Senin, 10 Agustus 2026 - 01:11 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Terkait Progres Pembangunan Gedung Baru, Direktur RSUD Sekayu Ultimatum Kontraktor

Jumat, 30 Juli 2021
100 views
0
Screenshot_2021-07-30-19-01-54-97

 

kitamerahputih.com
Jumat, 30 Juli 2021

Muba - Sumsel, Pembangunan Gedung Baru RSUD Sekayu sepertinya tak ada habisnya, sebelumnya diketahui terdapat beberapa Statemen yang menggulirkan Bola Panas terkait keterlambatan Pekerjaan hingga diterpa isu Penjualan Besi Proyek yang mencapai jumlah Ton.

Terkait sejauh mana Capaian Progres Pengerjaan Gedung tersebut, Direktur RSUD Sekayu dr Makson Parulian MARS saat dikonfirmasi mengatakan, Progres pembangunan RSUD Sekayu telah mencapai 58 Persen dari yang sudah terpakai Minggu 30 sampai Minggu 49 Jadi kurang lebih masih ada 19 minggu lagi.

" Memang kami menilai, bahwa pekerjaan ini sangat mepet, artinya proses pembangunannya ini kita melihat sedikit terlambat dalam pekerjaannya. Dari hasil progres pada waktu Minggu ke - 22 itu kita berikan peringatan yaitu, pada masa uji coba sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan dalam Perpres Nomor 16 Tahun 2018 bahwa jika dalam proses pembangunan terlambat wajib diberikan peringatan," ungkap Makson, Jumat (30/7/2021).

Makson memaparkan, Jadi sudah pernah kita berikan peringatan pada masa uji coba sampai dengan Minggu ke - 26 ternyata di Minggu 26 sudah kembali walaupun masih ada ketertinggalan. Jadi rencananya, kita punya target, tapi target yang kita harapkan tersebut tidak tercapai pada waktu proyek tidak tercapai. Sesuai dengan aturan saya memberikan teguran, teguran pertama berlaku lalu tidak berhasil kinerjanya, kemudian saya memberikan teguran kedua tidak berhasil saya memberikan teguran Ke - 3 pada waktu bulan ketiga saya berhak memutus kontrak kontrak sesuai dengan aturan seperti kotak terbakar kena denda.

" Kita akan bayar sesuai yang sudah dikerjakan jadi Jika ditanya memang saat ini posisinya masih ada efek tetapi sangat mepet ini bisa tepat waktu tidak meleset, makanya saya sebagai PPK sudah meminta kepada pihak kontraktor meski saat ini dalam kondisi on the track tolong melakukan percepatan-percepatan, di situlah mereka membuat rencana Action," papar Makson.

Kita berencana, Setiap minggunya kita akan kontrol jadi jika dalam waktu satu Minggu Rencana tidak sesuai dan masuk dalam kategori yang saya anggap ini terlambat, saya akan memberikan peringatan pertama lagi. Jadi peringatan pertama yang pernah kita berikan pada Minggu ke - 22 gugur karena mereka bisa  menurunkan dan berhasil melakukan percepatan dan bisa mengejar pekerjaannya yang tertinggal.

" Jika pada peringatan pertama yang sudah kita berikan kemarin tidak gugur kita akan melanjutkan teguran kedua, namun kita akan lihat apakah pada teguran ke dua ini. Kepada peringatan ketika ini juga pihak kontraktor masih gagal kita akan melakukan pemutusan kontrak walaupun di Perpus 16 ini kita boleh memberikan waktu 50 hari tambahan itu sudah aturan rendah tetapi kita melihat mampu tidak pihak kontraktor," tukasnya.

Diketahui sebelumnya, Proyek pengerjaan ini bersumber dari Dana Anggaran Pinjaman PT SMI senilai Rp 151.121.905.577.95, yang dikerjakan oleh PT Citra Prasasti Konsorindo dengan tanggal kontrak 30 Desember 2020, dengan waktu pelaksanaan 346 hari.

Kutipan berita :
https://www.lensainformasi.com/biro/sumsel/muba/terkait-progres-pembangunan-gedung-baru-direktur-rsud-sekayu-ultimatum-kontraktor/

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Kena Hukum Baca Pancasila, Kata yang Diucapkan Emak-Emak Ini Malah Bikin Gregetan

Mon, 19 Oct 2020 01:53:24am

Liputan6.com, Jakarta - Di masa pandemi seperti sekarang ini, protokol kesehatan wajib diterapkan masyarakat termasuk saat mengendarai kendaraan...

Ritual Kuno Batu Peninis Mengawali Pembukaan Desa Kartun Sidareja

Mon, 19 Oct 2020 01:03:28am

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah ritual budaya di Desa Sidareja Peninis, Purbalingga, Jawa Tengah bangkit kembali setelah sempat terkubur satu abad....

Warga Besipae NTT Diserang Massa Desa Tetangga, Warga Luka-Luka

Mon, 19 Oct 2020 01:02:18am

Liputan6.com, Kupang - Setelah ricuh dengan sejumlah aparat Satpol PP NTT, 37 warga Pubabu-Besipae, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor...

Wali Kota Tarakan Resmikan Program TNI Manunggal Membangun Desa

Mon, 19 Oct 2020 01:00:29am

Liputan6.com, Tarakan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 di Kota Tarakan secara resmi dimulai. Mulainya kegiatan ini ditandai oleh...

20 Desa Terdampak Banjir Garut, Termasuk 25 Rumah Ibadah

Mon, 19 Oct 2020 12:59:12am

Liputan6.com, Bandung - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan 20 desa yang tersebar di tiga kecamatan terdampak banjir akibat...

Baca Juga