Kitamerah putih.com Untuk menumbuhkan kecintaan, menabung Bank Sumsel Babel Sekayu Musi Banyuasin Melaunching Simpanan Pelajar (SIMPEL) bertempat di halaman Museum Penghulu Muhamamd Soleh,Senin(29/11/2021)

Tabungan simpel di Launching Oleh sekretaris daerah kabupaten Musi Banyuasin ,Sekretaris daerah kabupaten Musi Drs H.Apriyadi Msi Mengatakan Bahwa salah satu produk dari Bank Sumsel Babel yaitu tabungan simpel Sangat baik sekali khusus nasabah berasal dari pelajar di Musi Banyuasin.
" ini akan membangkitkan minat menabung para pelajar di Kabupaten Musi banyuasin, menumbuhkan kesadaran bahwa untuk meraih masa depan dengan nabung, Selain untuk menyimpan uang tabungan ini melatih pelajaran untuk mengatur keuangan sendiri,
Ditempat yang sama ke Pemimpin Bank Sumsel Babel sekayu Musi Banyuasin Dedek Abdul Halim didampingi kepala dinas pendidikan Musni Wijaya Sos Msi Mengatakan Bahwa pentingnya melatih anak sejak dini untuk mengatur keuangan ,oleh karena itu tabunga Simpel menjadi solusi terbaik bagi pelajar yang ingin menabung meskipun sedikit bisa di tabung di Bank Sumsel,
Lebih lanjut untuk pembukaan tabungan Simpel sangat terjangkau cukup uang Rp 5.000 ,tuturnya
Untuk target pembukaan tabungan simpel sebanyak 4000 untuk awal ini baru 1500, Alhamdulillah respon dari pelajar di kabupaten Musi Banyuasin sangat luar biasa, tentunya ini juga dukungan dari dinas pendidikan yang merupakan Mitra kami dalam pendidikan,tutupnya
Senada dikatakan kepala Dinas pendidikan kabupaten Musi Banyuasin Musni Wijaya Sos.,Msi " kami memilih Bank Sumsel Babel untuk mendidik kedisplinan dalam pengelolaan uang sejak dini dengan membuka tabungan simpan pelajar(Simpel)kami nilai bank Sumsel Babel sebagai Mitra pemerintah membangun daerah tentu sangat peduli sekali,ini dan sejak berdirinya bank Sumsel Babel menjadi bagian tak terpisahkan dari Pembangunan kabupaten Musi Banyuasin khususnya.tutup Musni
Dalam kesempatan ini juga dilakukan peresmian nama Museum Penghulu Muhammad Soleh serta membagikan beasiswa kepada 655 mahasiswa S-1, 157 mahasiswa S-2 dan 4 mahasiswa S-3 yang berprestasi secara akademik secara simbolis.(Jay)
Liputan6.com, Jakarta - Ketua Advokasi Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhammad Isnur meminta kepolisian memproses hukum personelnya...
Liputan6.com, Jakarta - Penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan Agung diminta berhati-hati dalam menangani kasus perbankan. Pasalnya posisi perbankan...
Liputan6.com, Jakarta - Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menyatakan akan menempuh jalur hukum atas dugaan penganiayaan yang diterima 4 relawan...
Liputan6.com, Jakarta - Di masa pandemi seperti sekarang ini, protokol kesehatan wajib diterapkan masyarakat termasuk saat mengendarai kendaraan...
Liputan6.com, Jakarta - Sebuah ritual budaya di Desa Sidareja Peninis, Purbalingga, Jawa Tengah bangkit kembali setelah sempat terkubur satu abad....