Minggu, 31 Mei 2026 - 03:15 WIB
banner ucapan Sekda revs

4 Relawannya Dianiaya Oknum Polisi, PP Muhammadiyah Siapkan Jalur Hukum

Senin, 19 Oktober 2020
370 views
0
086090600_1602595216-20201013-Polisi-Bertameng-dan-Kendaraan-Taktis-Amankan-Bentrokan-Massa-iqbal-7

Liputan6.com, Jakarta - Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menyatakan akan menempuh jalur hukum atas dugaan penganiayaan yang diterima 4 relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC). Jalur hukum dipilih PP Muhammadiyah agar kejadian serupa tak terulang di kemudian hari.

"Dari pimpinan PP Muhammadiyah akan menempuh jalur hukum. Saya juga baru koordinasi dengan pimpinan pusat mau ke jalur hukum," ujar Ketua MDMC Bekasi kepada Liputan6.com, Rabu (14/10/2020).

Dia memastikan PP Muhammadiyah sudah menyiapkan berkas untuk pelaporan. Namun dia belum bisa memastikan kapan akan melaporkan kejadian tersebut ke penegak hukum.

"Yang pasti kami akan laporkan, dengan tujuan jangan sampai kejadian ini terulang kembali kepada relawan lainnya, ketika ada kejadian khususnya untuk tim medis ini diberikan perlakukan berbeda dengan aksi pendemo, yang kita harapkan seperti itu," kata dia.

"PP Muhammadiyah sudah menyiapkan hal itu semuanya, data-data, hasil visum, dan administrasi lainnya sudah disiapkan," dia menambahkan.

Kronologi Penganiayaan

Sebelumnya diberitakan, empat relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) diduga dianiaya oleh polisi usai demo tolak RUU Cipta Kerja. Mereka pun harus menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Cempaka Putih karena penganiayaan tersebut.

Peristiwa ini terjadi pada 13, Oktober 2020 kemarin ketika empat relawan tengah bersiaga di depan Apartemen Fresher Menteng yang bersebelahan dengan Kantor PP Muhammadiyah di Menteng Raya No 62.

"Mereka memantau situasi dan bersiap bila ada jatuh korban yang harus dievakuasi dan dibantu Tim Kesehatan Muhammadiyah,” kata Ketua MDMC Budi Setiawan dalam keterangan tertulis, Rabu (14/10/2020).

Budi menerangkan, tiba-tiba datang rombongan polisi dari arah Hotel Treva (Cikini). Mereka menyerang relawan dan beberapa warga yang ada di halaman Apartemen Fresher Menteng.

"Empat orang relawan MDMC yang bertugas dengan seragam bertuliskan “Relawan Muhammadiyah” ditabrak dahulu dengan sepeda motor oleh polisi, kemudian dipukul setelah terjatuh diseret ke mobil sambil dipukul dengan tongkat," ujar dia.

Sumber : https://www.liputan6.com/

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Update COVID-19 Muba: Bertambah 16 Kasus Sembuh, 42 Positif, 1 Meninggal Dunia

Fri, 6 Aug 2021 01:30:35pm

  Sekayu- Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Jumat (6/8/2021) mengkonfirmasi penambahan 16 kasus sembuh, 42 positif, dan 1 meninggal...

Kapolda Sumsel : Tebarlah Terus Kebaikan dan Jangan Berhenti

Fri, 6 Aug 2021 04:50:08am

kitamerahputih.com.                                      Jumat, 06 Agustus 2021. Palembang - Sumsel, Bentuk Kepedulian sesama di...

Update COVID-19 Muba: Bertambah 41 Kasus Sembuh, 56 Positif

Thu, 5 Aug 2021 03:05:31pm

  Sekayu, Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, mengkonfirmasi penambahan kasus 41 sembuh dan 56 terkonfirmasi positif, Kamis...

Pedagang di Muba Antusias Ikuti Swab dan Vaksin

Thu, 5 Aug 2021 10:36:07am

  Sekayu- Kabupaten Muba dibawah kepemimpinan Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA berhasil mengajak warga untuk mengikuti tes Swab...

Sekretaris Daerah Musi Banyuasin Cek vaksin di Bank Sumsel Babel Sekayu

Thu, 5 Aug 2021 09:02:42am

Kitamerahputih.com Drs. H. Apriyadi, M.Si Sekretaris daerah Musi Banyuasin ,bersama Kepala Dinas Kesehatan Muba dr Azmi Dariusmansyah Memantau...

Baca Juga