BAYUNG LENCIR, MUBA – Keluhan masyarakat terkait akses jalan yang sulit dilalui saat musim hujan di Desa Pagar Desa, Kecamatan Bayung Lencir, kini mulai teratasi. Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) secara resmi merampungkan proyek Peningkatan Jalan Makam Baru dari RT 01 Desa Pagar Desa (Pangkalan Bayat) menuju RT 09 Desa Pagar Desa.
Proyek infrastruktur strategis ini menelan anggaran sebesar Rp972.275.000. Pembangunan difokuskan pada titik-titik rawan yang sebelumnya sering mengalami kerusakan parah dan berlumpur, sehingga menghambat mobilitas warga.

Apresiasi dari Tokoh Masyarakat
Syamsuri, salah satu tokoh masyarakat Pagar Desa, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Muba. Menurutnya, pembangunan beberapa spot jalan tersebut sangat berdampak pada aktivitas harian warga.
"Alhamdulillah, jalan kami tidak lagi berlumpur. Beberapa titik yang dulunya sulit dilewati sekarang sudah bagus dibangun oleh pemerintah. Kami sangat berterima kasih," ujar Syamsuri.
Meski demikian, ia berharap pembangunan ini dapat terus berlanjut di masa mendatang. "Kami masih berharap ada kelanjutan pembangunan sekitar 2 kilometer lagi agar lebih maksimal. Jadi kalau hari hujan, aktivitas kami tetap aman dan jalan tidak licin lagi," tambahnya.
Komitmen Pemerintah Kabupaten Muba
Merespons aspirasi tersebut, Penjabat (Pj) Bupati Musi Banyuasin, H.M. Toha, S.H., melalui Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Muba, Rudianto, S.T., menegaskan komitmen pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas infrastruktur di pelosok desa.
"Kami akan terus memberikan yang terbaik untuk masyarakat. Alhamdulillah, jalan tersebut kini sudah bisa dinikmati dan mempermudah akses warga. Terkait usulan kelanjutan pembangunan, akan kami upayakan sesuai dengan skala prioritas dan kemampuan Keuangan Daerah Kabupaten Musi Banyuasin," jelas Rudianto.
Pembangunan jalan ini diharapkan mampu mendongkrak roda perekonomian lokal, mengingat akses jalan yang mantap merupakan urat nadi utama bagi masyarakat Desa Pagar Desa dalam mendistribusikan hasil bumi dan menjalankan aktivitas sosial lainnya.
Liputan6.com, Jakarta Merdeka Belajar episode keempat kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan adalah organisasi penggerak. Sejak diluncurkan...
Liputan6.com, Jakarta - Budaya perusahaan menjadi salah satu kunci keberhasilan perusahaan bertahan di masa pandemi Covid-19. Perusahaan yang...
Liputan6.com, Jakarta - Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI/Polri (GM FKPPI) Jawa Timur melarang...
TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Komisioer Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Wimboh Santoso meminta perusahaan financial technology atau fintech tak...