Senin, 31 Agustus 2026 - 10:43 WIB
Bijak Bermedia Sosial

BKNI- RI Menggelar Pelatihan Olahan Pangan Lokal Untuk Masyarakat

Sabtu, 10 Juli 2021
480 views
0
IMG-20210710-WA0004

 

 

JAYAPURA KITA MERAH PUTIH.COMBadan Ketahanan Nasional dan Internasional -Republik Indonesia (BKNI-RI) Provinsi Papua gelar Seminar dan Pelatihan olahan pangan lokal yang berbahan dasar tepung sagu,tepung tapioka dan tepung ubi ungu, pada, Jumaat (09/07/2021), bertempat di Aula GMK, jln. Maralex, perumnas II Waena, Kota Jayapura.untuk masyarakat

 

Seminar dan Pelatihan tersebut bertajuk peran teknologi untuk peningkatan nilai produktifitas produk unggulan Papua dalam bentuk industri di ikuti sejumlah pelaku UMKM dan masyarakat Kota Jayapura

Pada awak media, Ketua BKNI - RI Provinsi Papua, Ortis Nando Taray  mengatakan bahwa seminar dan pelatihan ini  adalah untuk memberikan edukasi terhadap mama-mama Papua dan warga masyarakat kota jayapura dalam mengolah pangan lokal yang berbahan dasar sagu.

“ Pihaknya berharap para pelaku UMKM kita harus produktif dalam memanfaatkan komoditas lokal seperti sagu, dan yang lainya. Karena sagu adalah makanan pangan yang sudah turun temurun dan memiliki nilai ekonomi yang sangat fantastis,” jelasnya.karna menjadi bahan makanan pokok hampir sebagian masyarakat yang ada di Papua

 " Seminar dan pelatihan ini adalah salah satu bentuk dukungan terhadap pelaksanaan PON XXI Papua yang akan belangsung dalam waktu dekat di Provinsi Papua.

 Pemerintah Butuh Mitra dan kami siap menjadi Mitra Pemerintah "( Ortis Nando Taray )

Lebih lanjut iapun Ortis menegaska saya sangat berharap salah satu yang menjadi kendala kami adalah TERT dan Izin Balai POM atas hasil produk yang kami produksi selama ini bersama dengan para UMKM atau mitra BKNI-RI Papua,” ungkapnya.

Sementara, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Papua, Semuel Siriwa yang hadir mewakili Sekda Provinsi Papua menjelaskan bahwa Pemprov Papua akan selalu mendukung atas apa yang dilakukan oleh mitra-mitranya, apalagi terkait pengelolaan komoditas lokal khas Papua.

“ Diketahui bahwa sejak awal kepemimpinan Bapak Gubernur, Lukas Enembe, beliau sangat beretensi terhadap panganan lokal seperti sagu, segala jenis ubi, buah merah dan yang lainya,” yang bersumber dari hasil bumi yang ada di papua

" Pelaksanaan PON XX Papua sebagai terget pasar, menurut Semuel apa yang dilakukan BKNI-RI Papua itu sangat tepat, karena Pemprov Papua juga berharap demikian, dimana ada campur tangan semua pihak lebih kuhususnya bagaimana seluruh masyarakat  mensuskseskan ajang nasional tersebut, dengan memberdayakan semua potensi lokal yang ada.sebagai pelaku - pelaku pariwisata,untuk meningkatkan taraf hidup

dan menjadi brand nya Papua,dalam hal komuditi pangan

 

 

Red Audry Latumahina

 

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Warga Besipae NTT Diserang Massa Desa Tetangga, Warga Luka-Luka

Mon, 19 Oct 2020 01:02:18am

Liputan6.com, Kupang - Setelah ricuh dengan sejumlah aparat Satpol PP NTT, 37 warga Pubabu-Besipae, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor...

Wali Kota Tarakan Resmikan Program TNI Manunggal Membangun Desa

Mon, 19 Oct 2020 01:00:29am

Liputan6.com, Tarakan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 di Kota Tarakan secara resmi dimulai. Mulainya kegiatan ini ditandai oleh...

20 Desa Terdampak Banjir Garut, Termasuk 25 Rumah Ibadah

Mon, 19 Oct 2020 12:59:12am

Liputan6.com, Bandung - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan 20 desa yang tersebar di tiga kecamatan terdampak banjir akibat...

Pesona Desa Wisata Kembang Arum Turi Sleman, Dilengkapi Info Lokasi dan Harga Tiket

Mon, 19 Oct 2020 12:57:11am

Liputan6.com, Jakarta Desa Wisata Kembang Arum Turi Sleman merupakan sebuah desa dengan pemandangan yang bersih dan tertata rapi. Suasana yang...

Pengusaha dan Organisasi Islam Sambut Positif Rencana Merger Bank Syariah BUMN

Mon, 19 Oct 2020 12:33:27am

Liputan6.com, Jakarta Kementerian BUMN berencana melakukan menggabungkan 3 bank syariah anak usaha BUMN ke dalam satu perusahaan merger. Menteri...

Baca Juga