Kamis, 4 Juni 2026 - 04:45 WIB
banner ucapan Sekda revs

Sekda Apriyadi Harapkan Reforma Agraria di Muba Menuai Kesepahaman

Rabu, 9 Juni 2021
119 views
0
IMG-20210609-WA0027

SEKAYU- Mengusung tema strategi penataan aset dan akses yang berkeadilan dan berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin bersama Kantor Pertanahan Kabupaten Muba menggelar rapat koordinasi (Rakor) Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) tahun 2021. 

Rakor dibuka oleh Sekretaris Daerah Muba H Apriyadi mewakili Bupati Muba DR H Dodi Reza Alex dihadiiri OPD terkait, Rabu (09/06/2021), di Hotel Ranggonang Musi Banyuasin.

Apriyadi menuturkan pelaksanaan kegiatan Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) memiliki arti penting sebagai upaya menata kembali kehidupan bersama yang berkeadilan sosial.

Adapun tujuan reforma agraria dapat mengurangi ketimpangan penguasaan dan pemilikan tanah dalam rangka menciptakan keadilan, menangani sengketa dan konflik agraria.

Dia berharap pula kegiatan ini dapat menuai kesepahaman dan kesepakatan mengenai arah kebijakan dan penanganan reforma agraria serta penguatan kapasitas reforma agraria di tingkat kabupaten Muba. Dengan tujuan akhirnya adalah memberikan aset dan akses bagi masyarakat serta untuk kesejahteraan masyarakat.

"Untuk itu, kepada semua pihak yang terlibat dalam tim ini untuk melaksanakan dan menjalankan mandat ataupun amanah ini dengan sungguh-sungguh sesuai Peraturan Perundang-undangan yang berlaku. Sehingga apa yang menjadi tujuan dan pelaksanaan reforma agraria di Kabupaten Muba dapat terwujud. Kami selaku Pemerintah Kabupaten Muba akan mensupport dan tentunya akan memenuhi segala hal yang menjadi keperluan,"ujarnya. 

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Muba Ir Romanus Noor Widarto MM mengatakan, agraria sebagai salah satu cita-cita pemerintah yang perlu dukungan penuh dari semua pemangku kepentingan baik pusat maupun daerah. Oleh karena itu diperlukan koordinasi, integrasi dan sinergitas secara optimal dalam rangka mendukung tercapainya tujuan reforma agraria. Ini juga yang menjadi tujuan dalam pelaksanaan Rakor GTRA, karena reforma agraria merupakan salah satu program prioritas nasional dalam upaya membangun Indonesia dari pinggir serta meningkatkan kualitas hidup.

"Semoga dari pertemuan ini, yang diisi oleh dua narasumber dari Kepala Bappeda Muba Drs Iskandar Syahrianto MH dan Kepala UPTD KPH Wilayah 1 Meranti Ir Edy Suratman MM, Dapat bermanfaat sebagaimana mestinya serta banyak mendapatkan usulan untuk peningkatan reforma agraria,"ujarnya. 

Sementara, Sekretaris Pelaksana Harian Gugus Tugas Reforma Agraria Provinsi Sumatera Selatan Maha Susia Wanto SH MH yang hadir secara virtual menyampaikan, "Alhamdulillah saat ini pembentukan GTRA yang ada di 17 Kabupaten/Kota Sumsel terus bertambah, hal ini karena di dahului oleh pembentukan GTRA di Musi Banyuasin pada tahun 2018 lalu,"ucapnya. 

Dengan adanya reforma agraria dapat menciptakan kemakmuran dan kesejahteraan bagi masyarakat. Mengurangi ketimpangan penguasaan dan pemilikan tanah meningkatkan ketahanan dan kedaulatan pangan, menangani dan menyelesaikan konflik agraria, memperbaiki akses masyarakat kepada sumber ekonomi, memperbaiki dan menjaga kualitas lingkungan hidup.

"Setelah sukses menjadi pendahulu dalam pembentukan GTRA, Diharapkan juga setelah ini kabupaten Muba dapat membentuk kampung reforma agraria, yang di deklarasikan oleh Walikota/Bupati. Sehingga tahapan untuk memperbaiki perekonomian masyarakat semakin dekat,"pungkasnya.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

MU Amankan Wonderkid Portugal Titisan Luis Figo

Mon, 19 Oct 2020 02:49:10am

Liputan6.com, Jakarta- Manchester United (MU) kembali melirik pemain muda berbakat Portugal. Kali ini Setan Merah berhasil mengamankan jasa salah...

Kuasa Hukum Terdakwa Jiwasraya Persoalkan Vonis Hakim yang Persis Tuntutan Jaksa

Mon, 19 Oct 2020 02:38:38am

Liputan6.com, Jakarta - Penasihat Hukum Direktur Utama PT Maxima Integra Joko Hartono Tirto, Soesilo Aribowo kecewa dengan putusan Majelis Hakim...

Keterjangkauan dan Kemudahan Layanan Dinilai Jadi Solusi Masyarakat Melek Hukum

Mon, 19 Oct 2020 02:36:01am

Liputan6.com, Jakarta - Perkembangan teknologi memegang peranan besar dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia, terutama dalam mengembangkan usaha atau...

YLBHI Minta Polisi yang Pukul Jurnalis Saat Liput Demo Diproses Hukum

Mon, 19 Oct 2020 02:34:37am

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Advokasi Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhammad Isnur meminta kepolisian memproses hukum personelnya...

Penegak Hukum Diminta Hati-Hati Tangani Kasus Perbankan

Mon, 19 Oct 2020 02:00:31am

Liputan6.com, Jakarta - Penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan Agung diminta berhati-hati dalam menangani kasus perbankan. Pasalnya posisi perbankan...

Baca Juga