Minggu, 31 Mei 2026 - 03:49 WIB
banner ucapan Sekda revs

4 Relawannya Dianiaya Oknum Polisi, PP Muhammadiyah Siapkan Jalur Hukum

Senin, 19 Oktober 2020
370 views
0
086090600_1602595216-20201013-Polisi-Bertameng-dan-Kendaraan-Taktis-Amankan-Bentrokan-Massa-iqbal-7

Liputan6.com, Jakarta - Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menyatakan akan menempuh jalur hukum atas dugaan penganiayaan yang diterima 4 relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC). Jalur hukum dipilih PP Muhammadiyah agar kejadian serupa tak terulang di kemudian hari.

"Dari pimpinan PP Muhammadiyah akan menempuh jalur hukum. Saya juga baru koordinasi dengan pimpinan pusat mau ke jalur hukum," ujar Ketua MDMC Bekasi kepada Liputan6.com, Rabu (14/10/2020).

Dia memastikan PP Muhammadiyah sudah menyiapkan berkas untuk pelaporan. Namun dia belum bisa memastikan kapan akan melaporkan kejadian tersebut ke penegak hukum.

"Yang pasti kami akan laporkan, dengan tujuan jangan sampai kejadian ini terulang kembali kepada relawan lainnya, ketika ada kejadian khususnya untuk tim medis ini diberikan perlakukan berbeda dengan aksi pendemo, yang kita harapkan seperti itu," kata dia.

"PP Muhammadiyah sudah menyiapkan hal itu semuanya, data-data, hasil visum, dan administrasi lainnya sudah disiapkan," dia menambahkan.

Kronologi Penganiayaan

Sebelumnya diberitakan, empat relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) diduga dianiaya oleh polisi usai demo tolak RUU Cipta Kerja. Mereka pun harus menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Cempaka Putih karena penganiayaan tersebut.

Peristiwa ini terjadi pada 13, Oktober 2020 kemarin ketika empat relawan tengah bersiaga di depan Apartemen Fresher Menteng yang bersebelahan dengan Kantor PP Muhammadiyah di Menteng Raya No 62.

"Mereka memantau situasi dan bersiap bila ada jatuh korban yang harus dievakuasi dan dibantu Tim Kesehatan Muhammadiyah,” kata Ketua MDMC Budi Setiawan dalam keterangan tertulis, Rabu (14/10/2020).

Budi menerangkan, tiba-tiba datang rombongan polisi dari arah Hotel Treva (Cikini). Mereka menyerang relawan dan beberapa warga yang ada di halaman Apartemen Fresher Menteng.

"Empat orang relawan MDMC yang bertugas dengan seragam bertuliskan “Relawan Muhammadiyah” ditabrak dahulu dengan sepeda motor oleh polisi, kemudian dipukul setelah terjatuh diseret ke mobil sambil dipukul dengan tongkat," ujar dia.

Sumber : https://www.liputan6.com/

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Bupati Dodi Reza Terus Maksimalkan Pelayanan Posyandu di Muba

Tue, 21 Sep 2021 08:19:19am

SEKAYU, MUBA- Tingkatkan kinerja layanan dan strata Posyandu, Pemkab Musi Banyuasin melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) menggelar...

Sambut HUT Muba Ke-65 Pemkab Muba Gelar Yasinan dan Doa Bersama

Tue, 21 Sep 2021 08:16:29am

SEKAYU - Lantunan ayat-ayat suci Al Qur'an bergema yang dibacakan para santri Pondok Pesantren Salamun Aitam dan jamaah bersama Bupati dan Wakil...

320 Pebulutangkis Perebutkan Piala Bupati Dodi Reza

Tue, 21 Sep 2021 03:14:42am

SEKAYU- Setelah sukses melaksanakan event Kejurnas Motoprix di tengah pandemi COVID-19, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Pemuda...

230 Mahasiswa dan Masyarakat Umum di Vaksinasi

Mon, 20 Sep 2021 02:36:16pm

Kitamerah Putih.com Sebanyak 230 Mahasiswa dan Masyarakat Umum melakukan Vaksinasi di kampus Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Rahmaniyah (STIHURA)...

SSB PERSIMUBA Sebet Juara satu U-10 dan Top Skor

Mon, 20 Sep 2021 01:20:05pm

KitamerahPutih.com,kesebelasan SSB PERSIMUBA Sabet Juara satu U-10 dan Top Skor pada ajang bergengsi Turnament Fastival Forum Sekolah SepakBola...

Baca Juga