Rabu, 17 Juni 2026 - 01:54 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Sisir Pasar Tradisional, Dodi Reza Tracking Pedagang

Selasa, 3 Agustus 2021
192 views
0
IMG20210803091213

 

Sekayu- Semenjak menetapkan PPKM Level IV, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin terus masif melakukan pencegahan dan penanganan COVID-19. 

Terpantau Selasa (3/8/2021) pagi melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian bersama Dinas Kesehatan Pemkab Muba tampak menyisir pasar tradisional untuk melakukan tracking ke pedagang dan pengunjung pasar. 

"Tracking berdasarkan instruksi pak Bupati Dodi Reza dilakukan dengan swab antigen bagi para pedagang pasar dan pengunjung pasar," ungkap Kadisdagperin Muba, Azizah SSos MT. 

Dikatakan, tujuan tracking swab antigen adalah untuk mengantisipasi penyebaran virus COVID-19 dan menekan peningkatan kasus terkonfirmasi di Muba.

"Dari hasil swab sebanyak 14 orang pedagang pasar hasilnya negatif, terdapat 3 orang dengan hasil positif tetapi bukan dari pedagang, melainkan dari luar pedagang pasar Randik," imbuhnya. 

"Direncanakan tracking swab antigen pedagang pasar akan dilanjutkan kembali padal 5 Agustus 2021 sekaligus melakukan vaksinasi kepada para pedagang," tambahnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Muba dr Azmi Dariusmansyah MARS mengaku pada 3 Agustus Kabupaten Muba telah mendapatkan pasokan tambahan vaksin sebanyak 3.428 vial atau 35.080 dosis. 

"Adapun rinciannya yakni Vaksin Sinovac 1228 vial (12.280 dosis), Vaksin Astra zaneca 2000 vial (20.000 dosis), dan Vaksin Moderna 200 vial (2.800 dosis)," urainya. 

Azmi menjelaskan, untuk Sinovac di gunakan masyarakat umum, usia 12 tahun keatas dan diprioritaskan untuk vaksin dosis ke 2, lalu Astra zaneca untuk dosis 1, usia diatas 17-50 tahun.

"Kemudian, untuk vaksin Moderna akan diberikan ke tenaga kesehatan di fasyankes sebagai vaksin booster. Nah, untuk pelaksanaan vaksinasi Moderna disesuaikan dengan kesiapan dari fasyankes dalam pemberian vaksin ke tenaga medis," terang Azmi. 

Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA menegaskan, pihaknya akan memprioritaskan untuk melakukan vaksin lanjutan kepada para pedagang di pasar tradisional khususnya. 

"Pedagang pasar tradisional ini kan tetap beraktifitas untuk mencari nafkah. Jadi ini harus prioritas, seluruh pedagang harus di sisir agar mendapatkan vaksin tambahan ini," singkat Kepala Daerah Inovatif tersebut.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Setelah Diswiping, Pengurus LMP, AC Mengundurkan Diri, Karena Tidak Memiliki Legalitas. (22/11/2020)

Mon, 23 Nov 2020 01:22:40am

  https://www.youtube.com/watch?v=vsmKRqJccE8&feature=youtu.be   <iframe width="560" height="315"...

Laskar Merah Putih Macab dan Marcab Muba Gelar Rapat Bulanan

Sun, 22 Nov 2020 01:36:45pm

Sekayu Kab Muba Sumsel. Kitamerah.com 22/11/2020. Dengan kebersamaan dan menjunjung tinggi satu kesatuan, satu komando Macab LMP Muba gelar rapat...

Laskar Merah Putih Marcab Kecamatan Jirak Jaya, Pertanyakan Penyerapan Tenaga Kerja Lokal oleh Subkon PT Pertamina.

Sat, 21 Nov 2020 01:57:05am

  Jirak Jaya Kab Muba Sumsel. kitamerahputih.com 20/11/2020. Menyikapi laporan masyarakat, LMP Marcab Kecamatan Jirak Jaya Kabupaten Musi...

HARI JADI LMP KE -20, Ketua LMP Kab. Bekasi serukan ” Bersatu dan Bangkit untuk Jaga Kab. Bekasi”

Sun, 1 Nov 2020 02:27:25pm

kitamerahputih.com - Bekasi Syukuran dan perayaan hari jadi laskar merah putih ke 20 di Markas Cabang Kab.Bekasi diisi dengan acara bagi bagi 2000...

Gaet Laskar Merah Putih, Satgas Yonif 413 Kostrad Meriahkan Hari Sumpah Pemuda

Fri, 30 Oct 2020 11:23:05am

Jayapura-Papua, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad bersama Organisasi Laskar Merah Putih Jayapura menggelar peringatan Hari Sumpah...

Baca Juga