Rabu, 22 April 2026 - 02:34 WIB
banner ucapan Sekda revs

OAP Harus Perhatikan Pemimpin Masa Depan

Rabu, 26 Mei 2021
301 views
0
IMG-20210526-WA0000

 

Kitamerahputih.com marginalisasi OAP adalah problem yang sangat serius. Jangan menganggap sepele persoalan ini, karena itu dibutuhkan pemimpin daerah yang sungguh-sungguh di tiap daerah sehingga mampu mengatasi soal ini dengan tetap mengupayakan pelaksanaan pemerintahan daerah sesuai dengan asas-asas umum pemerintahan yang baik. hal tersebut di sampaikan Habelino Sawaki, SH., MSi (HAN), (Ketua Gerakan Mahasiswa Papua Indonesia/GEMAPI sekaligus sebagai pemerhati pemerintahan daerah Kotaraja, Distrik Abepura, Kota Jayapura (24/05/2021.)

Habelino mengatakan bahwa sebagai contoh kabupaten Jayawijaya. Saya berharap pemimpin daerah kabupaten Jayawijaya mendatang adalah anak asli baliem yang tegas, sehingga mampu menerapkan asas-asas umum pemerintahan yang baik,tetapi penuh kasih mampu melayani segenap rakyat dengan tetap fokus atas persoalan marginalisasi, katanya.

Habelino berharap Agar Pemimpin Jayawijaya mendatang jangan sampai pemimpin yang mengkotak-kotakan rakyat. 

Pemimpin juga jangan sampai memperhatikan tim sukses saja serta menganaktirikan kelompok yang kritis. Jika pemimpin Wamena seperti itu maka lama kelamaan sikap kritis dari rakyat atau kaum intelektual akan hilang karena kawatir dipersulit oleh kepala daerah. Jika demikian pembangunan daerah bisa seenaknya karena matinya sikap kritis.

"Pemimpin Jayawijaya harus berjiwa besar sehingga mampu melihat kekritisan sebagai potensi yang perlu dirangkul sehingga pembangunan dapat terus berlangsung tetapi marginalisasi bisa teratasi. Membangun Jayawijaya dan membangun orang Jayawijaya adalah dua hal yang berbeda. Bisa saja bangunan fisik terus dibangun tetapi masyarakat asli semakin tersisih. 

Untuk itulah saya berharap rakyat Jayawijaya bisa jeli melihat pemimpin Jayawijaya masa depan dengan mata hati. Lihat dan pilih yang cerdas tetapi penuh kasih. Pilih pemimpin yang punya hati sehingga Jayawijaya bukan dijadikan ladang oligarki tetapi tempat bagi semua, tutupnya (Eka Shuu).

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

LMP Tulungagung Cium Aroma Maladministrasi, Sebut Proyek Internet 32 Puskesmas Cacat Hukum

Thu, 5 Mar 2026 07:52:26am

TULUNGAGUNG – Laskar Merah Putih (LMP) Macab Tulungagung resmi menabuh genderang perang terhadap proses pengadaan jasa internet di 32 Puskesmas...

Kadisnaketrasn Muba Rapat Pembentukan Posko Pengaduan dan Konsultasi THR Bagi Pekerja dan Perushaan di Muba 2026

Thu, 5 Mar 2026 01:32:41am

SEKAYU – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Musi Banyuasin, Herryandi Sinulingga, AP., secara tegas...

Pemkab Muba Hadiri Rakor Kemendagri–UCLG ASPAC, Perkuat Komitmen SPM 2026

Wed, 4 Mar 2026 06:43:59am

JAKARTA- Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan...

Buntut Terbakarnya Gudang Masakan Minyak di Keban, Sat Reskrim Polres Muba Amankan Seorang Wanita

Wed, 4 Mar 2026 04:46:27am

KMP – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Musi Banyuasin (Muba) resmi menetapkan seorang perempuan berinisial MA (44) sebagai tersangka...

LSM dan Ormas Ancam Demo Besar-Besaran Desak dan Stop Tongkang Batu Bara Sebelum Jembatan Lalan Tuntas

Wed, 4 Mar 2026 04:34:59am

MUBA – Kesabaran masyarakat di Kabupaten Musi Banyuasin tampaknya sudah di ujung batas. Lambannya perbaikan Jembatan Lalan memantik kemarahan...

Baca Juga