Minggu, 31 Mei 2026 - 08:26 WIB
banner ucapan Sekda revs

4 Relawannya Dianiaya Oknum Polisi, PP Muhammadiyah Siapkan Jalur Hukum

Senin, 19 Oktober 2020
370 views
0
086090600_1602595216-20201013-Polisi-Bertameng-dan-Kendaraan-Taktis-Amankan-Bentrokan-Massa-iqbal-7

Liputan6.com, Jakarta - Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menyatakan akan menempuh jalur hukum atas dugaan penganiayaan yang diterima 4 relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC). Jalur hukum dipilih PP Muhammadiyah agar kejadian serupa tak terulang di kemudian hari.

"Dari pimpinan PP Muhammadiyah akan menempuh jalur hukum. Saya juga baru koordinasi dengan pimpinan pusat mau ke jalur hukum," ujar Ketua MDMC Bekasi kepada Liputan6.com, Rabu (14/10/2020).

Dia memastikan PP Muhammadiyah sudah menyiapkan berkas untuk pelaporan. Namun dia belum bisa memastikan kapan akan melaporkan kejadian tersebut ke penegak hukum.

"Yang pasti kami akan laporkan, dengan tujuan jangan sampai kejadian ini terulang kembali kepada relawan lainnya, ketika ada kejadian khususnya untuk tim medis ini diberikan perlakukan berbeda dengan aksi pendemo, yang kita harapkan seperti itu," kata dia.

"PP Muhammadiyah sudah menyiapkan hal itu semuanya, data-data, hasil visum, dan administrasi lainnya sudah disiapkan," dia menambahkan.

Kronologi Penganiayaan

Sebelumnya diberitakan, empat relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) diduga dianiaya oleh polisi usai demo tolak RUU Cipta Kerja. Mereka pun harus menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Cempaka Putih karena penganiayaan tersebut.

Peristiwa ini terjadi pada 13, Oktober 2020 kemarin ketika empat relawan tengah bersiaga di depan Apartemen Fresher Menteng yang bersebelahan dengan Kantor PP Muhammadiyah di Menteng Raya No 62.

"Mereka memantau situasi dan bersiap bila ada jatuh korban yang harus dievakuasi dan dibantu Tim Kesehatan Muhammadiyah,” kata Ketua MDMC Budi Setiawan dalam keterangan tertulis, Rabu (14/10/2020).

Budi menerangkan, tiba-tiba datang rombongan polisi dari arah Hotel Treva (Cikini). Mereka menyerang relawan dan beberapa warga yang ada di halaman Apartemen Fresher Menteng.

"Empat orang relawan MDMC yang bertugas dengan seragam bertuliskan “Relawan Muhammadiyah” ditabrak dahulu dengan sepeda motor oleh polisi, kemudian dipukul setelah terjatuh diseret ke mobil sambil dipukul dengan tongkat," ujar dia.

Sumber : https://www.liputan6.com/

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Sry Wahyuningsih Visi Menuju Desa Panai terdepan

Fri, 8 Oct 2021 12:40:09pm

Kitamerahputih.com Pemilihan kepala desa di kabupaten Musi Banyuasin tinggal sebentar lagi yaitu jatuh pada tanggal 22 November 2021,dari calon...

Ribuan Benih Ikan Jelawat Ditebar di Sungai Pengumbak Desa Petaling

Fri, 8 Oct 2021 05:57:41am

SEKAYU - Sebanyak 25.000 benih ikan Jelawat ditebar di Sungai Pengumbak Desa Petaling Kecamatan Lais Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Penebaran benih...

Kesadaran masyarakat untuk vaksinasi hewan peliharaan meningkatkan

Fri, 8 Oct 2021 05:53:46am

Kitamerah putih.com Vaksinasi merupakan salah satu tindakan pencegahan agar hewan kesayangan tidak sakit. Tujuannya untuk memberikan kekebalan pada...

Polres Muba menerima penghargaan Predikat Polres terbaik sejajaran Polda Sumsel

Fri, 8 Oct 2021 01:37:19am

Polres Musi Banyuasin, Rabu, (06/10/21) menerima penghargaan Predikat Polres terbaik sejajaran Polda Sumsel yang diterima langsung oleh Kapolres Musi...

Keberadaan MVC Muba, Motivasi Baru Siswa SMK

Thu, 7 Oct 2021 01:31:45pm

  Sekayu- Sejak dilaunching secara langsung oleh Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA pada 27 September lalu, keberadaan Muba...

Baca Juga