Minggu, 12 Juli 2026 - 01:30 WIB
Bijak Bermedia Sosial

LMP Macab Lebak Apresiasi Polres Lebak

Minggu, 24 Oktober 2021
116 views
0
IMG-20211023-WA0043

 

Lebak - Jelang Pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Lebak yang akan di gelar 24 Oktober 2021 yang di laksanakan di 265 Desa yang tersebar di 28 Kecamatan se-Kabupaten Lebak, aktivis Lebak Iyan Kusyandi yang juga Ketua Laskar Marah Putih Markas Cabang Kabupaten Lebak memberikan apresiasi kepada Jajaran Polres Lebak yang sudah mengerahkan 2.150 personil Polri Guna memastikan kondusifitas dan kelancaran pelaksanaan Pilkades Serentak.

Hal tersebut di sampaikan Iyan pada awak media saat di temui di Posko LMP Jl. Raya Soekarno Hatta (By pass) Rangkasbitung Kp. Salahaur Kelurahan Cijoro Lebak Kecamatan Rangkasbitung Kabupaten Lebak, Sabtu (23/10/21).

Lanjut Iyan dalam Pilkades serentak ini Tempat Pemungutan Suaranya cukup banyak ada 2.655 TPS yang harus di jaga keamanannya, sebagaimana kita ketahui bahwa wilayah Kabupaten Lebak cukup luas. 

Dalam upaya mencegah terjadinya politik uang dalam Pilkades ini Polres Lebak Polda Banten dengan tegas menerapkan pasal 149 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dalam penanganan kasus politik uang pada pemilihan kepala desa serentak 2021.

Dalam pasal tersebut, yang dapat dikenai sanksi pidana penjara bukan hanya pemberi suap dalam pemilihan kepala desa, namun juga penerima suap atau biasa disebut serangan fajar.

Hal ini di sosialisasikan lewat poster yang di buat Polres Lebak yang di sebar ke setiap lingkungan yang ada calon kades, dalam poster tersebut di kutip pasal 149 KUHP. "Hari gini Pilkades masih pakai politik uang. Ayo berkompetisi sehat, pemberi dan penerima suap dapat dipidana,"

Masih dalam poster, disebutkan bahwa pada pasal 149 KUHP, memberi janji atau suap kepada pemilih untuk gunakan hak suara tertentu saat pemilihan dapat dipidana 9 bulan penjara.

Berikut isi pasal 149 KUHP ayat 1 dan 2:

1. Barangsiapa pada waktu pemilihan yang diadakan menurut undang-undang umum, dengan pemberian atau perjanjian memberi suap kepada seseorang supaya ia tidak melakukan haknya memilih, atau supaya ia menjalankan hak itu dengan jalan yang tertentu, dihukum penjara selama-lamanya sembilan bulan atau denda sebanyak-banyaknya Rp 4.500.

2. Hukuman itu juga dijatuhkan kepada si pemilih, yang menerima suap atau perjanjian akan berbuat sesuatu.

Iyan berharap semoga pelaksanaan Pilkades serentak ini berjalan lancar, aman dan damai sesuai harapan kita bersama, tutup Iyan

 

(Red)

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Tindaklanjut LHP Muba Diatas Rata-rata Nasional

Fri, 14 Apr 2023 02:10:29pm

PALEMBANG- Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sumsel telah melakukan penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan...

Pj Bupati Apriyadi Buka Keran Beasiswa S2 Pertanian dan Perikanan untuk ASN Muba

Thu, 13 Apr 2023 04:23:40am

PALEMBANG- Pemerintah Kabupaten Muba dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pegawai berencana akan membuka peluang beasiswa...

Ustaz Abdul Somad Bangga Muba Punya Masjid Raya Megah

Wed, 12 Apr 2023 09:03:43pm

  LAIS- Ribuan jemaah dari berbagai daerah memadati Masjid Raya Abdul Kadim, Rabu (12/4/2023) di Desa Epil Kecamatan Lais Kabupaten Muba....

Kurnaidi Satar di lantik Pimpin PWI Muba, Marcab Musi Banyuasin dan Mada Laskar Merah Putih Sumsel Siap Bersinergi

Wed, 12 Apr 2023 04:08:42pm

kitamerahputih.com Rabu, 12 April 2023. Sekayu Muba - Sumsel, Kepengurusan PWI Cabang Kabupaten Musi Banyuasin periode 2023 - 2026 resmi di...

Ketua DPRD Terima Aspirasi Bung Baja dan LMP Mada Sumsel Sikapi Aksi Pasukan Israel di Masjid Al Aqsa Palestina

Tue, 11 Apr 2023 05:47:15pm

kitamerahputih.com                                        Selasa, 12 April 2023 Palembang - Sumsel, Arogansi kebrutalan Polisi...

Baca Juga