahirkan Ketua Umum KONI Muba yang definitif. Imbas dari kekosongan kepemimpinan ini membuat seluruh rantai pembinaan atlet di berbagai cabang olahraga berada dalam kondisi stagnan. Tanpa kepengurusan sah, alokasi anggaran pembinaan, keberlanjutan program latihan, hingga keikutsertaan dalam agenda kejuaraan resmi menjadi tidak terarah.

Representasi perwakilan cabor Muba, Saputra Candra Lesmana, menyoroti kinerja Tim Caretaker yang dinilai tidak menunjukkan pergerakan konkret sejak awal dibentuk. Pembiaran ini berisiko menghancurkan pembinaan usia dini dan mengorbankan masa depan para atlet Muba yang telah berlatih tanpa kepastian dukungan instansi.

Ultimatum dan Desakan Langkah Konkret

Para pengurus cabor menegaskan bahwa pelaksanaan Raker merupakan pintu masuk mutlak untuk membenahi tata kelola organisasi. KONI Sumsel diminta mengambil alih kendali dan memfasilitasi percepatan Raker sesuai mekanisme organisasi yang berlaku, bukan justru membiarkan Tim Caretaker berjalan tanpa target waktu yang jelas.

Jika aspirasi ini terus diabaikan tanpa ada tindakan nyata dari KONI Sumsel, jajaran pengurus cabor menyatakan siap mendatangi langsung Kantor KONI Sumsel di Palembang. Langkah aksi tersebut menjadi bentuk komitmen tegas para pengurus cabor demi menyelamatkan ekosistem olahraga Muba dari ketidakprofesionalan kepengurusan.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Pengusaha dan Organisasi Islam Sambut Positif Rencana Merger Bank Syariah BUMN

Mon, 19 Oct 2020 12:33:27am

Liputan6.com, Jakarta Kementerian BUMN berencana melakukan menggabungkan 3 bank syariah anak usaha BUMN ke dalam satu perusahaan merger. Menteri...

Menpora Beri Bantuan Alat Kesehatan Kepada Organisasi Mahasiswa

Mon, 19 Oct 2020 12:32:03am

Liputan6.com, Jakarta Kemenpora terus menunjukkan partisipasinya dalam meminimalisasi dampak pandemi COVID-19. Kali ini, Menpora Zainudin Amali...

Mengenal Lebih Jauh Organisasi Penggerak dan Reformasi Pendidikan

Mon, 19 Oct 2020 12:30:27am

Liputan6.com, Jakarta Merdeka Belajar episode keempat kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan adalah organisasi penggerak. Sejak diluncurkan...

Budaya Organisasi Kunci Keberhasilan Perusahaan Bertahan dari Resesi Ekonomi

Mon, 19 Oct 2020 12:29:34am

Liputan6.com, Jakarta - Budaya perusahaan menjadi salah satu kunci keberhasilan perusahaan bertahan di masa pandemi Covid-19. Perusahaan yang...

GM FKPPI Jatim Larang Anggotanya Pakai Atribut Organisasi saat Berpolitik

Mon, 19 Oct 2020 12:27:57am

Liputan6.com, Jakarta - Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI/Polri (GM FKPPI) Jawa Timur melarang...

Baca Juga