Kamis, 25 Juni 2026 - 10:11 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Progres capai 57,45 persen, gangguan tabrakan tongkang kembali jadi perhatian dalam rapat evaluasi lintas pihak

Kamis, 16 April 2026
2 views
0
674964972_1723908448600417_6541734380073400214_n

PALEMBANG, — Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mempercepat langkah penyelesaian revitalisasi Jembatan P.6 di Kecamatan Lalan, menyusul berbagai kendala di lapangan yang berdampak pada kelangsungan proyek strategis tersebut.

Wakil Bupati Muba Kyai Abdur Rohman Husen memimpin langsung Rapat Evaluasi dan Penyampaian Progres Pelaksanaan Revitalisasi Jembatan P.6 Lalan yang digelar di Kantor Perwakilan Muba di Palembang, Kamis (16/4/2026). Rapat ini melibatkan unsur pemerintah provinsi, perangkat daerah, pelaksana proyek, hingga perwakilan masyarakat.

Turut hadir dalam rapat tersebut antara lain Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemprov Sumatera Selatan Dr Apriyadi MSi, Asisten II Setda Muba Alva Elan SST MPSDA,Plt Kepala Dinas Perhubungan Muba M Hatta SE MM, Kabag Hukum Setda Muba Yunita SH MH, Camat Lalan Jamian SPd MSi, KSO PT Ciawenindo Mitra Perkasa Bagus, dari Manajemen Konstruksi PT Dkonsindo Budi Rusaldi S, serta perwakilan Dishub Provinsi Sumsel, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Palembang serta perwakilan masyarakat. 

Dalam arahannya, Wakil Bupati Muba menyampaikan apresiasi atas keterlibatan semua pihak dalam upaya percepatan pembangunan jembatan yang dinilai sangat vital bagi aktivitas masyarakat.

Ia mengingatkan, ambruknya Jembatan P.6 akibat ditabrak tongkang pengangkut batu bara pada 12 Agustus 2024 telah menjadi perhatian luas, bahkan hingga tingkat nasional. Kondisi tersebut memicu keresahan, mengingat fungsi jembatan sebagai jalur utama mobilitas dan penggerak ekonomi warga.

“Jembatan ini sangat vital. Dampaknya langsung dirasakan masyarakat. Karena itu kami berharap proses pembangunannya bisa benar-benar dipercepat,” ujarnya.

Wakil Bupati juga meminta pihak kontraktor bekerja secara optimal, sekaligus menekankan pentingnya aspek keselamatan dalam pelaksanaan proyek. Ia berharap agar segera dilakukan rapat lanjutan untuk memfinalisasi skema terbaik, terutama setelah insiden tabrakan kembali terjadi di lokasi pembangunan.

“Perlu ada keputusan final terkait opsi pekerjaan yang aman. Kita tidak ingin kejadian serupa terus berulang,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Asisten I Pemprov Sumatera Selatan, Dr Apriyadi, menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk terus mengawal pembangunan jembatan tersebut. Ia menyoroti tingginya resiko di area proyek, terutama pada bentang sungai yang rawan dilintasi kapal tongkang.

“Hari ini kita membahas skenario kelanjutan pembangunan. Pada posisi bentang sungai sekitar 80 meter pada area pembangunan jembatan ini saja sudah tiga kali terjadi tabrakan. Ini harus menjadi perhatian bersama,” kata Apriyadi. 

Sementara itu, pihak pelaksana dari KSO PT Ciawenindo Mitra Perkasa Bagus memaparkan capaian progres proyek hingga minggu ke-36 (periode 6–12 April 2026). Secara keseluruhan, realisasi pekerjaan mencapai 57,45 persen dari rencana 57,57 persen, dengan deviasi tipis minus 0,13 persen. Rincian progres meliputi engineering sebesar 10,44 persen, procurement 37,65 persen, dan construction 9,36 persen.

Adapun pekerjaan yang tengah berjalan antara lain fabrikasi baja di workshop, pembesian pilecap, perkuatan platform, pemasangan tulangan, hingga pekerjaan administrasi akibat gangguan di lapangan.

Pihak kontraktor juga melaporkan insiden terbaru pada 5 April 2026, ketika Tugboat Paris 22 menabrak pipa shoring di titik P1. Akibatnya, salah satu pipa roboh dan lainnya mengalami kemiringan dengan pergeseran sekitar 2,53 meter.

Selain itu, kondisi pasang air sungai masih menjadi kendala utama, baik saat ini maupun dalam proyeksi ke depan.

Rapat tersebut juga membahas tahapan lanjutan proyek hingga target penyelesaian, dengan harapan adanya keputusan yang lebih matang guna memastikan pembangunan berjalan lancar, aman, dan sesuai jadwal target.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Gerakan Kolaboratif Pemkab Muba, Bpjs Ketenagakerjaan dan Dunia Usaha 

Fri, 5 Jun 2026 01:39:33am

  SEKAYU – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemda Muba) dibawah Kepemimpinan Bupati Muba HM.Toha Rohman dan Wakil Bupati Kiai Abdur...

Kerap Mangkir Mediasi? Kadisnakertrans Muba Ingatkan Perusahaan Risiko Rugi Hukum Hingga Kalah di PHI

Thu, 4 Jun 2026 12:48:56am

Sekayu, 4 Juni 2026 – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Musi Banyuasin mengambil langkah tegas dalam mengedukasi...

Mencekam Jelang Subuh di Soak Baru, Respons Cepat Damkar Muba Jinakkan Kobaran Api dalam 1 Jam

Thu, 4 Jun 2026 12:41:54am

SEKAYU, MUBA – Suasana sunyi menjelang fajar di kawasan wisata Danau Ulak Lia mendadak berubah menjadi mencekam pada Kamis pagi, 4 Juni 2026....

Kantor Hukum Indafikri & Partners Layangkan Somasi ke PT Pertamina EP Field Pendopo Terkait Dugaan Limbah di Jirak Jaya

Wed, 3 Jun 2026 06:18:52am

  SEKAYU, MUBA – Kantor Hukum INDAFIKRI & PARTNERS secara resmi melayangkan surat somasi kepada Pimpinan c.g. Humas PT. Pertamina EP...

Kebakaran Hanguskan 4 Rumah di Lawang Wetan Muba, Kerugian Capai Rp400 juta

Mon, 1 Jun 2026 08:18:41am

SEKAYU — Kebakaran hebat melanda pemukiman warga di Dusun 3, Desa Bumi Ayu, Kecamatan Lawang Wetan, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) pada Senin...

Baca Juga