SEKAYU, MUBA- Salah satu inovasi layanan publik Pemkab Musi Banyuasin yakni Sirene Muba berhasil masuk 10 besar terbaik finalis Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2021. Capaian Pemkab Muba dalam layanan ambulan gratis dan kegawatdaruratan 24 jam ini dikukuhkan panitia KIPP Kementrian PAN/RB nomor B/112/PP.00.05/2021 pada 16 Juni 2021 tertanggal 16 Juni 2021.
"Inovasi ini kita buat untuk mempermudah akses masyarakat pada pemenuhan hak dasar yakni layanan kesehatan. Kita buat sebelum ada kompetisi. Dan sudah dijalankan sejak 26 Nopember 2019. Ini komitmen Pemkab Muba selalu hadir di tengah warganya. Seperti yang ditunjukkan Bupati Muba DR Dodi Reza Alex selalu fokus pada kesehatan masyarakat. Saat MenPAN/RB mengadakan KIPP kita ikutkan dan Alhamdulillah masuk 20 besar terbaik. Semoga hasil akhirnya memuaskan. Namun lebih utama layanan ini harus meningkatkan pelayanan kesehatan bagi warga Muba,"terang Kadinkes Muba dr Azmi Dariusmansyah, Jumat, (18/06/2021).
PSC 119 SIRENE MUBA, tambah Azmi didampingi Jonadi, Kasi Pelayanan Rujukan Kesehatan, layanan ambulans gratis dan kegawatdaruratan medik pra rumah sakit 24 jam ini berbasis aplikasi android.
"Implementasinya, saat masyarakat memencet tombol gawat darurat atau emergency button pada aplikasi Sirene Muba maka petugas akan merespon dan mengirimkan bantuan medis yg dibutuhkan,"rincinya.
Untuk memperluas jangkauan, PSC 119 juga melayani homecare atau panggilan darurat medis di rumah. Untuk langkah ini Pemkab Muba menyediakan bus rujukan pasien rawat jalan. Tak hanya lewat aplikasi berbasis android, Pemkab Muba melalui Finkes Muba membuka layanan telepon GSM di nomor 0812-3000-119.
Sebagai instrumen pelayanan, program Sirene Muba dirancang mampu menjangkau seluruh wilayah Muba yang akan direspon cepat oleh petugas puskesmas dan petugas kesehatan di desa. Sejak diluncurkan program ini sudah melayani 3000an panggilan baik melalui aplikasi maupun saluran telepon.
Terkait kompetisi inovasi pelayanan publik, Sirene Muba ikut bersama instansi lain yang dikoordiniir Bagian Organisasi Setda Muba.
"Setelah membuat laporan dan menyiapkan data, Dinkes memasukkan proposal lomba Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) KemenPAN/RB melalui Bagian Organisasi pada April 2021. Lalu 20 Mei 2021 diumumkan lulus administrasi dan pada 17 Juni 2021 diumumkan masuk urutan 10 Besar TOP 15 Replikasi Inovasi Pelayanan Publik 2021 dari 1.619 proposal yg masuk se Indonesia yg terdiri dari 3 kategori yaitu Umum, Replikasi dan Khusus. Selanjutnya dalam waktu dekat akan dipilih TOP 5. Masyarakat dapat berpartisipasi dengan mengirimkan dukungan melalui email ke infosinovik@menpan.co.id," terangnya.
SEKAYU, MUBA – Yayasan Majelis At-Turots Al-Islamy Cabang 23 Musi Banyuasin kembali menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menyalurkan 450 paket...
SEKAYU, MUBA – Menyongsong hari kemenangan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H / 2026 M, jemaat Gereja GPIN Sekayu kembali menunjukkan aksi nyata moderasi...
SEKAYU – Suasana haru dan bahagia mewarnai halaman Mapolres Musi Banyuasin (Muba) hari ini, Rabu (18/03/2026). Sebanyak 60 warga dilepas secara...
Kita Merah putih.com Suasana ceria menyelimuti sejumlah pusat perbelanjaan di Lhokseumawe, Medan, dan Jambi saat puluhan anak yatim dan dhuafa...
MUBA - Konspirasi dan pengkondisian lelang proyek kegiatan nampaknya kini menjadi hal lumrah di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Musi...