Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:08 WIB
banner ucapan Sekda revs

4 Relawannya Dianiaya Oknum Polisi, PP Muhammadiyah Siapkan Jalur Hukum

Senin, 19 Oktober 2020
370 views
0
086090600_1602595216-20201013-Polisi-Bertameng-dan-Kendaraan-Taktis-Amankan-Bentrokan-Massa-iqbal-7

Liputan6.com, Jakarta - Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menyatakan akan menempuh jalur hukum atas dugaan penganiayaan yang diterima 4 relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC). Jalur hukum dipilih PP Muhammadiyah agar kejadian serupa tak terulang di kemudian hari.

"Dari pimpinan PP Muhammadiyah akan menempuh jalur hukum. Saya juga baru koordinasi dengan pimpinan pusat mau ke jalur hukum," ujar Ketua MDMC Bekasi kepada Liputan6.com, Rabu (14/10/2020).

Dia memastikan PP Muhammadiyah sudah menyiapkan berkas untuk pelaporan. Namun dia belum bisa memastikan kapan akan melaporkan kejadian tersebut ke penegak hukum.

"Yang pasti kami akan laporkan, dengan tujuan jangan sampai kejadian ini terulang kembali kepada relawan lainnya, ketika ada kejadian khususnya untuk tim medis ini diberikan perlakukan berbeda dengan aksi pendemo, yang kita harapkan seperti itu," kata dia.

"PP Muhammadiyah sudah menyiapkan hal itu semuanya, data-data, hasil visum, dan administrasi lainnya sudah disiapkan," dia menambahkan.

Kronologi Penganiayaan

Sebelumnya diberitakan, empat relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) diduga dianiaya oleh polisi usai demo tolak RUU Cipta Kerja. Mereka pun harus menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Cempaka Putih karena penganiayaan tersebut.

Peristiwa ini terjadi pada 13, Oktober 2020 kemarin ketika empat relawan tengah bersiaga di depan Apartemen Fresher Menteng yang bersebelahan dengan Kantor PP Muhammadiyah di Menteng Raya No 62.

"Mereka memantau situasi dan bersiap bila ada jatuh korban yang harus dievakuasi dan dibantu Tim Kesehatan Muhammadiyah,” kata Ketua MDMC Budi Setiawan dalam keterangan tertulis, Rabu (14/10/2020).

Budi menerangkan, tiba-tiba datang rombongan polisi dari arah Hotel Treva (Cikini). Mereka menyerang relawan dan beberapa warga yang ada di halaman Apartemen Fresher Menteng.

"Empat orang relawan MDMC yang bertugas dengan seragam bertuliskan “Relawan Muhammadiyah” ditabrak dahulu dengan sepeda motor oleh polisi, kemudian dipukul setelah terjatuh diseret ke mobil sambil dipukul dengan tongkat," ujar dia.

Sumber : https://www.liputan6.com/

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Perkembangan Hotel di “kota Jayapura “Parkside Hotel Indonesia Sebelum Grand Opening

Mon, 21 Jun 2021 12:12:21pm

Dalam menyambut PON XX Papua tentunya Banyak fasilitas yang di persiapkan untuk menyambut tamu yang akan datang bertanding ke pulau Cendrawasih...

IWO Kutuk Keras Pembunuhan Wartawan Sumut, MoU DP-Kapolri Perlu Di Kaji Kembali

Sun, 20 Jun 2021 04:55:17pm

  kitamerahputih.com Minggu, 20 Juni 2021 Jakarta - Terkait kasus pembunuhan jurnalis Mara Salem Harahap alias Marsal Harahap, pemimpin redaksi,...

Update COVID-19 Muba: Nihil Kasus Positif

Sun, 20 Jun 2021 11:05:07am

SEKAYU- Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Minggu (20/6/2021) mengkonfirmasi nihil kasus positif.  "Tidak ada penambahan kasus positif per 20...

Polri Harus Buktikan Tudingan terhadap Sonny Wanimbo Sebagai Donatur KKB Papua,Permintaan Rakyat Tilikara

Sun, 20 Jun 2021 10:53:59am

  Kitamerahputih.com Sabtu, 19 Juni 2021,Rakyat Tolikara Minta Polri Buktikan Tudingan terhadap Sonny Wanimbo Sebagai Donatur KKB...

Polres Tulungagung Gelar Acara Ngopi Bareng Bersama Perguruan Pencak Silat Dan Ormas, Realisasikan Slogan Tulungagung “GUYUB RUKUN”.

Sun, 20 Jun 2021 03:22:50am

  Kitameraputih.com Pada hari Sabtu (19/06/2021) Beberapa Pejabat dari Polres Tulungagung mengadakan acara Ngopi bareng bersama Grassroot...

Baca Juga