Minggu, 30 Agustus 2026 - 02:04 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Sisir Pasar Tradisional, Dodi Reza Tracking Pedagang

Selasa, 3 Agustus 2021
193 views
0
IMG20210803091213

 

Sekayu- Semenjak menetapkan PPKM Level IV, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin terus masif melakukan pencegahan dan penanganan COVID-19. 

Terpantau Selasa (3/8/2021) pagi melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian bersama Dinas Kesehatan Pemkab Muba tampak menyisir pasar tradisional untuk melakukan tracking ke pedagang dan pengunjung pasar. 

"Tracking berdasarkan instruksi pak Bupati Dodi Reza dilakukan dengan swab antigen bagi para pedagang pasar dan pengunjung pasar," ungkap Kadisdagperin Muba, Azizah SSos MT. 

Dikatakan, tujuan tracking swab antigen adalah untuk mengantisipasi penyebaran virus COVID-19 dan menekan peningkatan kasus terkonfirmasi di Muba.

"Dari hasil swab sebanyak 14 orang pedagang pasar hasilnya negatif, terdapat 3 orang dengan hasil positif tetapi bukan dari pedagang, melainkan dari luar pedagang pasar Randik," imbuhnya. 

"Direncanakan tracking swab antigen pedagang pasar akan dilanjutkan kembali padal 5 Agustus 2021 sekaligus melakukan vaksinasi kepada para pedagang," tambahnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Muba dr Azmi Dariusmansyah MARS mengaku pada 3 Agustus Kabupaten Muba telah mendapatkan pasokan tambahan vaksin sebanyak 3.428 vial atau 35.080 dosis. 

"Adapun rinciannya yakni Vaksin Sinovac 1228 vial (12.280 dosis), Vaksin Astra zaneca 2000 vial (20.000 dosis), dan Vaksin Moderna 200 vial (2.800 dosis)," urainya. 

Azmi menjelaskan, untuk Sinovac di gunakan masyarakat umum, usia 12 tahun keatas dan diprioritaskan untuk vaksin dosis ke 2, lalu Astra zaneca untuk dosis 1, usia diatas 17-50 tahun.

"Kemudian, untuk vaksin Moderna akan diberikan ke tenaga kesehatan di fasyankes sebagai vaksin booster. Nah, untuk pelaksanaan vaksinasi Moderna disesuaikan dengan kesiapan dari fasyankes dalam pemberian vaksin ke tenaga medis," terang Azmi. 

Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA menegaskan, pihaknya akan memprioritaskan untuk melakukan vaksin lanjutan kepada para pedagang di pasar tradisional khususnya. 

"Pedagang pasar tradisional ini kan tetap beraktifitas untuk mencari nafkah. Jadi ini harus prioritas, seluruh pedagang harus di sisir agar mendapatkan vaksin tambahan ini," singkat Kepala Daerah Inovatif tersebut.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Sekda Muba Turun Langsung Genjot PAD, Instruksikan Optimalisasi Pajak Daerah dan Penguatan UMKM

Tue, 7 Apr 2026 12:54:23am

MUSI BANYUASIN- Sekda Muba, Drs Syafaruddin MSi, bergerak cepat memperkuat fondasi fiskal daerah. Melalui rangkaian silaturahmi dan konsolidasi...

Proaktif dan Responsif, Disnakertrans Muba Berhasil Mediasi Belasan Kasus Hubungan Industrial di Kuartal I (JAN-MARET) 2026

Mon, 6 Apr 2026 11:59:21am

SEKAYU (6 April 2026) – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Musi Banyuasin menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga...

Musrenbang RKPD 2027, Bupati Toha Tegaskan Anggaran Harus Tepat Sasaran dan Berdampak Nyata

Mon, 6 Apr 2026 12:56:05am

  Sekayu, Muba – Bupati Muba HM Toha Tohet SH menegaskan agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lebih disiplin dan cermat dalam...

Kawal Korban Intimidasi, LMP Tulungagung Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Perampasan Kunci Motor

Sun, 5 Apr 2026 06:02:57am

TULUNGAGUNG – Markas Cabang Laskar Merah Putih (LMP) Tulungagung menunjukkan komitmennya dalam pendampingan masyarakat. Ketua LMP Tulungagung,...

Perkuat APBD, Pemkab Muba Dorong Pencairan Dana Pusat Lebih Cepat dan DAU Naik

Sun, 5 Apr 2026 01:03:15am

JAKARTA- Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus menunjukkan komitmennya dalam mengamankan hak fiskal daerah melalui audiensi dengan...

Baca Juga