Kitamerahputih.com Pendidikan kesetaraan merupakan bentuk layanan pendidikan nonformal yang diharapkan dapat berkontribusi lebih banyak terutama dalam mendukung suksesnya program wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun (Wajar Dikdas 9 Tahun) yang dicanangkan pemerintah sejak tahun 1994, yakni melalui penyelenggaraan program pendidikan kejar Paket A dan Paket B, serta perluasan akses pendidikan menengah melalui penyelenggaraan program Paket C, dikabupaten Musi Banyuasin sendiri Program tersebut Masih tinggi Peminatnya hal tersebut di ungkapkan Kabid Paud dan PNF Drs RR Gunawan MM,Kamis(27/05/2021)
Gunawan menyampaikan bahwa Program tersebut selagi masih di butuhkan Masyarakat tentu Pemerintah akan meneruskan nya,Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat(PKBM)di Musi Banyuasin asin sendiri untuk tahun 2020/2021 tercatat untuk Paket C sebanyak 1330 Orang,untuk Paket B, sebanyak 533 Orang,serta paket A sebanyak 21 Orang
"Dari data tersebut Masih ada peminat yang ingin meneruskan Pembelajarannya,tentu banyak Faktor tingginya untuk paket C sendiri, kemungkinan Faktor ekonomi Mencari Nafkah untuk keluarga,Pindah dari daerah lain,atau Kesadaran Pentingnya pendidikan mungkin sewaktu Sekolah ada pengaruh yang kurang baik sehingga putus sekolah
"Masih ada keinginan untuk belajar serta di tuntut dunia kerja sangatlah membutuhkan ijazah,oleh Karena Alternatif pilihan belajar Paket menjadi Utama,di tengah himpitan Perekonomian Serta kesibukan yang Sangat luar biasa dan usia tidak mudah lagi paket C menjdi pilihan,kata gunwan
Ditambahkanya Program Paket C adalah program pendidikan pada jalur nonformal setara dengan SMA/MA bagi siapapun yang terkendala ke pendidikan formal atau memilih Pendidikan Kesetaraan untuk ketuntasan pendidikan. Pemegang ijazah Program Paket C memiliki hak eligiblitas yang sama dengan pemegang ijazah SMA/MA.jadi intinya apabila telah lulus Paket C dapat melanjutkan ke perguruan tinggi tidak ada hambatan Sama sekali.
"Untuk proses belajar mengajar paket, sendiri nantinya akan di buat metode yang lebih ringan lagi dengan mengunakan daring tentu untuk pertemuan yang biasa satu Minggu 2 kali bisa jadi satu bulan 2 kali saja,dengan tetap memberikan modul pembelajaran yang menjadi materi untuk di pelajari meskipun jarak jauh.
Untuk kesemuanya Paket A.B.dan C dari pemerintah sendiri selaku leading sektor nya Tidak membebankan biaya Gratis untuk semua siswa yang mengikuti Pembelajaran, Apabila ada pungutan harus didasarkan pada hasil musyawarah komite,pihak satuan pendidikan,dan Peserta didik/Orang tua peserta didik(Jay)
JAKARTA - Industri musik dan perfilman Korea Selatan dalam hampir satu dekade ini telah membanjiri pasar di Asia, termasuk Indonesia. Tidak ingin...
MEDAN | Ikatan Alumni Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara Jabodetabek, (IKA FT USU) Jabodetabek menyampaikan Inisiasi Proyek Pembangunan Unit...
Medan - Tiga mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) memenangi kontes inovasi internasional yang berlangsung di Seoul, Korea Selatan. Mereka...
FAKULTAS Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara (FIB USU) meluncurkan buku ‘Pokok-pokok Adat Istiadat Perkawinan Suku Melayu Sumatera Timur’ di...
Medan, IDN Times.com - Universitas Sumatera Utara ternyata punya segudang prestasi. Sebagai universitas negeri yang tertua di Sumut, prestasi ini...