SEKAYU, MUBA- Di bulan yang penuh berkah ini, DWP Muba bukan sekadar memberi, semangat berbagi tapi juga memperdalam iman. Bantuan dilakukan hanya sebagai sarana sedangkan yang utama adalah perhatian tulus dan memahami rasa berbagi.
Begitulah yang dimaknai Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Muba dalam memahami kesulitan masyarakat di tengah pandemi COVID-19 jelang hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah dengan Berbagi Kasih “1.000 Paket Lebaran untuk Majelis Taklim An-Noerdin Sekayu”.
Untuk menambah keberkahan dalam acara pembagian sembako ini, DWP Muba juga memberikan nuansa yang lebih spesial dengan tausiyah Ustadz H Opi Palopi di Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate, Rabu (05/5/2021).
Kegiatan berbagi kasih ini rutin dilakukan DWP Muba dalam rangka menyambut hari raya Idul Fitri untuk membantu sesama. Paket lebaran ini diserahkan langsung oleh Penasihat DWP Muba Hj Thia Yufada Dodi Reza secara simbolis kepada 28 orang anggota Majelis Taklim An-Noerdin Sekayu.
Ketua pelaksana Hj Dewi Ratna, Dalam laporannya, mengatakan kegiatan yang dilakukan pihaknya merupakan gagasan Penasehat DWP yang terinspiratif Hj Thia Yufada dan Ketua DWP Muba Hj Asna Aini Apriyadi. Harapannya untuk mempererat tali silaturahmi diantara DWP Muba dan majelis Taklim An Noerdin Sekayu.
"Kami selaku Ketua Pelaksana kegiatan ini, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak khususnya Ibu-ibu anggota DWP Muba atas partisipasi dan Kontribusinya dalam kegiatan ini, sehingga acara berbagi kasih 1000 paket lebaran ini dapat berjalan sukses sesuai dengan yang kita harapkan,"ungkapnya.
Penasehat DWP Muba Hj Thia Yufada Dodi Reza mengatakan kegiatan berbagi kasih 1.000 paket lebaran ini merupakan tanda kasih sayang dan wujud kepedulian terhadap pihaknya kepada sesama umat.
Ia juga berharap bantuan paket sembako ini dapat bermanfaat, terlebih di masa pandemi COVID-19. "Kami tau, bahwa paket lebaran yang kami berikan pada hari ini mungkin bagi para ibu- ibu sekalian nilainya tidaklah seberapa, Kami berharap Ibu-ibu tidak memandang nilai paketnya akan tetapi kegiatan memberi antara satu dengan yang lain itulah yang kita maknai sebagai bentuk atau cara mengeratkan tali silaturahmi antara kita semua, sekaligus tanda sayang kami kepada ibu-ibu semuanya,"ujar Thia.
Menutup sambutannya, Thia kembali mengingatkan kepada seluruh yang hadir untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. “Saya tidak bosan-bosan mengingatkan Ibu-ibu agar selalu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas guna menghindari penyebaran COVID-19,” tandasnya.
Siap yang tak kenal dengan wanita cantik bernama Nova Suci Wulandari ,Asal kabupaten Musi Banyuasin tempat tinggal di P.8A Desa Sri Karang Rejo,...
Kita merah Putih Kontingen kabupaten Musi Banyuasin Terus berusaha meraih mendali sebanyak-banyaknya terlihat jalas usaha kerja keras para...
Tim panjat tebing Kabupaten Musi Banyuasin keluar sebagai juara umum cabang olahraga (cabor) panjat tebing Porprov Sumatera Selatan Musi Banyuasin...
Musi Banyuasin - Tim panjat tebing Kabupaten Musi Banyuasin keluar sebagai juara umum cabang olahraga (cabor) panjat tebing Porprov Sumatera Selatan...
Cabang Olahraga Catur di pentas Porprov 2025, Jumat pagi (24/10) resmi di buka, sebanyak 117 atlit ikut meriahkan dari 14 Kabupaten dan Kota...