Jumat, 23 Oktober 2026 - 05:43 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Ketua Forum Kemanusiaan Kabupaten Jayapura Manase Bernard Taime

Rabu, 30 Juni 2021
253 views
0
IMG-20210630-WA0031

 

 

KITA MERAH PUTIH.COM Demo di Depan Gedung DPRD Kabupaten Jayapura, Legislatif Bukan Boneka Eksekutif

yang cuman di jadikan pajangan Massa Desak DPRD Bentuk Pansus LHP BPK Terkait Temuan Penyalahgunaan Dana Banjir Bandang

 

Sentani- Puluhan massa Atas nama Forum Kemanusiaan Kabupaten Jayapura kembali mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jayapura, Papua.Menuntut Mereka Pembentukan Pansus yang sampai saat ini tidak ada kabar berkelanjutan"mendesak Ketua DPRD Kabupaten Jayapura Klemens Hamo, S.IP, agar memberikan penjelasan tentang pembentukan Pansus LHP BPK di DPRD Kabupaten Jayapura terkait penggunaan dana banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Jayapura.

 

Depan kantor DPRD Kabupaten Jayapura, Kompleks Perkantoran Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (29/6/2021) sekitar pukul 11.30 WIT, mereka membawa serta dua spanduk ukuran besar yang bertuliskan DPRD Kabupaten Jayapura segera bentuk Pansus Dana Bantuan Banjir Bandang 16 Maret 2019.

Massa demo yang merupakan warga korban banjir ini juga datang membawa sejumlah pamflet yang bertuliskan kritikan kepada Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Jayapura terkait tuntutan pembentukan Pansus LHP BPK RI Perwakilan Papua.

Massa yang berjalan kaki dari lapangan apel kantor Bupati Jayapura menuju kantor DPRD Kabupaten Jayapura membawa sejumlah pamflet yang bertuliskan, "Legislatif bukan Boneka Eksekutif," "Pansus Batal, Kabupaten Jayapura layak disebut gudang korupsi," dan "Jika DPRD Gagal membentuk Pansus, DPRD Layak Disebut Ompong mengungkapkan kasus korupsi dana hibah banjir,".

"Kami minta kepada Ketua DPRD agar memberikan pernyataan terkait penyalahgunaan dana banjir bandang dan tanah longsor 16 Maret 2019. Berikan kami kepastian tentang masalah pembangunan rumah-rumah korban banjir, kapan akan dibangun. Kami sudah hampir 3 tahun menunggu dan sampai saat ini belum ada kejelasan," pinta Koordinator Aksi, Manase Bernard Taime di depan kantor DPRD Kabupaten Jayapura, Selasa (29/6/2021) siang. Ketua Forum Kemanusiaan Kabupaten Jayapura itu juga meminta kepada Ketua DPRD Kabupaten Jayapura untuk memberikan kejelasan terkait Pansus LHP BPK di DPRD Kabupaten Jayapura sangat penting dibentuk, karena itu adalah hak rakyat untuk mengetahuinya.

"Jangan bersembunyi, karena kami datang bukan untuk membuat keributan. Tapi, kami datang sebagai rakyat. Karena kami adalah rakyat kalian. DPR itu bukan pemerintah, tetapi DPR adalah wakil rakyat," tegasnya.

Senada dengan itu, salah satu koordinator aksi massa, Boy Ibo menyampaikan, bahwa pihaknya tidak tahu Dana bantuan banjir bandang tersebut. Untuk itu, pihaknya minta kepada pihak DPR segera membentuk Pansus. Jika tidak dibentuk, berarti DPR juga ikut menikmati dana bantuan banjir bandang tersebut.

"Kemana hati nuranimu sebagai ketua dan anggota DPR, kalian harus mendengarkan suara hati rakyat. Kami akan pulang ke rumah, setelah mendengar kapan rumah yang terkena dampak banjir bandang mulai dibangun," tukasnya.suda sekian tahun'tanpa ada kejelasan

 

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Jayapura Drs. H. Muhammad Amin mengungkapkan, bahwa Ketua DPRD Kabupaten Jayapura tidak ada di tempat dan pihaknya juga tidak diberikan mandat apapun dari ketua DPRD mengenai masalah Pansus ini.

"Apabila ketua DPR sudah kembali, maka kami akan menyampaikan aspirasi ini," imbuh Legislator PKB Kabupaten Jayapura tersebut.

Untuk diketahui, aksi demo kali ini merupakan yang kedua kali dilakukan oleh warga korban banjir yang tergabung dalam Forum Kemanusiaan Kabupaten Jayapura guna mendesak pembentukan Pansus LHP BPK RI Perwakilan Papua atas temuan adanya penyalahgunaan dana hibah banjir di Kabupaten Jayapura.

 

Red Audry Latumahina

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Isi Bulan Ramadan, Polsek Babat Toman Salurkan Alquran di Masjid Nurul Iman

Fri, 20 Feb 2026 11:08:13am

Puluhan Alquran dibagikan kepada anak-anak pengajian di Masjid Nurul Iman, Desa Ulak Teberau, Kecamatan Lawang Wetan, Kamis (19/2/2026). Kegiatan...

Tok! Pemkab Muba Resmi Hentikan Paksa Proyek PT Eka Mas Republik (My Republic)

Wed, 18 Feb 2026 05:28:26am

SEKAYU, MUBA – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mengambil tindakan tegas terhadap aktivitas ilegal provider internet PT Eka Mas Republik...

Penyegaran Organisasi, Kapolres Muba Pimpin Sertijab Kabag Log, Kasat Reskrim, dan Kasat Lantas

Sat, 14 Feb 2026 02:55:27am

SEKAYU, MUBA – Gerbong mutasi kembali bergulir di jajaran Kepolisian Resor (Polres) Musi Banyuasin. Kapolres Muba, AKBP Ruri Prastowo, S.H.,...

PUPR Muba Didesak Segera Sidak; PT EMR Terus Tanam Tiang Ilegal, Catut Nama Lurah Hingga Abaikan Warga

Fri, 13 Feb 2026 07:31:56am

SEKAYU, MUBA – Proyek pemasangan jaringan kabel Fiber Optic (FO) milik PT Eka Mas Republik (EMR) di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) semakin tak...

Puskesmas Jeli Gencarkan Gerakan Sehat: Edukasi Gizi Siswa di Sendang dan Cek Kesehatan Karyawan SPPG

Fri, 13 Feb 2026 04:34:30am

TULUNGAGUNG – UPT Puskesmas Jeli di bawah kepemimpinan dr. Achmad Ardianto, M.Ked.Trop, menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kesehatan lintas...

Baca Juga