Minggu, 31 Mei 2026 - 04:53 WIB
banner ucapan Sekda revs

4 Relawannya Dianiaya Oknum Polisi, PP Muhammadiyah Siapkan Jalur Hukum

Senin, 19 Oktober 2020
370 views
0
086090600_1602595216-20201013-Polisi-Bertameng-dan-Kendaraan-Taktis-Amankan-Bentrokan-Massa-iqbal-7

Liputan6.com, Jakarta - Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menyatakan akan menempuh jalur hukum atas dugaan penganiayaan yang diterima 4 relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC). Jalur hukum dipilih PP Muhammadiyah agar kejadian serupa tak terulang di kemudian hari.

"Dari pimpinan PP Muhammadiyah akan menempuh jalur hukum. Saya juga baru koordinasi dengan pimpinan pusat mau ke jalur hukum," ujar Ketua MDMC Bekasi kepada Liputan6.com, Rabu (14/10/2020).

Dia memastikan PP Muhammadiyah sudah menyiapkan berkas untuk pelaporan. Namun dia belum bisa memastikan kapan akan melaporkan kejadian tersebut ke penegak hukum.

"Yang pasti kami akan laporkan, dengan tujuan jangan sampai kejadian ini terulang kembali kepada relawan lainnya, ketika ada kejadian khususnya untuk tim medis ini diberikan perlakukan berbeda dengan aksi pendemo, yang kita harapkan seperti itu," kata dia.

"PP Muhammadiyah sudah menyiapkan hal itu semuanya, data-data, hasil visum, dan administrasi lainnya sudah disiapkan," dia menambahkan.

Kronologi Penganiayaan

Sebelumnya diberitakan, empat relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) diduga dianiaya oleh polisi usai demo tolak RUU Cipta Kerja. Mereka pun harus menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Cempaka Putih karena penganiayaan tersebut.

Peristiwa ini terjadi pada 13, Oktober 2020 kemarin ketika empat relawan tengah bersiaga di depan Apartemen Fresher Menteng yang bersebelahan dengan Kantor PP Muhammadiyah di Menteng Raya No 62.

"Mereka memantau situasi dan bersiap bila ada jatuh korban yang harus dievakuasi dan dibantu Tim Kesehatan Muhammadiyah,” kata Ketua MDMC Budi Setiawan dalam keterangan tertulis, Rabu (14/10/2020).

Budi menerangkan, tiba-tiba datang rombongan polisi dari arah Hotel Treva (Cikini). Mereka menyerang relawan dan beberapa warga yang ada di halaman Apartemen Fresher Menteng.

"Empat orang relawan MDMC yang bertugas dengan seragam bertuliskan “Relawan Muhammadiyah” ditabrak dahulu dengan sepeda motor oleh polisi, kemudian dipukul setelah terjatuh diseret ke mobil sambil dipukul dengan tongkat," ujar dia.

Sumber : https://www.liputan6.com/

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Pisah Sambut Kapolres Muba, Dua Perwira Ini Kompak Sebut Muba Luar Biasa

Wed, 11 Aug 2021 03:15:32am

kitamerahputih.com Rabu, 11 Agustus 2021 SEKAYU - Sumsel, Dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19, Pemkab Musi Banyuasin (Muba) gelar Malam...

Semarak bulan kemerdekaan HUT RI Ke- 76 Tahun 2021,di Lapas

Wed, 11 Aug 2021 02:12:28am

Semarak bulan kemerdekaan HUT RI Ke- 76 Tahun 2021, “Indonesia Tangguh – Indonesia Tumbuh”. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sekayu melaksanakan...

Akbp Erlin Tangjaya, SH, S.ik dipromosikan menjadi Wadir binmas Polda Sulsel.

Tue, 10 Aug 2021 12:53:04pm

Kita merah  Musi Baputih.com Kapolres musi Banyuasin Akbp Erlin Tangjaya, SH, S.ik dipromosikan menjadi Wadir binmas Polda Sulsel,hal tersebut...

Komitmen Lindungi Hewan Langka di Muba

Tue, 10 Aug 2021 06:51:47am

  LAIS- Satu ekor hewan Siamang langka (Symphalangus Syndact­ylus) dise­rahkan Hairul Yusama warga Dusun III Desa Lais Kabupaten Musi...

Ketua DPRD RDP Dengan Ormas dan LSM

Mon, 9 Aug 2021 12:29:45pm

MUBA - SUMSEL, Ketua DPRD kabupaten Musi Banyuasin Sugondo Pimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama OPD Terkait dengan Organisasi Masyarakat dan...

Baca Juga