Minggu, 24 Mei 2026 - 07:16 WIB
banner ucapan Sekda revs

Sidang Paripurna DPRD Kabupaten jayapura Tentang Raperda”Di Gawangi aksi Demo

Rabu, 23 Juni 2021
225 views
0
IMG-20210623-WA0003

Pembukaan sidang paripurna II masa sidang II tentang Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2020 pada Selasa (22/6/2021) diwarnai Puluhan massa dari Forum Kemanusiaan Kabupaten Jayapura menggelar aksi unjuk rasa depan kantor DPRD Kabupaten Jayapura.

Massa meminta DPRD Kabupaten Jayapura untuk segera membentuk panitia khusus (Pansus) Kemanusiaan guna menelusuri aliran dana hibah rekonstruksi dan rehabilitasi pascabencana dari BNPB ke Pemerintah Daerah Kabupaten Jayapura 

yang menjadi temuan dalam penggunaannya atas rekomendasi LHP BPK RI Perwakilan Provinsi Papua.

"Kami dari Forum Kemanusiaan meminta kepada DPRD dalam hal ini Ketua DPRD Kabupaten Jayapura membentuk pansus kemanusiaan. Poinnya itu, segera bentuk pansus kemanusiaan untuk menindaklanjuti dana hibah bantuan banjir bandang dari BNPB senilai 275 miliar rupiah itu," kata Manase Bernard Taime, SH, koordinator aksi yang juga Ketua Forum Kemanusiaan Kabupaten Jayapura

"Jadi kami desak agar segera di bentuk, karena kemarin ada berita yang keluar dari salah satu anggota DPR, kalau pansus kemanusiaan ini tidak penting untuk dibentuk dan yang penting itu pansus penambahan 5 kursi DPRD.inikan lebih kepada kepentingan partai politik, dan bukan ke rakyat. Kami datang mendorong (pembentukan pansus) , karena seperti yang telah kita ketahui semua, bahwa dana itu sudah masuk dari tanggal 3 September 2020 lalu dan ini bukan dana Silpa," tambahnya.

"Karenanya, lanjut Manase, dari pemerintah pusat (BNPB) telah menberi batas waktu hingga 3 September 2021 dana hibah ini harus digunakan sesuai dengan kebutuhan nya. Jika dana hibah tidak terpakai hingga batas waktu yang telah ditentukan, maka dana itu wajib dikembalikan ke pusat.

" sisah dua bulan , kami menunggu dari aksi demo lalu sampai sekarang tidak ada jawaban, sehingga hari ini kami naik lagi kesini untuk lakukan aksi demo damai guna mendesak Dewan membentuk pansus kemanusiaan," katanya.

Sementara ditempat yang sama, Sekretaris Forum Kemanusiaan Kabupaten Jayapura, Jhon Maurits Suebu menyampaikan, orasinya "dengarkan ini baik-baik anggota Dewan terhormat, rakyat sekarang sudah menderita, rakyat hanya punya suara dan inilah senjata terakhirnya.

"Saat suara kami di bungkam, maka negara di tantang. Dan, pemerintah kabupaten Jayapura menjadi pemerintah yang di tantang, ingat itu dan camkan dengan baik," kata Jhon Maurits Suebu dalam orasinya.

"Ini bukan kepentingan sendiri, nasib kita di perjual belikan. Kami datang meminta tolong pertaruhkan nasib kami, korban banjir bandang. Jadi kami minta nasib kami diperhatikan, anggota Dewan dimana suaramu," sambungnya.

Lanjutnya, tinggal dua bulan lagi dana hibah ini akan dikembalikan. "Punya hati kah tidak kalian, dimana anggota dewan yang dipilih oleh rakyat. Kami meminta kepada wakil rakyat agar segera membentuk pansus," ujarnya.

"Pemerintah sekarang tidak pro rakyat, tidak mengutamakan kepentingan-kepentingan rakyat. 

Juga anggota dewan yang duduk sekarang ini tidak lagi berpihak kepada rakyat. kami meminta dengan sangat di sisa waktu kami masih ada, mari lah berpihak kepada rakyat," pintanya menambahkan.

Aksi demo yang berjalan damai dan kondusif, massa yang demo ditemui Ketua DPRD Kabupaten Jayapura Klemens Hamo didampingi Wakil Ketua I DPRD Drs. H. Muhammad Amin, Wakil Ketua II DPRD Patrinus R. N. Sorontou dan beberapa anggota DPRD lainnya seperti Rasino, Chyntia Rulliani Talantan, Martheis Lewerissa dan Lerry Patrix Suebu.

"Kami di DPRD memberi apresiasi dan menerima semua aspirasi. Untuk pansus kemarin kita sudah buat jadwal lembaga kegiatan persidangan dan hari ini kita habis buka sidang paripurna tentang LKPD 2020," kata Klemens Hamo yang juga Sekretaris DPD Partai NasDem Kabupaten Jayapura tersebut.

"Terkait pembentukan pansus itu punya mekanisme, bukan karena apa. Tapi, ada paripurna, dijadwalkan baru dibentuk. Tidak hanya di pimpinan DPR saja, tetapi kesepakatan bersama dengan seluruh anggota Dewan untuk membentuk pansu karena memang itu mekanisme yang ada," tambahnya.

Klemens Hamo mengucapkan terima kasih kepada massa pendemo dari Forum Kemanusiaan Kabupaten Jayapura yang sudah datang menyampaikan aspirasi di kantor DPRD dan terimakasih juga kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan. "Ini tempat rumah perwakilan rakyat menampung aspirasi masyarakat," ucapnya.

"Untuk waktu yang tinggal dua bulan ini, sesuai mekanisme suda di bahas,nanti kami paripurnakan untuk pembentukan pansus dan itu harus ada kesepakatan bersama," tukasnya.

Menanggapi yang disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Jayapura Klemens Hamo, Ketua Forum Kemanusiaan Kabupaten Jayapura Manase Bernard Taime, SH, menyebutkan akan menggelar aksi serupa dengan massa yang lebih besar dan menghadirkan Ondofolo/Khose jika dalam waktu tiga hari tuntutan Forum Kemanusiaan Kabupaten Jayapura mengambang dan tidak ada realisasinya.

"Jumat (25/6/2021) nanti, kami akan kembali dengan massa yang lebih besar lagi dan disertai dengan Ondo/Khose di 27 kampung. Kalau di hari Jumat (25/6) itu DPRD belum membentuk pansus, maka kami akan duduki gedung DPR," tukasnya.

 

Red Audry Latumahina

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Optimalkan Aset Daerah, Pemkab Muba Gandeng Politeknik Sekayu Cetak Mahasiswa Entrepreneur Lewat Budidaya Lele

Tue, 24 Feb 2026 11:53:35am

SEKAYU – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus melakukan langkah strategis dalam mengoptimalkan lahan produktif sekaligus mencetak jiwa...

Tingkatkan Kapasitas Pendidik, Disdik Tulungagung Gelar Pendampingan Digitalisasi Pembelajaran di Boyolangu

Tue, 24 Feb 2026 09:25:26am

KITA MERAH PUTIH, TULUNGAGUNG – Guna mempercepat adaptasi teknologi di lingkungan sekolah, Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung sukses...

Jalan Tak Lagi Berlumpur, Warga Pagar Desa Bayung Lencir Apresiasi Pembangunan Jalan Senilai Rp972 Juta

Sun, 22 Feb 2026 01:44:50am

BAYUNG LENCIR, MUBA – Keluhan masyarakat terkait akses jalan yang sulit dilalui saat musim hujan di Desa Pagar Desa, Kecamatan Bayung Lencir, kini...

Skandal Izin Internet 32 Puskesmas: Komisi C DPRD Tulungagung Bongkar Hanya 1 dari 8 Perusahaan yang Legal

Fri, 20 Feb 2026 12:41:26pm

TULUNGAGUNG (20/02/2026) – Komisi C DPRD Kabupaten Tulungagung menggelar Rapat Dengar Pendapat (hearing) panas bersama Ormas Laskar Merah Putih di...

Isi Bulan Ramadan, Polsek Babat Toman Salurkan Alquran di Masjid Nurul Iman

Fri, 20 Feb 2026 11:08:13am

Puluhan Alquran dibagikan kepada anak-anak pengajian di Masjid Nurul Iman, Desa Ulak Teberau, Kecamatan Lawang Wetan, Kamis (19/2/2026). Kegiatan...

Baca Juga