Probolinggo Jawa Timur, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Berkarya (Beringin Karya) turut berkomentar menilai rencana Revisi Undang-undang (RUU) Pemilu yang berpotensi mengerdilkan demokrasi, Minggu (31/01/2021).
Gus Noer Fathur RE, Selaku ketua DPD Partai Berkarya menyebutkan bahwa potensi pengkerdilan demokrasi itu terbukti adanya usulan kenaikan parliamentary threshold atau PT ambang batas parlemen dari 4 persen. Kenaikan PT akan membuat kian banyak suara dan aspirasi rakyat terpaksa harus dihilangkan.
Pria kelahiran Palembang Sumatera Selatan itu menyampaikan, menurutnya, sistem demokrasi Indonesia secara prinsip sudah bagus, maka tidak perlu lagi di revisi saat ini, terlebih ditengah kondisi bangsa yang seharusnya DPR fokus pada upaya untuk megatasi penyebaran covid 19. Walaupun secara teknis perlu dikaji kembali untuk disempurnakan
“Aturan-aturan teknis yang selama ini menghambat seharusnya diperbaiki dan disempurnakan. Bukan merevisi prinsip demokrasi yang sudah bagus pada UU Pemilu," kata Gus Noer tersebut.
Liputan6.com, Jakarta - Vaksin Covid-19 menjadi hal yang paling ditunggu-tunggu. Namun vaksin yang diharapkan belum ada. Hingga saat ini, mematuhi...
Liputan6.com, Jakarta - Perayaan HUT ke-56 Partai Golkar tahun 2020 mengangkat tema "Kesehatan Pulih, Ekonomi Bangkit, Pilkada Menang." Tema ini...
Liputan6.com, Jakarta - Selama seminggu terakhir, ada banyak hoaks yang beredar di masyarakat, khususnya di media sosial. Masih banyak hoaks tentang...
Liputan6.com, Banyuwangi Program kesehatan Teropong Jiwa Banyuwangi mendapat penghargaan dari Kementerian Kesehatan RI. Program pemberian terapi...
Liputan6.com, Jakarta - Beberapa kabar hoaks masih terus bermunculan di media sosial. Tak terkecuali hoaks dan mitos seputar kesehatan. Satu di...