Banyuasin – Bertempat di Masjid Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Banyuasin, sejumlah narapidana tampak bersemangat mengikuti kajian tematik al-qur’an walaupun secara daring yang disampaikan oleh Ustadz Ridho dari Yayasan Khasanah Kebajikan. (Kamis, 14/10).
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIB Banyuasin, Wawan Irawan menyampaikan bahwa kerja sama dengan Yayasan Khasanah Kebajikan sudah berlangsung lebih kurang tiga tahun, sebelumnya adanya pandemi COVID-19 Usdatz yang memberikan materi selalu datang langsung, “tetapi karena pandemi ini kita siasati secara daring, mudah-mudahan maksud dari ilmu yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh para narapidana” ujarnya.
Lanjut menurut Wawan Irawan bahwa, program pembinaan seperti ini akan terus ditingkatkan dan menjadi unggulan “kita akan terus melaksanakan kerja sama dengan yayasan-yayasan, pesantren maupun Majelis Ulama setempat, guna melahirkan narapidana menjadi santri, kalau bisa mereka bebas dari Lapas malah menjadi pendakwah” harapnya. (HUMAS)
Liputan6.com, Jakarta Merdeka Belajar episode keempat kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan adalah organisasi penggerak. Sejak diluncurkan...
Liputan6.com, Jakarta - Budaya perusahaan menjadi salah satu kunci keberhasilan perusahaan bertahan di masa pandemi Covid-19. Perusahaan yang...
Liputan6.com, Jakarta - Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI/Polri (GM FKPPI) Jawa Timur melarang...
TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Komisioer Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Wimboh Santoso meminta perusahaan financial technology atau fintech tak...