Sabtu, 7 November 2026 - 08:49 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Ditemukan Jasad Seorang Pria Di Dalam Rumah Kos

Jumat, 25 Juni 2021
306 views
0
IMG-20210625-WA0029

 

SENTANI,kitamerahputih.Com Seorang pria ditemukan tewas di kamar kos-kosan samping Water Park Cycloop, di Sosial Sentani, Kota Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Kamis (24/6/2021) sore. Di tubuhnya, polisi menemukan ada luka sabetan.

Luka sabetan itu berada di tangan kiri korban. Sebagian anggota tubuh korban sudah dalam keadaan membusuk dan diperkirakan korban sudah meninggal dunia sejak dua atau empat hari lalu.

"Belum diketahui penyebab pasti dari kematian korban. Namun dari hasil olah TKP dan pemeriksaan awal terhadap jenazah korban, ditemukan luka sabetan alat tajam pada tangan sebelah kiri," Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus Williamson Agusthinus Maclarimboen, S.IK, melalui Kapolsek Sentani Kota Kompol Ruben Palayukan, S.PT, S.IK, dalam rilisnya yang diterima wartawan media online ini, Kamis (24/6/2021) malam.

Berdasarkan informasi, pria itu berinisial JFE (42), warga Jalan Sosial Sentani, Kota Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua. Jenazah JFE ditemukan dalam kondisi sudah mengeluarkan bau.

"Saat ditemukan pertama kali oleh istri korban sendiri berinisial MM (32) saat baru pulang dari rumah orangtuanya di Doyo Lama, Distrik Waibhu dan sebagian anggota tubuh korban sudah dalam keadaan membusuk, serta diperkirakan korban sudah meninggal dunia sejak dua atau empat hari lalu," ujarnya.

Saat ini jenasah sudah di evakuasi ke RS. Bhayangkara Polda Papua di Kotaraja, Kota Jayapura, untuk dilakukan otopsi guna memastikan penyebab kematiannya.

"Jadi korban JFE (42) pertama kali ditemukan sudah tidak bernyawa dalam posisi tengkurap di pintu belakang dapur kos - kosan yang berada di samping pemandian Water Park Cycloop dan ditemukan pertama kali oleh istrinya sendiri yang juga kita jadikan saksi berinisial MM (32) saat baru pulang dari rumah orangtuanya di Doyo Lama," imbuhnya.

"Kasus penemuan mayat pria ini dilaporkan kepada kami pada Kamis (24/6) sore tadi, melalui ketua RT Ferius Wonda (34). Begitu mendapat laporan tersebut, anggota kami bersama unit identifikasi langsung memasang police line dan selanjutnya melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara," bebernya.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, lanjut Kompol Ruben Palayukan, bahwa Korban JFE (42) pertama kali ditemukan istrinya sendiri, dalam posisi tergeletak di pintu belakang dapur kos-kosan. Melihat hal tersebut, istri korban langsung keluar dan melaporkannya ke Ketua RT setempat.

Saksi yang juga merupakan istrinya korban JFE (42), Itu terakhir kali melihat korban pada hari Minggu (20/6/2021) siang lalu sekitar pukul 12.00 WIT. Saat itu saksi melihat korban sedang mengonsumsi Miras dengan saudaranya. Saksi sudah menegur korban, namun tetap tidak dihiraukan. Sehingga saksi langsung meninggalkan korban dan pergi ke rumah orang tuanya di Kampung Doyo Lama, Distrik Waibhu, Kabupaten Jayapura. 

 

 

Red Audry Latumahina

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Penyegaran Organisasi, Kapolres Muba Pimpin Sertijab Kabag Log, Kasat Reskrim, dan Kasat Lantas

Sat, 14 Feb 2026 02:55:27am

SEKAYU, MUBA – Gerbong mutasi kembali bergulir di jajaran Kepolisian Resor (Polres) Musi Banyuasin. Kapolres Muba, AKBP Ruri Prastowo, S.H.,...

PUPR Muba Didesak Segera Sidak; PT EMR Terus Tanam Tiang Ilegal, Catut Nama Lurah Hingga Abaikan Warga

Fri, 13 Feb 2026 07:31:56am

SEKAYU, MUBA – Proyek pemasangan jaringan kabel Fiber Optic (FO) milik PT Eka Mas Republik (EMR) di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) semakin tak...

Puskesmas Jeli Gencarkan Gerakan Sehat: Edukasi Gizi Siswa di Sendang dan Cek Kesehatan Karyawan SPPG

Fri, 13 Feb 2026 04:34:30am

TULUNGAGUNG – UPT Puskesmas Jeli di bawah kepemimpinan dr. Achmad Ardianto, M.Ked.Trop, menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kesehatan lintas...

Optimalkan PAD Sampah, DLH Gandeng Bank Sumsel Babel Hadirkan Pembayaran QRIS

Fri, 13 Feb 2026 04:16:45am

SEKAYU Dinas Lingkungan Hidup (DLH) berkomitmen melakukan inovasi dalam pengelolaan dan retribusi sampah. Salah satu langkah konkret yang akan...

Dugaan Pungli SMKN di Tulungagung Belum Final, LMP Kawal Rekomendasi Sanksi Pembinaan Inspektorat Jatim

Thu, 12 Feb 2026 11:05:52am

 TULUNGAGUNG – Perkara dugaan pungutan liar (pungli) di salah satu SMKN di Kabupaten Tulungagung memasuki babak baru. Meski Inspektorat Provinsi...

Baca Juga