SEKAYU, MUBA- Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA melalui Sekda Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi secara tegas ingatkan OPD penanggung jawab program komitmen fasilitasi tinjauan lapangan Smart City 16-17 Juni 2021 di Kabupaten Muba.
Apriyadi menegaskan ini saat memimpin rapat Pemantapan Persiapan Tinjauan/Evaluasi Lapangan Smart City/Regency di Kabupaten Muba yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Muba, Selasa (08/6/2021) di Ruang Rapat Serasan Sekate Gedung Pemkab Muba.
Tinjauan lapangan tersebut, tambah Apriyadi, untuk memberikan bimbingan cara mengevaluasi program Smart City. "Kita harus semangat mempersiapkan ini dengan sebaik-baiknya. Kita yakin dan optimis dengan sumber daya manusia yang ada dan dengan anggaran yang memadai kita pasti bisa. Semoga kita tetap menjadi kabupaten terbaik dalam penilaian ini,"ungkapnya.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Muba Herryandi Sinulingga AP memaparkan dan membahas persiapan evaluasi beberapa program Smart City yang akan dilaksanakan pada tahun 2021 ini. Ia merinci pelaksanaan program dan arah program.
Menurut Lingga, evaluasi Smart City/Regency tahun 2021 ini terdiri dari 2 tahapan yaitu tinjauan/evaluasi lapangan pada 16-17 Juni 2021, lalu evaluasi tahunan pada November 2021.
Lingga membeberkan ada 6 pilar program smart City/Regency yakni, 1. Smart Government, terdiri dari 27 program unggulan dari Perangkat Daerah, terpilih program Pesona Mas Pandu dari Dinas Disdukcapil Muba. 2. Smart Branding, terdiri dari 12 program unggulan dari perangkat daerah, terpilih program Sport Tourism dari Dinas Pemuda, Olahraga dan pariwisata. 3. Smart Economy, 12 program unggulan dari Perangkat Daerah, terpilih program Peremajaan Sawit Rakyat/ Replanting dari Dinas Perkebunan Muba.
4. Smart Living, dari 7 program unggulan Perangkat Daerah, terpilih program Sirine-PSC 119 dari Dinkes Muba.
5. Smart Society, dari 9 program unggulan Perangkat Daerah, terpilih program Aplikasi I-Muba dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
6. Smart Enviroment, yakni program Bank Sampah dari dinas Lingkungan Hidup (DLH).
"Smart city/Regency ini bukan hanya tugas Dinas Kominfo saja tapi ini tugas kita bersama untuk Kabupaten Muba yang kita cintai ini. Kami mohon dukungan OPD terkait, mari bekerjasama untuk mensukseskan pelaksanaan tinjauan ini dengan persiapan maksimal,"pungkasnya.
Seluruh OPD terkait menyatakan siap dan komitmen mendukung suksesnya pelaksanaan kegiatan tinjauan lapangan Smart City. "Kami siap mendukung suksesnya pelaksanaan ini. Semoga yang kita harapkan tercapai,"ungkap kepala Disdukcapil Muba Hj Asmarani.
GROBOGAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kali kelima dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK)....
JawaPos.com – Kapolri Jenderal Idham Azis menerbitkan surat Telegram Rahasia (TR) soal antisipasi adanya demonstrasi dan mogok kerja secara...
JEPARA – Dalam satu dekade, Jepara meraih penghargaan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) secara berturut-turut. Kota Ukir termasuk dari dua...
SINGARAJA, BALI EXPRESS-Buleleng kembali mencatatkan torehan membanggakan dalam pengelolaan keuangan dengan mengantongi opini Wajar Tanpa...
RADARSEMARANG.ID, Demak – Pemkab Demak kembali meraih predikat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu)....