Selasa, 7 Juli 2026 - 07:36 WIB
Bijak Bermedia Sosial

LMP Macab Lebak Apresiasi Polres Lebak

Minggu, 24 Oktober 2021
116 views
0
IMG-20211023-WA0043

 

Lebak - Jelang Pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Lebak yang akan di gelar 24 Oktober 2021 yang di laksanakan di 265 Desa yang tersebar di 28 Kecamatan se-Kabupaten Lebak, aktivis Lebak Iyan Kusyandi yang juga Ketua Laskar Marah Putih Markas Cabang Kabupaten Lebak memberikan apresiasi kepada Jajaran Polres Lebak yang sudah mengerahkan 2.150 personil Polri Guna memastikan kondusifitas dan kelancaran pelaksanaan Pilkades Serentak.

Hal tersebut di sampaikan Iyan pada awak media saat di temui di Posko LMP Jl. Raya Soekarno Hatta (By pass) Rangkasbitung Kp. Salahaur Kelurahan Cijoro Lebak Kecamatan Rangkasbitung Kabupaten Lebak, Sabtu (23/10/21).

Lanjut Iyan dalam Pilkades serentak ini Tempat Pemungutan Suaranya cukup banyak ada 2.655 TPS yang harus di jaga keamanannya, sebagaimana kita ketahui bahwa wilayah Kabupaten Lebak cukup luas. 

Dalam upaya mencegah terjadinya politik uang dalam Pilkades ini Polres Lebak Polda Banten dengan tegas menerapkan pasal 149 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dalam penanganan kasus politik uang pada pemilihan kepala desa serentak 2021.

Dalam pasal tersebut, yang dapat dikenai sanksi pidana penjara bukan hanya pemberi suap dalam pemilihan kepala desa, namun juga penerima suap atau biasa disebut serangan fajar.

Hal ini di sosialisasikan lewat poster yang di buat Polres Lebak yang di sebar ke setiap lingkungan yang ada calon kades, dalam poster tersebut di kutip pasal 149 KUHP. "Hari gini Pilkades masih pakai politik uang. Ayo berkompetisi sehat, pemberi dan penerima suap dapat dipidana,"

Masih dalam poster, disebutkan bahwa pada pasal 149 KUHP, memberi janji atau suap kepada pemilih untuk gunakan hak suara tertentu saat pemilihan dapat dipidana 9 bulan penjara.

Berikut isi pasal 149 KUHP ayat 1 dan 2:

1. Barangsiapa pada waktu pemilihan yang diadakan menurut undang-undang umum, dengan pemberian atau perjanjian memberi suap kepada seseorang supaya ia tidak melakukan haknya memilih, atau supaya ia menjalankan hak itu dengan jalan yang tertentu, dihukum penjara selama-lamanya sembilan bulan atau denda sebanyak-banyaknya Rp 4.500.

2. Hukuman itu juga dijatuhkan kepada si pemilih, yang menerima suap atau perjanjian akan berbuat sesuatu.

Iyan berharap semoga pelaksanaan Pilkades serentak ini berjalan lancar, aman dan damai sesuai harapan kita bersama, tutup Iyan

 

(Red)

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Live Podcast Gema Randik: Heru Kharisma Ungkap Visi Membangun Babat Toman

Wed, 23 Apr 2025 02:43:26pm

SEKAYU, MUBA – Mengusung semangat muda, cerdas, dan bersahaja, Heru Kharisma SIP., MSi., tampil sebagai figur pemimpin masa kini yang menjadi motor...

Bupati H M Toha Temui Mendagri Tito Karnavian Sinergi Untuk Muba Maju Lebih Cepat

Wed, 23 Apr 2025 02:29:59pm

  SEKAYU, MUBA – Berangkat dari tekad besar untuk membangun tanah kelahirannya, Bupati Muba H M Toha berkomitmen untuk mempercepat kemajuan...

Ratusan Massa Gelar Aksi Damai Terkait Kerusakan A1 menuju A4 Kecamatan Keluang

Wed, 23 Apr 2025 02:26:47pm

MUBA - Ratusan masyarakat keluang menggelar aksi damai dan memblokade jalan dari A1 menuju A4 Kecamatan Keluang, Pada Rabu (23/04/2025). Aksi damai...

Hujan Disertai Angin Kencang, BPBD Muba Bergerak Cepat Tangani Pohon Tumbang

Wed, 23 Apr 2025 02:24:10pm

SEKAYU, MUBA – Malam yang gelap tak menyurutkan langkah tim Gabungan Muba. Hanya dalam hitungan jam usai menerima laporan, tim langsung bergerak...

Usung Thema “Penguatan Pondasi Transformasi Pembangunan yang Merata dan Berkualitas” Wabup Muba Rohman hadiri HUT PALI ke 12 tahun

Tue, 22 Apr 2025 02:40:59pm

  Penukal Abab- Wakil Bupati Musi Banyuasin Rohman menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Penukal Aban Lematang Ilir Dalam Rangka...

Baca Juga