Senin, 8 Juni 2026 - 09:02 WIB
Lebaran pak BUP&WABUP panjang

TP PKK Bayung Lencir Siap Tuntaskan Stunting Hingga ke Pedesaan

Jumat, 18 Juni 2021
151 views
0
Screenshot_2021-06-18-13-43-23-64

 

kitamerahputih.com
Jumat, 18 Juni 2021

Bayung Lencir - Sumsel, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan Bayung Lencir siap menuntaskan masalah Stunting (gizi buruk) yang menjadi momok bagi keluarga. Dimana TP PKK Bayung Lencir siap melaksanakan 10 program pokok TP PKK dalam menangani kasus stunting menjadi perhatian serius Pemerintah kabupaten dan TP PKK Kabupaten Muba.

Kali ini TP PPKK Kecamatan Bayung Lencir menggelar Rapat Kerja TP PKK Kecamatan Bayung Lencir. Sekaligus Pengukuhan Bunda PAUD & Duta Cegah Stunting Desa / Kelurahan Se-Kecamatan Bayung Lencir, Kamis (17/06/2021)

Camat Bayung Lencir M Imron SSos MSi mengatakan bahwa pada hari ini telah dilakukan pengukuhan Bunda PAUD, Duta Cegah Stunting dan Rapat Kerja TP PKK Kecamatan Bayung Lencir.

“Raker ini merupakan tindak lanjut dari Rakerda TP PKK kemarin, selain itu dilakukannya pengukuhan Bunda PAUD dan duta cegah stunting di kecamatan Bayung Lencir,”kata Imron.

Lanjutnya, kebanyakan orang mungkin tidak memahami istilah stunting. Stunting adalah masalah malnutrisi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan nutrisi dalam waktu yang lama.

"Sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak-anak bahwa tinggi badan anak-anak lebih rendah atau lebih pendek (terhambat) dari standar usia mereka. Oleh karena itu melalui pengukuhan ini mensosialisasikan pencegahan stunting di Kecamatan Bayung Lencir,”jelasnya.

Sebelumnya, Bupati Muba Dodi Reza Alex mengatakan pihaknya terus berkomitmen antara publik dan pemerintah hari ini guna percepatan penurunan angka pravelensi stunting yang terintergrasi berdasarkan data yang akurat.

Stunting adalah kondisi gagal pertumbuhan pada anak (pertumbuhan tubuh dan otak) akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama. Kondisi ini menjadi hambatan, salah satu hambatan terbesar ialah pada  pembanguan SDM yang unggul dan berkualitas di semua daerah.

Terpisah Agustuti Imron mengatakan bahwa pihaknya siap turun kelapangan untuk mensosialisasikan tentang bahayanya stunting bagi masyarakat. "Kita berharap lewat pendekatan persuasif serta pemberian pemahaman secara berkala maka masyarakat dapat lebih bisa menerima dan memperhatikan kondisi ini." tuturnya.

Agustuti mengungkapkan bahwa langkah cepat yang mereka ambil dimulai dengan langsung melakukan pemantauan serentak tumbuh kembang balita di posyandu-posyandu yang ada di desa. "kita tidak menunggu lagi, langsung turun kelapangan." katanya.

Ketua TP PKK Desa Sukajaya , Juriyah mengaku bahwa pada hari ini (Jumat-red) kegiatan serentak pemantauan tumbuh kembang balita dilakukan didesanya. "kami akan sama-sama bekerja keras dengan ibu ketua TP KK kecamatan Bayung Lencir untuk mensosialisasikan stunting kepada masyarakat." tutupnya.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Keterjangkauan dan Kemudahan Layanan Dinilai Jadi Solusi Masyarakat Melek Hukum

Mon, 19 Oct 2020 02:36:01am

Liputan6.com, Jakarta - Perkembangan teknologi memegang peranan besar dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia, terutama dalam mengembangkan usaha atau...

YLBHI Minta Polisi yang Pukul Jurnalis Saat Liput Demo Diproses Hukum

Mon, 19 Oct 2020 02:34:37am

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Advokasi Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhammad Isnur meminta kepolisian memproses hukum personelnya...

Penegak Hukum Diminta Hati-Hati Tangani Kasus Perbankan

Mon, 19 Oct 2020 02:00:31am

Liputan6.com, Jakarta - Penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan Agung diminta berhati-hati dalam menangani kasus perbankan. Pasalnya posisi perbankan...

4 Relawannya Dianiaya Oknum Polisi, PP Muhammadiyah Siapkan Jalur Hukum

Mon, 19 Oct 2020 01:58:37am

Liputan6.com, Jakarta - Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menyatakan akan menempuh jalur hukum atas dugaan penganiayaan yang diterima 4 relawan...

Kena Hukum Baca Pancasila, Kata yang Diucapkan Emak-Emak Ini Malah Bikin Gregetan

Mon, 19 Oct 2020 01:53:24am

Liputan6.com, Jakarta - Di masa pandemi seperti sekarang ini, protokol kesehatan wajib diterapkan masyarakat termasuk saat mengendarai kendaraan...

Baca Juga