Rabu, 17 Juni 2026 - 06:37 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Budaya Organisasi Kunci Keberhasilan Perusahaan Bertahan dari Resesi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2020
259 views
0
ezgif.com-webp-to-png

Liputan6.com, Jakarta - Budaya perusahaan menjadi salah satu kunci keberhasilan perusahaan bertahan di masa pandemi Covid-19. Perusahaan yang memiliki budaya organisasi lebih kuat dianggap lebih bisa bertahan dalam menghadapi jurang resesi ekonomi yang sudah di depan mata.

"Organisasi dengan budaya perusahaannya kuat akan lebih tangguh ketimbang yang budayanya tidak kuat," kata Steering Committee Inclusive Human Resource Indonesia (IHRI), Anwar Yulistianto dalam diskusi Top Business Talk #2 : Bangun Champion Team, Hadapi Resesi, Jakarta, Jumat, (16/10).

Kultur yang ada di sebuah perusahaan ikut menentukan cara perusahaan beradaptasi di masa pandemi. Dalam hal ini kompetensi pegawai perusahaan diasosiasikan sebagai perangkat yang digunakan untuk bertahan.

"Ada kompetensi yang diharapkan mampu membentuk perilaku yang menunjang ataupun mendukung budaya yang diharapkan," kata dia.

Namun, budaya dalam organisasi ini tidak dibuat seketika saat dibutuhkan. Sebab ini merupakan hasil investasi yang dibentuk perusahaan sejak awal.

Budaya dalam organisasi sebaiknya diciptakan sejak berdirinya perusahaan. "Budayanya dulu dibentuk kalau mau jadi organisasi yang unggul, ini harus ada. Makanya di filter di awal," kata dia.

Atau, lanjut Anwar, budaya ini diciptakan dari para pemimpin perusahaan yang selanjutnya diikuti para pegawai di bawahnya. Para pemimpin juga harus bisa mengisi dan membangun kekurangan dari budaya organisasi yang menjadi hambatannya.

"Karena budaya baru dibentuk maka cari gape-nya dan dibangun dari situ," kata dia.

Hanya saja, strategi ini pun butuh waktu untuk dirasakan perubahannya. Setidaknya butuh waktu 1-2 tahun untuk bisa terasa perubahannya.

"Ini kan dibentuk bukan dalam waktu sebentar, jadi perlu dipikirkan oleh para leader," kata dia mengakhiri.

Reporter: Anisyah Al Faqir

Sumber: Merdeka.com

 

 
Agar Tetap Bertahan Di Masa Pademi, Perusahaan Perlu Mengubah Cara Kerja

Jurang resesi ekonomi sudah di depan mata. Akibat pandemi Cobvid-19, semua lini bisnis dipaksa berubah dan beradaptasi. Dalam kondisi ini, perusahaan dituntut beradaptasi bukan dari sisi model bisnis saja, tetapi juga cara kerja.

"Hal ini mendorong Tim HR dan perusahaan untuk cepat beradaptasi dan melakukan adjustment dari sisi model bisnis maupun cara kerja," kata Steering Committee Inclusive Human Resource Indonesia (IHRI), Anwar Yulistianto dalam diskusi Top Business Talk #2 : Bangun Champion Team, Hadapi Resesi, Jakarta, Jumat, (16/10).

Tak hanya bertransformasi digital tetapi jantung perusahaan yakni HRD juga harus ikut beradaptasi dengan era baru ini. Selain itu, HRD juga perlu membangun sistem untuk menjamin efektifitas dan produktifitas selama kerja dari rumah. Misalnya dengan sistem absensi, pembagian tugas, dan evaluasi pekerjaan.

Anwar mengatakan bila sebelumnya perubahan merupakan pilihan, kini perubahan menjadi sebuah keharusan. "Dulu perubahan dianggap santai, perubahan dilakukan secara bertahap. Dengan kondisi saat ini orang dipaksa (untuk berubah)," kata dia.

Hal terpenting dalam perubahan kata dia, kesiapan mental dalam menghadapi perubahan. Setelah itu, secara alamiah solusi dari masalah akan menemukan jalannya sendiri.

"Yang penting pola pikir kita dulu harus siap menghadapi ini. Nanti ada caranya sendiri, yang penting bersiap dulu," pungkasnya.

 

Sumber : https://www.liputan6.com

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Penyegaran Organisasi, Kapolres Muba Pimpin Sertijab Kabag Log, Kasat Reskrim, dan Kasat Lantas

Sat, 14 Feb 2026 02:55:27am

SEKAYU, MUBA – Gerbong mutasi kembali bergulir di jajaran Kepolisian Resor (Polres) Musi Banyuasin. Kapolres Muba, AKBP Ruri Prastowo, S.H.,...

PUPR Muba Didesak Segera Sidak; PT EMR Terus Tanam Tiang Ilegal, Catut Nama Lurah Hingga Abaikan Warga

Fri, 13 Feb 2026 07:31:56am

SEKAYU, MUBA – Proyek pemasangan jaringan kabel Fiber Optic (FO) milik PT Eka Mas Republik (EMR) di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) semakin tak...

Puskesmas Jeli Gencarkan Gerakan Sehat: Edukasi Gizi Siswa di Sendang dan Cek Kesehatan Karyawan SPPG

Fri, 13 Feb 2026 04:34:30am

TULUNGAGUNG – UPT Puskesmas Jeli di bawah kepemimpinan dr. Achmad Ardianto, M.Ked.Trop, menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kesehatan lintas...

Optimalkan PAD Sampah, DLH Gandeng Bank Sumsel Babel Hadirkan Pembayaran QRIS

Fri, 13 Feb 2026 04:16:45am

SEKAYU Dinas Lingkungan Hidup (DLH) berkomitmen melakukan inovasi dalam pengelolaan dan retribusi sampah. Salah satu langkah konkret yang akan...

Dugaan Pungli SMKN di Tulungagung Belum Final, LMP Kawal Rekomendasi Sanksi Pembinaan Inspektorat Jatim

Thu, 12 Feb 2026 11:05:52am

 TULUNGAGUNG – Perkara dugaan pungutan liar (pungli) di salah satu SMKN di Kabupaten Tulungagung memasuki babak baru. Meski Inspektorat Provinsi...

Baca Juga