Sekayu- Penanganan dan pencegahan COVID-19 di Muba berjalan sangat baik. Ini diketahui setelah dikeluarkan instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 44 Tahun 2021, dimana Kabupaten Muba berada pada PPKM di level II.
"Ya, Muba masih di level II dan masuk zona hijau berdasarkan Instruksi Mendagri," ungkap Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA.
Kepala Daerah Inovatif Indonesia ini mengaku, meski level bertahan namun protokol kesehatan dan pelaksanaan vaksin di Muba terus di gencarkan. "Ini berkat kita selalu patuh prokes dan memaksimalkan pelaksanaan vaksin, jadi kita jangan lengah," tuturnya.
Dodi Reza mengaku, PPKM level II tersebut artinya sejumlah pengetatan aktifitas akan dilonggarkan. "Tetapi bukan berarti kita mengenyampingkan prokes," ulasnya.
Sementara itu, Kadin Kominfo Muba sekaligus Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Herryandi Sinulingga AP mengatakan tercatat ada sebanyak 10 Kecamatan di Muba yang masuk zona hijau.
"Adapun zona hijau yakni diantaranya Kecamatan Sekayu, Lawang Wetan, Babat Toman, Batanghari Leko, Sungai Keruh, Jirak Jaya, Babat Supat, Sungai Lilin, Tungkal Jaya, Lalan.
"Kemudian untuk zona kuning diantaranya Kecamatan Sanga Desa, Lais, Bayung Lencir, Keluang, dan Plakat Tinggi. Untuk capaian vaksin sudah menyasar ke 133.453 orang (29.60 persen)," tandasnya.
APBD Sumsel tahun 2015 tekor atau defisit hampir Rp 800 Miliar namun para legislator setuju gelontorkan dana hibah sebesar hampir Rp....
Daerah Otonomi Khusus Yang Di Berlakukan Di Jayapura -KITA MERAH PUTIH Pengusaha Asli Papua selalu saja tidak mendapatkan porsi yang baik dari...
KITA MERAH PUTIH.COM Jayapura -- Gubernur Papua, Lukas Enembe usai telah tiba di Jakarta usai menjalani perawatan di Singapura. Demikian pernyataan...
Kitamerahputih.com Dalam siaran persnya menyikapi penyidikan terkait dugaan korupsi dana hibah pembangunan masjid Sriwijaya MAKI Sumsel melalui Jubir...
SEKAYU- Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Kamis (1/7/2021) mengkonfirmasi penambahan 17 kasus sembuh, 20 positif, dan 2 meninggal...