Kita merah putih com Pemerintah kabupaten Musi Banyuasin melaksanakan upacara peringatan Hari Pahlawan ke-76 di Halaman Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate, Rabu (10/11/2021)
peringatan perjuangan pahlawan Indonesia dalam peperangan 10 November 1945 dengan tema “Pahlawanku Inspirasiku”
Plt Bupati Muba Beni Hernedi selaku pembina upacara membacakan pidato Menteri Sosial RI Tri Rismaharini yang mengatakan, Negara ini mengalami penjajan yang panjang dan menyakinkan berkali-kali pemberontak lokal dikobarkan terhadap penjajah dalam kurun Waktu 350 tahun, namun Selalu mengalami kegagalan.Ratusan tahun kita terpecah -pecah Karena politik dividen ET Impera atau politik adu domba
Para pendiri bangsa ini menyadarinya dengan membangun indentitas Bahwa kita semua saudara sebangsa dan setanah air inilah pelajaran berharga,lidi kuat akan sulit dipatahkan jika dalam kesatuan, kita sadar bahwa kita berbeda beda- tapi jangan sampai terpecah -pecah Oleh perbedaan SARA(siku, Agama,Tas dan antara golongan) Karena akan membuat mundur jauh ke era sebelum sumpah Pemuda 1928
Kita harus terus menggelorakan semangat gotong royong serta Persatuan dan kesatuan indonesia.perbedaan justru semakin memperkaya dan memperkuat kita bangsa Indonesia,seraya mengembangkan toleransi terhadap perbedaan yang ada dengan dasa sologan bhineka tunggal Ika, berbeda- beda namun tetap satu jua
Kita harus terus Maju dari tahun ke tahun sebelumnya kita buktikan pada dunia,kalau bersama kita bisa mewujudkan cita-cita para pahlawan.karena kita bukan. Bangsa lemah yang menerima kemerdekaan sebagai hadiah penjajah,secara kita mengalahkan dan mengusir belatentara terkuat dunia.
Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya yang kita peringati sebagai nhari pahlawan harus kita contoh,dengn satu tekad gigih berjuang dan pantang menyerah tanpa mengenal perbedaan apapun, Serta tidak pernah peduli akan keterbatasan atau halangan
Para pahlawan kita dengan gagah berani memilih melawan bombardir dari kapl perang dan pesawat tempur serta tank dan senjata canggih lainnya walau terkadang hanya bumbu runcing dan keyakinan yang tinggi untuk mempertahankan kemerdekaan
Yang berbalut semboyan merdeka atau mati jiwa persatuan ynag tidak menanyakan Asal usul dan semangat pantang menyerah inilah yang harus kita resapi dan lestarikan sebagai Bangsa dalam menghadapi tantangan dan ancaman apapun.kita adalah anak dan cucu kandung para pahlawan bangsa
Semangat,tekad dna keyakinan pahlawan,harusnya dapat menginspirasi dan menggerakkan kita semua untuk mengemban misi bersejarah mengalahkan musuh bersama yang sesungguhnya yaitu kebodohan dalam arti luas.jal ini sejalan dengan tema hari pahlawan 2021 pahlawan ku inspirasiku
Kita mempunyai potensi besar dalam memenangkan perang melawan kemiskinan dan kebodohan.karena Indonesia mempunyai sumber daya alam yang melimpah dan letak geografis yange strategi.tantangan terbesar yang dihadapi yang dihadapi yakin dibutuhkannya Kerja keras berkelanjutan dengan dukungan inovasi dan daya kreativitas yang tinggi, Serta semangat kewirausahaan yang pantang menyerahnya .
Dalam 20 tahun mendatang 2020-2040 kita memasuki Bonus demografi, yaitu Priode di mana angka depwndency ratio mencapai angka minimal dalam periode ini aka. Minimal dalam Periode ini akan terdapat Lebih Banyak tenaga kerja terdapat Lebih banyak tenaga kerja produktif yang bermanfaat untuk menang perang melawan kemiskinan dan kebudohan
Namun disisi lain juga terdapat kecenderungan berkurangnya lapangan pekerjaan yang harus kita antisipasi dengan cerdas dan seksama.kenyataan ini hrua kita hadapi dengan semangat wirausaha yang sesungguhnya.kita pasti bisa karena tuham yang maha kaya dan maha adil.
Mengakhiri pidatonya beliau mengajak seluruh bangsa untuk menyatukan tekad dan langkah secara aktif dalam membangun Indonesia lebih baik
Usai pelaksanaan upacara, Plt Bupati Muba menyerahkan bingkisan dan uang transport bagi para veteran di Muba yang hadir pada upacara hari pahlawan, sejumlah 21 orang veteran dan janda veteran.
Pada kesempatan yang sama Plt Bupati Muba juga menyerahkan penghargaan koperasi berprestasi tahun 2021 di Kabupaten Muba, masing-masing Rp 15.000.000 diberikan kepada Kategori Produsen KUD Sejahtera Kelurahan Babat Kecamatan Babat Toman, kategori Konsumen KUD Barokah Jaya Desa Tegal Mulyo Kecamatan Keluang, kategori Pemasaran Koperasi Sereka Bersatu Jaya Desa Sereka Kecamatan Babat Toman, kategori KSP/USP Koperasi Maju Jaya Bersama RSUD Sekayu Kecamatan Sekayu dan kategori Aneka Jasa KPN Sadar Desa Karangwaru Kecamatan Lawang Wetan.
Kemudian diserahkan juga bantuan hibah uang dan hibah barang kepada masyarakat pelaku usaha mikro, kecil dan menengah TA 2021 kepada Winda Camelia Kelurahan Balai Agung Kecamatan Sekayu dan Putra Bimo Kelurahan Balai Agung Kecamatan Sekayu, masing-masing menerima bantuan UMKM senilai Rp 8.000.000,.
Selanjutnya, Bantuan rehab sosial rumah tidak layak huni APBD Kabupaten Muba sebanyak 87 unit rumah di delapan kecamatan, diperuntukan masyarakat tidak mampu yang terdaftar pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Kementerian Sosial RI (DTKS), simbolis diterima oleh Roaini Kelurahan Serasan Jaya Kecamatan Sekayu.
Pemberian bantuan usaha ekonomi produktif kepada kelompok usaha bersama berupa modal usaha kepada masyarakat sejumlah 88 kelompok dari tiga kecamatan dengan bantuan sebesar Rp 20.000.000 per kelompok. Simbolis diterima Tatik Asmalinda Desa Lumpatan II Kecamatan Sekayu.
Pemberian kenaikan pangkat pengabdian, pemberhentian dan pemberian pensiun PNS yang mencapai batas usia pensiun, simbolis diserahkan kepada Sekretaris Dinas Perikanan, Nespo Azhar SIP.(Jay)
MUBA, KMP– Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumatera Selatan memberikan pernyataan resmi terkait status kepengurusan KONI Musi...
TULUNGAGUNG – Penanganan dugaan pungutan liar (pungli) di salah satu SMKN di Kabupaten Tulungagung kini memasuki babak baru. Laskar Merah Putih...
Bank Sumsel Babel Sekayu Perluas Jangkauan Subsidi Pangan Bersama Dagperin dan Ketahanan Pangan SEKAYU — Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin...
MUBA – Mengawali hari kerja dalam suasana Idulfitri 1447 H, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) bersama Badan Penanggulangan Bencana...
Keterbatasan anggaran seringkali dianggap sebagai tembok besar yang menghentikan laju pembangunan. Namun, di era transformasi saat ini, memandang...