Selasa, 12 Mei 2026 - 04:54 WIB
banner ucapan Sekda revs

Seleksi PPPK Muba Dimulai, Bupati Dodi Reza Pantau Pelaksanaan Tes

Senin, 13 September 2021
141 views
0
IMG-20210913-WA0019

SEKAYU - Pelaksanaan tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Formasi Guru di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dimulai Senin (13/9/2021). 

Sebanyak 2.899 peserta mengikuti tes berbasis CAT yang tersebar di lima titik lokasi dalam wilayah Kota Sekayu.

Hari pertama tes PPPK, Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi, Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Muba Sunaryo SSTP MM, Kepala BKPSDM Muba Endang Dwi Astuti SE MSi, Kepala Disdikbud Muba Musni Wijaya SSos MSi dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muba dr Azmi Darismansyah MARS meninjau langsung lokasi tes PPPK di SMA Negeri 1 Sekayu.

 

"Jadi hari ini mulai dilaksanakan tes PPPK khusus guru honorer di Kabupaten Muba. Alhamdullilah Muba dapat formasi 2.955, namun yang memenuhi syarat untuk tes sebanyak 2.899 peserta. Mulai dari persiapan tes kesehatan, Pemkab Muba sudah menyediakan fasilitas tes swab gratis bagi peserta,"ucap Bupati Dodi Reza.

 

Dikatan Dodi, dilaksanakannya tes PPPK ini akan menjawab semua keinginan dari para guru honorer yang selama ini sudah berbakti untuk Kabupaten Muba.

 

"Kita harapkan seleksi PPPK ini akan terus berlanjut, apakah itu penganggaran pusat maupun daerah, kalau program ini terus berjalan maka Pemkab Muba akan siap melakukan seleksi, termasuk kedepan untuk penganggaran gaji dan tunjangan,"pungkasnya.

 

Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Muba Musni Wijaya SSos MSi menyampaikan, total keseluruhan peserta sebanyak 2.899 orang, berlangsung tes dari tanggal 13 sampai 16 September 2021.

 

"Lokasi tes dibagi lima dan jumlah peserta setiap titik berbeda-beda, sesuai dengan sarana yang ada yaitu, SMA Negeri 1 berjumlah 25 orang, SMA Negeri 2 digabungkan dengan SMP Negeri 6 berjumlah 115 orang, SMKN 1 Sekayu berjumlah 110 orang, SMKN 2 Sekayu berjumlah 80 orang dan SMKN 3 Sekayu berjumlah 70 orang. Di setiap titik lokasi dibagi dua sesi, Sesi pertama pukul 08:00 wib - 10:50 wib dan Sesi kedua pukul 14:00 wib - 16:50 wib,"paparnya.

 

 

Musni memaparkan formasi PPPPK di Muba sebanyak 2.955 orang, yang belum bisa mendaftar ada 340 orang lagi, yang sudah terdaftar di Dapodik, jadi InsyaAllah untuk kuota tahun depan sudah di daftarkan, kalau kebutuhan guru sendiri, sebenarnya setiap tahun ada pergerakan terus karena ada yang pensiun, meninggal, pindah bahkan penambahan kelas baru.

 

"Seleksi PPPK ini ada tiga tahapan yaitu, hari ini tes tahap pertama, yaitu bersaing sesama mereka yang berada di sekolah, jadi kuota yang ada di sekolah masing-masing mereka mengajar yang bisa mereka ikuti. Kemudian tahap kedua, jika mereka gagal di tahap pertama maka bisa mengikuti tahap kedua yaitu bersaing dengan guru-guru antar kecamatan, boleh mendaftar di dalam wilayah 1 Kabupaten misal gagal daftar di SMP Negeri 5 Seķayu, maka bisa daftar di SMP Negeri 1 Keluang. Selajutnya Tahap 3, jadi nanti mereka persaingannya itu bisa dari guru-guru yang berasal dari luar Kabupaten Muba, saingannya dengan guru-guru di luar daerah misal dari Provinsi Jambi,"paparnya.

 

Kepala BKPSDM Muba Endang Dwi Astuti SE MSi mengatakan, selain seleksi PPPK Guru, Muba juga persiapan jelang pelaksanaan ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Non Guru dengan rincian 960 Peserta CASN, 358 Peserta PPPK Non Guru. sama juga sayaratnya mereka harus uji swab tes H-1 sebelum tes, yang sudah disediakan gratis oleh Pemkab Muba di Puskesmas tertentu yang sudah ditunjuk. 

"Untuk pelaksanaan seleksi akan dilaksanakan pada 12 - 17 Oktober 2021, lokasi satu titik di Gedung Dharma Wanita Sekayu, namun untuk peserta di luar Muba banyak juga ada seperti di Jogja, Semarang, Surabaya, Pontianak, Riau Bengkulu, Jambi, Lampung dan Padang,"ucapnya.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

GM FKPPI Jatim Larang Anggotanya Pakai Atribut Organisasi saat Berpolitik

Mon, 19 Oct 2020 12:27:57am

Liputan6.com, Jakarta - Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI/Polri (GM FKPPI) Jawa Timur melarang...

Bos OJK Larang Fintech Pinjaman Online Ambil Untung Terlalu Besar

Thu, 1 Aug 2019 03:26:05am

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Komisioer Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Wimboh Santoso meminta perusahaan financial technology atau fintech tak...

Mahasiswa USU Rangkai Alat Cuci Motor dan AC, Berhasil Raup Penghasilan hingga Rp 15 Juta Per Bulan

Fri, 5 Jul 2019 12:29:45pm

TRIBUN-MEDAN.COM - Kolaliandri Ginting, mahasiswa semester 6 jurusan Administrasi Bisnis FISIP USU membuka lapangan kerja bagi mahasiswa yang...

Lewat ASEAN Week, Kemendag Perkenalkan Budaya ke Korea Selatan

Fri, 5 Jul 2019 10:54:08am

JAKARTA - Industri musik dan perfilman Korea Selatan dalam hampir satu dekade ini telah membanjiri pasar di Asia, termasuk Indonesia. Tidak ingin...

Baca Juga