Probolinggo Jawa Timur, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Berkarya (Beringin Karya) turut berkomentar menilai rencana Revisi Undang-undang (RUU) Pemilu yang berpotensi mengerdilkan demokrasi, Minggu (31/01/2021).
Gus Noer Fathur RE, Selaku ketua DPD Partai Berkarya menyebutkan bahwa potensi pengkerdilan demokrasi itu terbukti adanya usulan kenaikan parliamentary threshold atau PT ambang batas parlemen dari 4 persen. Kenaikan PT akan membuat kian banyak suara dan aspirasi rakyat terpaksa harus dihilangkan.
Pria kelahiran Palembang Sumatera Selatan itu menyampaikan, menurutnya, sistem demokrasi Indonesia secara prinsip sudah bagus, maka tidak perlu lagi di revisi saat ini, terlebih ditengah kondisi bangsa yang seharusnya DPR fokus pada upaya untuk megatasi penyebaran covid 19. Walaupun secara teknis perlu dikaji kembali untuk disempurnakan
“Aturan-aturan teknis yang selama ini menghambat seharusnya diperbaiki dan disempurnakan. Bukan merevisi prinsip demokrasi yang sudah bagus pada UU Pemilu," kata Gus Noer tersebut.
KulimTalang Kulim, Jumat, 1 Mei 2026 — Relawan Gesit Chapter Musi Banyuasin resmi meluncurkan (launching) local base di Desa Talang...
Kita Merah Putih TULUNGAGUNG – Suasana di depan Mapolres Tulungagung hari ini, kamis (30/April/2026), tampak berbeda. Puluhan anggota Ormas Laskar...
PALEMBANG – Bank Sumsel Babel (BSB) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengapresiasi loyalitas nasabah hingga ke pelosok daerah. Pada Jumat...
PALEMBANG, 24 APRIL 2026 – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor)...
SEKAYU – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kembali menunjukkan taringnya dalam memperjuangkan hak kerja putra-putri daerah. Di bawah...