Minggu, 31 Mei 2026 - 07:27 WIB
banner ucapan Sekda revs

4 Relawannya Dianiaya Oknum Polisi, PP Muhammadiyah Siapkan Jalur Hukum

Senin, 19 Oktober 2020
370 views
0
086090600_1602595216-20201013-Polisi-Bertameng-dan-Kendaraan-Taktis-Amankan-Bentrokan-Massa-iqbal-7

Liputan6.com, Jakarta - Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menyatakan akan menempuh jalur hukum atas dugaan penganiayaan yang diterima 4 relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC). Jalur hukum dipilih PP Muhammadiyah agar kejadian serupa tak terulang di kemudian hari.

"Dari pimpinan PP Muhammadiyah akan menempuh jalur hukum. Saya juga baru koordinasi dengan pimpinan pusat mau ke jalur hukum," ujar Ketua MDMC Bekasi kepada Liputan6.com, Rabu (14/10/2020).

Dia memastikan PP Muhammadiyah sudah menyiapkan berkas untuk pelaporan. Namun dia belum bisa memastikan kapan akan melaporkan kejadian tersebut ke penegak hukum.

"Yang pasti kami akan laporkan, dengan tujuan jangan sampai kejadian ini terulang kembali kepada relawan lainnya, ketika ada kejadian khususnya untuk tim medis ini diberikan perlakukan berbeda dengan aksi pendemo, yang kita harapkan seperti itu," kata dia.

"PP Muhammadiyah sudah menyiapkan hal itu semuanya, data-data, hasil visum, dan administrasi lainnya sudah disiapkan," dia menambahkan.

Kronologi Penganiayaan

Sebelumnya diberitakan, empat relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) diduga dianiaya oleh polisi usai demo tolak RUU Cipta Kerja. Mereka pun harus menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Cempaka Putih karena penganiayaan tersebut.

Peristiwa ini terjadi pada 13, Oktober 2020 kemarin ketika empat relawan tengah bersiaga di depan Apartemen Fresher Menteng yang bersebelahan dengan Kantor PP Muhammadiyah di Menteng Raya No 62.

"Mereka memantau situasi dan bersiap bila ada jatuh korban yang harus dievakuasi dan dibantu Tim Kesehatan Muhammadiyah,” kata Ketua MDMC Budi Setiawan dalam keterangan tertulis, Rabu (14/10/2020).

Budi menerangkan, tiba-tiba datang rombongan polisi dari arah Hotel Treva (Cikini). Mereka menyerang relawan dan beberapa warga yang ada di halaman Apartemen Fresher Menteng.

"Empat orang relawan MDMC yang bertugas dengan seragam bertuliskan “Relawan Muhammadiyah” ditabrak dahulu dengan sepeda motor oleh polisi, kemudian dipukul setelah terjatuh diseret ke mobil sambil dipukul dengan tongkat," ujar dia.

Sumber : https://www.liputan6.com/

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

HUT RI ke 76 Kasat Narkoba Polres Muba Akp Jonroni, SH,Di Beri Penghargaan

Tue, 17 Aug 2021 07:41:19am

Berkat kerja keras Jajaran Polres Musi Banyuasin terkhusus Satuan reserse narkotika, psikotropika, dan obat berbahaya yang Berbahaya( Satres...

12 Orang Lembaga Binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sekayu.

Tue, 17 Aug 2021 05:32:15am

Kita merah-putih.com Bebas Remisi Sebanyak 12 Orang Lembaga binaan Pemasyarakatan Kelas IIB Sekayu mendapatkan remisi bebas di akhir dekat masa...

Thia Yufada Sapa dan Beri Bantuan Pangan Pasien Isoman

Mon, 16 Aug 2021 02:34:23pm

Sekayu Mengenakan seragam TP PKK Muba, Hj Thia Yufada Dodi Reza didampingi beberapa pengurus TP PKK Muba, Senin (16/8/2021) pagi mendatangi kediaman...

Muba terus komitmen Pemulihan ekonomi

Mon, 16 Aug 2021 02:20:11pm

Kita merah putih.com sudah jauh sebelumnya Pemerintah kabupaten Musi Banyuasin terus berupaya membangkitkan semangatnya Masyarakat untuk...

Pemkab Muba dan DPRD Tandatangani KUA-PPAS RAPBD 2022

Mon, 16 Aug 2021 01:47:23pm

  SEKAYU, MUBA- Pemkab Musi Banyuasin bersama DPRD Muba akhirnya sepakat melakukan Penandatanganan Nota Kesepakatan tentang Kebijakan Umum...

Baca Juga