Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:44 WIB
banner ucapan Sekda revs

4 Relawannya Dianiaya Oknum Polisi, PP Muhammadiyah Siapkan Jalur Hukum

Senin, 19 Oktober 2020
370 views
0
086090600_1602595216-20201013-Polisi-Bertameng-dan-Kendaraan-Taktis-Amankan-Bentrokan-Massa-iqbal-7

Liputan6.com, Jakarta - Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menyatakan akan menempuh jalur hukum atas dugaan penganiayaan yang diterima 4 relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC). Jalur hukum dipilih PP Muhammadiyah agar kejadian serupa tak terulang di kemudian hari.

"Dari pimpinan PP Muhammadiyah akan menempuh jalur hukum. Saya juga baru koordinasi dengan pimpinan pusat mau ke jalur hukum," ujar Ketua MDMC Bekasi kepada Liputan6.com, Rabu (14/10/2020).

Dia memastikan PP Muhammadiyah sudah menyiapkan berkas untuk pelaporan. Namun dia belum bisa memastikan kapan akan melaporkan kejadian tersebut ke penegak hukum.

"Yang pasti kami akan laporkan, dengan tujuan jangan sampai kejadian ini terulang kembali kepada relawan lainnya, ketika ada kejadian khususnya untuk tim medis ini diberikan perlakukan berbeda dengan aksi pendemo, yang kita harapkan seperti itu," kata dia.

"PP Muhammadiyah sudah menyiapkan hal itu semuanya, data-data, hasil visum, dan administrasi lainnya sudah disiapkan," dia menambahkan.

Kronologi Penganiayaan

Sebelumnya diberitakan, empat relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) diduga dianiaya oleh polisi usai demo tolak RUU Cipta Kerja. Mereka pun harus menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Cempaka Putih karena penganiayaan tersebut.

Peristiwa ini terjadi pada 13, Oktober 2020 kemarin ketika empat relawan tengah bersiaga di depan Apartemen Fresher Menteng yang bersebelahan dengan Kantor PP Muhammadiyah di Menteng Raya No 62.

"Mereka memantau situasi dan bersiap bila ada jatuh korban yang harus dievakuasi dan dibantu Tim Kesehatan Muhammadiyah,” kata Ketua MDMC Budi Setiawan dalam keterangan tertulis, Rabu (14/10/2020).

Budi menerangkan, tiba-tiba datang rombongan polisi dari arah Hotel Treva (Cikini). Mereka menyerang relawan dan beberapa warga yang ada di halaman Apartemen Fresher Menteng.

"Empat orang relawan MDMC yang bertugas dengan seragam bertuliskan “Relawan Muhammadiyah” ditabrak dahulu dengan sepeda motor oleh polisi, kemudian dipukul setelah terjatuh diseret ke mobil sambil dipukul dengan tongkat," ujar dia.

Sumber : https://www.liputan6.com/

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

HIMPUNAN ADVOKAT/PENGACARA INDONESIA (DPD HAPI) PROVINSI PAPUA KONFERENSI DAERAH KE-I (Pertama)

Sat, 26 Jun 2021 10:42:16am

Jayapura, 25-6-2021 kitamerahputih.com HAPI (Himpunan Advokad/Pengacara Indonesia) adalah Organisasi Advokat yang baru pertama kali membentuk Dewan...

Sediakan 400 Dosis Vaksin Gratis*

Sat, 26 Jun 2021 08:36:36am

  PALEMBANG- Pandemi COVID-19 berimbas ke semua sektor termasuk ke pelaku UMKM. Tak ingin kondisi ini terus berlarut dan semakin membuat pelaku...

Ketua GMKI Jayapura Mari Kita Sikapi kondisi PLH Yang Ada Dengan Bijak

Sat, 26 Jun 2021 08:11:14am

Jayapura 26/6/2021 Kitamerahputih.com Ketua GMKI Jayapura: Jangan Karena Penunjukkan PLH Gubernur Kita Saling Serang,mari sama - sama lihat...

Beni Apresiasi Kinerja Polres Muba untuk Percepatan Vaksinasi

Sat, 26 Jun 2021 05:01:44am

Kita merahputih.com Wakil Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi mengapresiasi Kinerja jajaran Polres Musi Banyuasin dalam percepatan vaksinasi untuk...

Masyarakat Papua Akan Menduduki,Kantor Gubernur Papua Pada Hari Senin 

Fri, 25 Jun 2021 03:29:19pm

Kitamerahputih.comWakil ketua 1 DPD Partai Demokrat Papua, Ricky Ham Pagawak Masyarakat meminta kepada pemerintah pusat dan juga kami partai Demorat...

Baca Juga