Jumat, 1 Mei 2026 - 10:48 WIB
banner ucapan Sekda revs

Dr Iskandar Muda, SE, M Si, Ak, CA, dosen di FEB USU, menduduki peringkat pertama dalam top 50 ranking SINTA Score untuk tiga tahun terakhir

Sabtu, 8 Juni 2019
1,154 views
0
foto_Dr_Iskandar_Muda dosen FEB USU

 MEDAN – HUMAS USU : Dr Iskandar Muda, SE, M Si, Ak, CA, salah seorang dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara (FEB USU) yang juga seorang peneliti, menduduki peringkat pertama dalam top 50 ranking SINTA Score untuk tiga tahun terakhir, terhitung dari 2016. SINTA (Science and Technology Index) merupakan sebuah portal yang didedikasikan untuk para peneliti dan perkembangan ilmu pengetahuan, resmi diluncurkan oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi pada 30 Januari 2017 lalu.

 

Peringkat tersebut diraihnya melalui 38 judul jurnal artikel dan 9 judul conference papers. selain data yang termuat pada laman SINTA,  Dr Iskandar Muda juga mencatatkan jumlah publikasi yang diraih melalui dua kelompok data, yakni data yang tercatat di jurnal Scopus serta data Google. Untuk publikasi Scopus, Dr Iskandar Muda telah menghasilkan 47 dokumen dan 953 sitasi. Sementara data yang dicatatkan pada Google, ia telah menghasilkan 147 dokumen dan 792 sitasi.

foto Dr Iskandar Muda

 

Posisi puncak yang diraih oleh dosen FEB USU itu merupakan catatan prestisius karena berhasil mengungguli 111.153 dosen dan peneliti lainnya. Selain itu juga, Dr Iskandar Muda berhasil meruntuhkan dominasi para dosen atau peneliti yang berasal dari berbagai universitas dan lembaga terkemuka di Indonesia, seperti Universitas Indonesia, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Institut Teknologi Bandung dan sebagainya.

 

Dr Iskandar Muda bukanlah satu-satunya peneliti USU yang masuk dalam Top 50 Ranking SINTA Score. Drs Mahyuddin KM Nasution, MIT, Ph D, peneliti yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor III USU juga masuk dalam Top 50 Ranking SINTA Score, dengan menduduki peringkat ke 45. Ia mencatatkan 4 jurnal artikel dan 32 judul conference paper yang terindeks scopus.

 

DSC 5331

 

Untuk data yang diakumulasikan selama tiga tahun terakhir oleh Scopus, Drs Mahyuddin KM Nasution, MIT, Ph D, telah menghasilkan 40 dokumen dan 176 sitasi. Sementara data yang dibukukan oleh Google mencatat 99 dokumen dan 1.120 sitasi yang telah dihasilkan olehnya.

 

Wakil Rektor III USU mengimbau kepada para peneliti USU untuk terus bersemangat dalam menulis paper dan  mempublikasikannya di jurnal-jurnal bereputasi terindeks scopus. Bukan saja hal tersebut sangat dibutuhkan sebagai sumbangsih ilmuwan terhadap proses kemajuan ilmu pengetahuan dan peradaban, namun juga untuk semakin menggiatkan aktivitas menulis dan melakukan penelitian. Pemikiran serta terobosan-terobosan baru sangat diperlukan untuk menghasilkan berbagai produk yang dibutuhkan manusia dalam memudahkan aktivitasnya sehari-hari. (Humas)

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Pesona Desa Wisata Kembang Arum Turi Sleman, Dilengkapi Info Lokasi dan Harga Tiket

Mon, 19 Oct 2020 12:57:11am

Liputan6.com, Jakarta Desa Wisata Kembang Arum Turi Sleman merupakan sebuah desa dengan pemandangan yang bersih dan tertata rapi. Suasana yang...

Pengusaha dan Organisasi Islam Sambut Positif Rencana Merger Bank Syariah BUMN

Mon, 19 Oct 2020 12:33:27am

Liputan6.com, Jakarta Kementerian BUMN berencana melakukan menggabungkan 3 bank syariah anak usaha BUMN ke dalam satu perusahaan merger. Menteri...

Menpora Beri Bantuan Alat Kesehatan Kepada Organisasi Mahasiswa

Mon, 19 Oct 2020 12:32:03am

Liputan6.com, Jakarta Kemenpora terus menunjukkan partisipasinya dalam meminimalisasi dampak pandemi COVID-19. Kali ini, Menpora Zainudin Amali...

Mengenal Lebih Jauh Organisasi Penggerak dan Reformasi Pendidikan

Mon, 19 Oct 2020 12:30:27am

Liputan6.com, Jakarta Merdeka Belajar episode keempat kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan adalah organisasi penggerak. Sejak diluncurkan...

Budaya Organisasi Kunci Keberhasilan Perusahaan Bertahan dari Resesi Ekonomi

Mon, 19 Oct 2020 12:29:34am

Liputan6.com, Jakarta - Budaya perusahaan menjadi salah satu kunci keberhasilan perusahaan bertahan di masa pandemi Covid-19. Perusahaan yang...

Baca Juga