"Tugas pemerintah itu juga harus banyak berkumpul dan bertemu masyarakat, banyak mendengar aspirasi, termasuk di dalamnya kritik bagi Kabupaten Muba sendiri," ujarnya.
Beni berharap, dari rembuk aktivis dapat menghasilkan rekomendasi-rekomendasi yang dapat ditindaklanjuti, dalam mengambil kebijakan pembangunan.
"Pemerintah Kabupaten Muba membutuhkan forum seperti ini, semoga berjalan lancar dan tertib sehingga pada waktunya nanti dapat menghasilkan masukan yang dapat kita pelajari dan ditindaklanjuti," tandasnya.
Sementara, Ketua Pelaksana Rembuk Aktivis Muba Amrullah SSos mengucapkan terimakasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Muba dan pihak terkait yang telah memberikan sumbangsih, saran dan pokok pikiran sehubungan dengan terselenggaranya kegiatan Rembuk Aktivis Muba.
"Terimakasih kepada semua yang sudah mendukung kegiatan ini. Ini adalah momen yang pas bagi kita untuk sama-sama saling mendengar supaya Kabupaten Muba lebih baik dimasa yang akan datang," pungkasnya.
Turut hadir, Forkopimda, Kajari Muba diwakili Kasi Intel Abu Nawas SH, Para Staf Khusus Bupati Muba dan Kepala Perangkat Daerah Muba.
FAKULTAS Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara (FIB USU) meluncurkan buku ‘Pokok-pokok Adat Istiadat Perkawinan Suku Melayu Sumatera Timur’ di...
Medan, IDN Times.com - Universitas Sumatera Utara ternyata punya segudang prestasi. Sebagai universitas negeri yang tertua di Sumut, prestasi ini...
JAKARTA (Waspada) : Pasca pelantikan pengurus Ikatan Keluarga Alumni Universitas Sumatera Utara (IKA USU) Jakarta dan sekitarnya, akan menggelar...
Bisa lulus dari sekolah dan universitas tentu hal yang membanggakan bagi setiap mahasiswa. Apalagi jika kalian berhasil menjadi lulusan terbaik...
USUJakartaNews. Tidak ingin kehilangan moment untuk saling bersilaturahmi dan bermaafan, Alumni USU Jakarta, datang menghadiri acara Halalbi halal...