Kamis, 21 Mei 2026 - 02:20 WIB
banner ucapan Sekda revs

Aliran Fee Bansos Mengalir sampai Cita Citata, Ini Rinciannya

Selasa, 9 Maret 2021
386 views
0
IMG_20210309_123227

Aliran Fee Bansos Mengalir sampai Cita Citata, Ini Rinciannya

kitamerahputih.com
Selasa, 09/03/2021.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Kementerian Sosial Matheus Joko Santoso membeberkan rincian penggunaan uang Rp 14,7 miliar yang berasal dari fee perusahaan penyedia bantuan sosial (bansos) Covid-19.

“Rp 14,7 miliar yang diberikan ke menteri kurang lebih sebesar itu, dari jumlah itu Rp 8,4 miliar saya berikan ke Pak Menteri melalui Pak Adi,” kata Joko saat sidang, dikutip dari Antara.

Adi yang dimaksud merupakan Adi Wahyono selaku Kabiro Umum Sekretariat Jenderal Kemensos sekaligus Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Satuan Kerja Kantor Pusat Kemensos tahun 2020 dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pengadaan bansos Covid-19.

Rincian penggunaan uang tersebut yakni:

Untuk keperluan mantan Menteri Sosial Juliari P Batubara sebesar Rp 8,4 miliar, diserahkan melalui Adi Wahyono

Untuk Adi Wahyono Rp 1 miliar

Untuk Pepen Nazaruddin (Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementrian Sosial) Rp 1 miliar

Untuk Karo Perencanaan Kemensos Adi Karyono sebesar Rp 550 juta namun sudah dikembalikan pada 25 November 2020

Untuk Karopeg Kemensos Amin Raharjo sebesar Rp 100 juta

Untuk Sunarti (Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial Kemensos) sebesar Rp 100 juta

Untuk Robin (tim bansos) Rp 300 juta

Diserahkan ke Yogi untuk tim bansos Rp 300 juta

Untuk Iskandar Rp 250 juta

Untuk Rizki Kemensos Rp 350 juta

Untuk Firman tim bansos Rp 250 juta

Untuk Reinhan Rp 70 juta

Untuk Pembelian 10 buah ponsel senilai total Rp 140 juta buat pimpinan Kemensos

Untuk pembelian 3 unit sepeda Brompton buat Sekjen Kemensos Hartono Laras senilai Rp 120 juta

Untuk operasional BPK Rp 1 miliar yang diberikan melalui Adi

Untuk Pembayaran hotel biro humas Rp 80 juta

Pembayaran tes swab Covid-19 pimpinan Kemensos Rp 30 juta

Untuk pembelian seragam baju tenaga pelopor Rp 80 juta

Pembayaran kegiatan Mesuji, Lampung Rp 100 juta

Pengerahan tenaga pelapor untuk monitoring gudang Rp 80 juta

Pembayaran makan minum rapat pimpinan mulai awal hingga akhir Rp 100 juta

Pembayaran makan minum tim bansos relawan dan tim pantau Rp 200 juta

Pembayaran sapi Rp 100 juta

Pembayaran artis Cita Citata, untuk kegiatan rapat di Labuhan Bajo Rp 150 juta

Sewa pesawat carter persawat Labuan Bajo Rp 270 juta

Dalam kasus ini, Harry dan Ardian didakwa menyuap Juliari dan sejumlah pejabat di Kementerian Sosial.

Harry didakwa memberi suap sebesar Rp 1,28 miliar, sedangkan Ardian didakwa memberi uang sejumlah Rp 1,95 miliar.

Uang tersebut diberikan terkait penunjukkan kedua terdakwa sebagai penyedia bansos Covid-19 pada Kemensos tahun 2020.

Berita ini sebelumnya telah terbit di :
https://www.sintesanews.com/aliran-fee-bansos-mengalir-sampai-cita-citata-ini-rinciannya/

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Masa Bakti Pengurus KONI Muba Berakhir Mei 2026, KONI Sumsel Tekankan Pemilihan Tepat Waktu

Tue, 31 Mar 2026 11:58:22am

MUBA, KMP– Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumatera Selatan memberikan pernyataan resmi terkait status kepengurusan KONI Musi...

Disdik Jatim Ditagih Komitmen Jalankan Sanksi Administrasi Terkait Dugaan Pungli di SMKN Tulungagung

Tue, 31 Mar 2026 09:38:36am

TULUNGAGUNG – Penanganan dugaan pungutan liar (pungli) di salah satu SMKN di Kabupaten Tulungagung kini memasuki babak baru. Laskar Merah Putih...

Perkuat Ekonomi Muba, Bank Sumsel Babel Kucurkan Rp240 Juta untuk Subsidi Paket Sembako

Mon, 30 Mar 2026 08:02:23am

Bank Sumsel Babel Sekayu Perluas Jangkauan Subsidi Pangan Bersama Dagperin dan Ketahanan Pangan SEKAYU — Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin...

Pererat Silaturahmi, Kesbangpol dan BPBD Muba Gelar Halalbihalal Idulfitri 1447 H

Mon, 30 Mar 2026 07:58:05am

MUBA – Mengawali hari kerja dalam suasana Idulfitri 1447 H, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) bersama Badan Penanggulangan Bencana...

Melepas Belenggu APBD: Strategi “Out of the Box” Membangun Muba Melalui Sinergi Non-Anggaran

Sun, 29 Mar 2026 06:31:16am

Keterbatasan anggaran seringkali dianggap sebagai tembok besar yang menghentikan laju pembangunan. Namun, di era transformasi saat ini, memandang...

Baca Juga