Jumat, 29 Mei 2026 - 09:39 WIB
banner ucapan Sekda revs

4 Relawannya Dianiaya Oknum Polisi, PP Muhammadiyah Siapkan Jalur Hukum

Senin, 19 Oktober 2020
370 views
0
086090600_1602595216-20201013-Polisi-Bertameng-dan-Kendaraan-Taktis-Amankan-Bentrokan-Massa-iqbal-7

Liputan6.com, Jakarta - Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menyatakan akan menempuh jalur hukum atas dugaan penganiayaan yang diterima 4 relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC). Jalur hukum dipilih PP Muhammadiyah agar kejadian serupa tak terulang di kemudian hari.

"Dari pimpinan PP Muhammadiyah akan menempuh jalur hukum. Saya juga baru koordinasi dengan pimpinan pusat mau ke jalur hukum," ujar Ketua MDMC Bekasi kepada Liputan6.com, Rabu (14/10/2020).

Dia memastikan PP Muhammadiyah sudah menyiapkan berkas untuk pelaporan. Namun dia belum bisa memastikan kapan akan melaporkan kejadian tersebut ke penegak hukum.

"Yang pasti kami akan laporkan, dengan tujuan jangan sampai kejadian ini terulang kembali kepada relawan lainnya, ketika ada kejadian khususnya untuk tim medis ini diberikan perlakukan berbeda dengan aksi pendemo, yang kita harapkan seperti itu," kata dia.

"PP Muhammadiyah sudah menyiapkan hal itu semuanya, data-data, hasil visum, dan administrasi lainnya sudah disiapkan," dia menambahkan.

Kronologi Penganiayaan

Sebelumnya diberitakan, empat relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) diduga dianiaya oleh polisi usai demo tolak RUU Cipta Kerja. Mereka pun harus menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Cempaka Putih karena penganiayaan tersebut.

Peristiwa ini terjadi pada 13, Oktober 2020 kemarin ketika empat relawan tengah bersiaga di depan Apartemen Fresher Menteng yang bersebelahan dengan Kantor PP Muhammadiyah di Menteng Raya No 62.

"Mereka memantau situasi dan bersiap bila ada jatuh korban yang harus dievakuasi dan dibantu Tim Kesehatan Muhammadiyah,” kata Ketua MDMC Budi Setiawan dalam keterangan tertulis, Rabu (14/10/2020).

Budi menerangkan, tiba-tiba datang rombongan polisi dari arah Hotel Treva (Cikini). Mereka menyerang relawan dan beberapa warga yang ada di halaman Apartemen Fresher Menteng.

"Empat orang relawan MDMC yang bertugas dengan seragam bertuliskan “Relawan Muhammadiyah” ditabrak dahulu dengan sepeda motor oleh polisi, kemudian dipukul setelah terjatuh diseret ke mobil sambil dipukul dengan tongkat," ujar dia.

Sumber : https://www.liputan6.com/

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Ormas Lmp Laskar Merah Putih Markas Cabang Kb Cianjur Bagikan 1000 Tajil di bulan Suci Ramadan Cianjur.

Wed, 5 May 2021 09:14:51pm

Kitamerahputih.com seluruh pengurus dan Anggota Laskar Merah Putih (LMP) Markas Cabang kabupaten Cianjur adakan giat bakti Sosial pada hari Selasa...

Apel Gabungan Dalam Rangka Menyambut Bulan Suci Ramahan 1442 Hijriah

Wed, 5 May 2021 02:43:34pm

Danpomal Lantamal XI Merauke Letkol (PM) R. Gunawan yang didampingi Dandim 1707 Merauke dan Wakapolres Merauke Kompol Leonardo Yoga, SIK bertindak...

Salurkan 1.000 Paket Lebaran untuk Majelis Taklim An-Noerdin Sekayu

Wed, 5 May 2021 12:17:29pm

  SEKAYU, MUBA- Di bulan yang penuh berkah ini, DWP Muba bukan sekadar memberi, semangat berbagi tapi juga memperdalam iman. Bantuan dilakukan...

Musnahkan BB Narkoba, Bupati DRA : Paling Penting Bentengi Warga Muba

Wed, 5 May 2021 12:13:57pm

  SEKAYU- Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA mengapresiasi atas apa yang telah dilakukan oleh Polres Musi Banyuasin...

Update COVID-19 Muba: Bertambah 12 Kasus Sembuh, 13 Positif dan 2 Meninggal Dunia

Wed, 5 May 2021 12:08:22pm

  SEKAYU- Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Rabu (5/5/2021) mengkonfirmasi penambahan 12 kasus sembuh, 13 positif dan 2 meninggal...

Baca Juga