Senin, 1 Juni 2026 - 06:27 WIB
banner ucapan Sekda revs

4 Relawannya Dianiaya Oknum Polisi, PP Muhammadiyah Siapkan Jalur Hukum

Senin, 19 Oktober 2020
370 views
0
086090600_1602595216-20201013-Polisi-Bertameng-dan-Kendaraan-Taktis-Amankan-Bentrokan-Massa-iqbal-7

Liputan6.com, Jakarta - Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menyatakan akan menempuh jalur hukum atas dugaan penganiayaan yang diterima 4 relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC). Jalur hukum dipilih PP Muhammadiyah agar kejadian serupa tak terulang di kemudian hari.

"Dari pimpinan PP Muhammadiyah akan menempuh jalur hukum. Saya juga baru koordinasi dengan pimpinan pusat mau ke jalur hukum," ujar Ketua MDMC Bekasi kepada Liputan6.com, Rabu (14/10/2020).

Dia memastikan PP Muhammadiyah sudah menyiapkan berkas untuk pelaporan. Namun dia belum bisa memastikan kapan akan melaporkan kejadian tersebut ke penegak hukum.

"Yang pasti kami akan laporkan, dengan tujuan jangan sampai kejadian ini terulang kembali kepada relawan lainnya, ketika ada kejadian khususnya untuk tim medis ini diberikan perlakukan berbeda dengan aksi pendemo, yang kita harapkan seperti itu," kata dia.

"PP Muhammadiyah sudah menyiapkan hal itu semuanya, data-data, hasil visum, dan administrasi lainnya sudah disiapkan," dia menambahkan.

Kronologi Penganiayaan

Sebelumnya diberitakan, empat relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) diduga dianiaya oleh polisi usai demo tolak RUU Cipta Kerja. Mereka pun harus menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Cempaka Putih karena penganiayaan tersebut.

Peristiwa ini terjadi pada 13, Oktober 2020 kemarin ketika empat relawan tengah bersiaga di depan Apartemen Fresher Menteng yang bersebelahan dengan Kantor PP Muhammadiyah di Menteng Raya No 62.

"Mereka memantau situasi dan bersiap bila ada jatuh korban yang harus dievakuasi dan dibantu Tim Kesehatan Muhammadiyah,” kata Ketua MDMC Budi Setiawan dalam keterangan tertulis, Rabu (14/10/2020).

Budi menerangkan, tiba-tiba datang rombongan polisi dari arah Hotel Treva (Cikini). Mereka menyerang relawan dan beberapa warga yang ada di halaman Apartemen Fresher Menteng.

"Empat orang relawan MDMC yang bertugas dengan seragam bertuliskan “Relawan Muhammadiyah” ditabrak dahulu dengan sepeda motor oleh polisi, kemudian dipukul setelah terjatuh diseret ke mobil sambil dipukul dengan tongkat," ujar dia.

Sumber : https://www.liputan6.com/

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Atlet Meraih Mendali Bonus Langsung di Transper di tempat

Wed, 17 Nov 2021 11:40:28am

Kitamerah putih.com Untuk memotivasi para atlet yang akan bertanding ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII yang dipusatkan di OKU Raya pada...

Dorong KWT Muba Fokus Satu Desa Satu Produk

Wed, 17 Nov 2021 12:20:48am

  JIRAK JAYA - Program Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kabupaten Muba yang sudah berjalan sejak tahun 2019, saat ini sudah bergeliat dan...

Dinas ketahanan pangan kabupaten Musi Banyuasin mengadakan Lomba cipta menu pangan Lokal Desa

Tue, 16 Nov 2021 06:22:19am

Kitamerah putih .com Untuk menambah variasi pengolahan Pangan Dinas ketahanan pangan kabupaten Musi Banyuasin mengadakan Lomba cipta menu pangan...

Sasar Sektor Otomotif, Gelar Pelatihan Kewirausahaan Perbengkelan

Mon, 15 Nov 2021 01:43:20pm

  SEKAYU, - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menggelar Pelatihan Kewirausahaan Bagi Pemuda Bidang Perbengkelan Motor Tahun 2021 di Sekolah...

Bawa Semangat Juara, Lima Atlet Sepeda Muba Siap Berlaga Menuju Porprov

Mon, 15 Nov 2021 01:39:24pm

  SEKAYU- Dalam acara Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII di OKU Raya tahun ini ada 5 atlet balap sepeda yang akan bertanding. Dinas...

Baca Juga