APBD Sumsel tahun 2015 tekor atau defisit hampir Rp 800 Miliar namun para legislator setuju gelontorkan dana hibah sebesar hampir Rp. 1,8 trilyun dan di realisasikan Rp. 1,57 trilyun. Salah satu bagian dana hibah yang di gelontorkan tersebut adalah hibah masjid Sriwijaya senilai Rp. 50 milyar menurut MAKI Sumsel.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Sumsel kala itu "AS" menyatakan kepada awak media, angka sementara anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Sumsel tahun 2015 mengalami defisit sekitar Rp800 miliar. Namun anehnya tetap gelontorkan dana hibah melebihi devisit anggaran.
Permendagri No. 39 tahun 2012 pada pasal 4 ayat (1) Pemerintah daerah dapat memberikan hibah sesuai kemampuan keuangan daerah. Kemudian pada ayat (2) Pemberian hibah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan setelah memprioritaskan pemenuhan belanja urusan wajib.
"Urusan wajib saja sudah tekor Rp. 800 milyar namun dana hibah di gelontorkan Rp. 1,57 trilyun, apa yang ada di benak Kepala Daerah dan Legislatif saat itu", kata Deputy MAKI lebih lanjut. "Ketika dana hibah masjid Sriwijaya bermasalah, semua fihak yang setuju pemberian dana hibah lempar tangan sembunyi batu", ucap Deputy MAKI Sumsel.
"Saya tidak membela tim pembangunan masjid Sriwijaya namun saya apresiasi dengan koperatifnya mereka pada proses hukum", kata Deputy MAKI Sumsel. "Beda dengan para eksekutif dan legislatif yang berdalih - dalih tak bersalah", pungkas Deputy MAKI Sumsel.
MUSI BANYUASIN – Kembalinya aktivitas Kapal Tugboat (TB) Paris 22 di perairan Sungai Lalan memicu polemik hangat di tengah masyarakat....
SEKAYU, MUBA – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di wilayah hukum Polres Musi Banyuasin. Sebuah sepeda motor Honda Revo tanpa plat...
MUBA – Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Musi Banyuasin, AKBP Ruri Prastowo, S.H, S.I.K, M.I.K, memberikan pengarahan khusus kepada...
MUBA, kmp.com – Komitmen Polres Musi Banyuasin (Muba) dalam memberantas peredaran gelap narkotika kembali membuahkan hasil signifikan....
SEKAYU, MUBA – Menyadari krusialnya peran dunia maya dalam membentuk opini publik, Kapolres Musi Banyuasin, AKBP Ruri Prastowo, S.H, S.I.K, M.I.K,...