Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:14 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Sisir Pasar Tradisional, Dodi Reza Tracking Pedagang

Selasa, 3 Agustus 2021
193 views
0
IMG20210803091213

 

Sekayu- Semenjak menetapkan PPKM Level IV, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin terus masif melakukan pencegahan dan penanganan COVID-19. 

Terpantau Selasa (3/8/2021) pagi melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian bersama Dinas Kesehatan Pemkab Muba tampak menyisir pasar tradisional untuk melakukan tracking ke pedagang dan pengunjung pasar. 

"Tracking berdasarkan instruksi pak Bupati Dodi Reza dilakukan dengan swab antigen bagi para pedagang pasar dan pengunjung pasar," ungkap Kadisdagperin Muba, Azizah SSos MT. 

Dikatakan, tujuan tracking swab antigen adalah untuk mengantisipasi penyebaran virus COVID-19 dan menekan peningkatan kasus terkonfirmasi di Muba.

"Dari hasil swab sebanyak 14 orang pedagang pasar hasilnya negatif, terdapat 3 orang dengan hasil positif tetapi bukan dari pedagang, melainkan dari luar pedagang pasar Randik," imbuhnya. 

"Direncanakan tracking swab antigen pedagang pasar akan dilanjutkan kembali padal 5 Agustus 2021 sekaligus melakukan vaksinasi kepada para pedagang," tambahnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Muba dr Azmi Dariusmansyah MARS mengaku pada 3 Agustus Kabupaten Muba telah mendapatkan pasokan tambahan vaksin sebanyak 3.428 vial atau 35.080 dosis. 

"Adapun rinciannya yakni Vaksin Sinovac 1228 vial (12.280 dosis), Vaksin Astra zaneca 2000 vial (20.000 dosis), dan Vaksin Moderna 200 vial (2.800 dosis)," urainya. 

Azmi menjelaskan, untuk Sinovac di gunakan masyarakat umum, usia 12 tahun keatas dan diprioritaskan untuk vaksin dosis ke 2, lalu Astra zaneca untuk dosis 1, usia diatas 17-50 tahun.

"Kemudian, untuk vaksin Moderna akan diberikan ke tenaga kesehatan di fasyankes sebagai vaksin booster. Nah, untuk pelaksanaan vaksinasi Moderna disesuaikan dengan kesiapan dari fasyankes dalam pemberian vaksin ke tenaga medis," terang Azmi. 

Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA menegaskan, pihaknya akan memprioritaskan untuk melakukan vaksin lanjutan kepada para pedagang di pasar tradisional khususnya. 

"Pedagang pasar tradisional ini kan tetap beraktifitas untuk mencari nafkah. Jadi ini harus prioritas, seluruh pedagang harus di sisir agar mendapatkan vaksin tambahan ini," singkat Kepala Daerah Inovatif tersebut.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Laskar Merah Putih dan Perguruan Silat Jati Diri, Apresisasi Sinergitas Dispopar dan IPSI Muba

Sun, 24 Jan 2021 12:41:00am

Laskar Merah Putih dan Perguruan Silat Jati Diri, Apresisasi Sinergitas Dispopar dan IPSI Mub kitamerahputih.com Sabtu, 23/01/2021. Sekayu - Musi...

Macab LASKAR MERAH PUTIH Kota Probolinggo, Bagikan Anggotanya Sembako dan Kalender 2021

Fri, 22 Jan 2021 01:04:57pm

Macab LASKAR MERAH PUTIH Kota Probolinggo, Bagikan Anggotanya Sembako dan Kalender 202 kitamerahputih.com Jumat, 22/01/2021 Probolinggo, Ketua...

Tim Sepak Bola Brigade 17 Milenial Laskar Merah Putih Muba FC, SIAP uji kemampuan bersama MUBA OLD STAR

Fri, 22 Jan 2021 07:15:16am

Tim Sepak Bola Brigade 17 Milenial Laskar Merah Putih Muba FC, SIAP uji kemampuan bersama MUBA OLD STA kitamerahputih.com Jumat, 22/01/21. Sekayu...

Warga Bongkar Rumah Kediamaan Ortu Kamacab LMP Kabupaten Kebumen di Lahat

Thu, 21 Jan 2021 03:12:25am

Warga Bongkar Rumah Kediamaan Ortu Kamacab LMP Kabupaten Kebumen di Lahat kitamerahputih.com. Kamis 21/01/2021. Kikim - Sumsel warga desa lubuk...

Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Muba 2020 Meningkat 414 Persen

Tue, 19 Jan 2021 11:29:31pm

Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Muba 2020 Meningkat 414 Perse kitamerahputih.com Rabu, 20 Januari 2021. Jakarta – Koordinator Forum Indonesia...

Baca Juga