Minggu, 31 Mei 2026 - 08:59 WIB
banner ucapan Sekda revs

4 Relawannya Dianiaya Oknum Polisi, PP Muhammadiyah Siapkan Jalur Hukum

Senin, 19 Oktober 2020
370 views
0
086090600_1602595216-20201013-Polisi-Bertameng-dan-Kendaraan-Taktis-Amankan-Bentrokan-Massa-iqbal-7

Liputan6.com, Jakarta - Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menyatakan akan menempuh jalur hukum atas dugaan penganiayaan yang diterima 4 relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC). Jalur hukum dipilih PP Muhammadiyah agar kejadian serupa tak terulang di kemudian hari.

"Dari pimpinan PP Muhammadiyah akan menempuh jalur hukum. Saya juga baru koordinasi dengan pimpinan pusat mau ke jalur hukum," ujar Ketua MDMC Bekasi kepada Liputan6.com, Rabu (14/10/2020).

Dia memastikan PP Muhammadiyah sudah menyiapkan berkas untuk pelaporan. Namun dia belum bisa memastikan kapan akan melaporkan kejadian tersebut ke penegak hukum.

"Yang pasti kami akan laporkan, dengan tujuan jangan sampai kejadian ini terulang kembali kepada relawan lainnya, ketika ada kejadian khususnya untuk tim medis ini diberikan perlakukan berbeda dengan aksi pendemo, yang kita harapkan seperti itu," kata dia.

"PP Muhammadiyah sudah menyiapkan hal itu semuanya, data-data, hasil visum, dan administrasi lainnya sudah disiapkan," dia menambahkan.

Kronologi Penganiayaan

Sebelumnya diberitakan, empat relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) diduga dianiaya oleh polisi usai demo tolak RUU Cipta Kerja. Mereka pun harus menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Cempaka Putih karena penganiayaan tersebut.

Peristiwa ini terjadi pada 13, Oktober 2020 kemarin ketika empat relawan tengah bersiaga di depan Apartemen Fresher Menteng yang bersebelahan dengan Kantor PP Muhammadiyah di Menteng Raya No 62.

"Mereka memantau situasi dan bersiap bila ada jatuh korban yang harus dievakuasi dan dibantu Tim Kesehatan Muhammadiyah,” kata Ketua MDMC Budi Setiawan dalam keterangan tertulis, Rabu (14/10/2020).

Budi menerangkan, tiba-tiba datang rombongan polisi dari arah Hotel Treva (Cikini). Mereka menyerang relawan dan beberapa warga yang ada di halaman Apartemen Fresher Menteng.

"Empat orang relawan MDMC yang bertugas dengan seragam bertuliskan “Relawan Muhammadiyah” ditabrak dahulu dengan sepeda motor oleh polisi, kemudian dipukul setelah terjatuh diseret ke mobil sambil dipukul dengan tongkat," ujar dia.

Sumber : https://www.liputan6.com/

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Kasi Intelijen Kejari Muba Abunawas Jadi Narasumber Gerakan Nasional literasi Digital 2021 kabupaten Musi Banyuasin provinsi sumsel.

Mon, 23 Aug 2021 04:03:12pm

Kita merah putih.com Perkembangan dan telekomunikasi sangat membantu masyarakat Dalam mendapatkan informasi, berkomunikasi, sehingga terciptanya...

Peringatan Hari ulang Tahun Partai Amanat Ke 23 H.Rabik Bagikan Beras

Mon, 23 Aug 2021 02:24:57pm

Kitameraputih.com Sudah menjadi jati diri Partai Amanat Nasional (PAN) Peduli terhadap masyarakat khususnya ekonomi lemahnya begitu pula terpancar...

Dodi Reza Siapkan Kebutuhan Mahasiswa Muba, dari Kuliah Hingga Lowongan Kerja

Mon, 23 Aug 2021 12:37:24pm

  SEKAYU, - Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA siapkan kebutuhan mahasiswa asal Muba, dari kuliah hingga lowongan...

Bupati DRA bersama Forkompimda Mengecek PTM Perdana SD-SMP di Muba

Mon, 23 Aug 2021 11:15:13am

  SEKAYU- Senin (23/8/2021) pagi aktifitas Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas bagi SD-SMP sederajat di Musi Banyuasin dimulai. Di...

Update COVID-19 Muba: Nihil Kasus Positif, Bertambah 58 Sembuh

Sun, 22 Aug 2021 09:43:10am

Sekayu- Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Minggu (22/8/2021) mengkonfirmasi nihil penambahan kasus positif dan bertambah 58 kasus...

Baca Juga