Sekayu - Senin (01/11/2021), Telah diselenggarakan Rapat Dengar Pendapat tentang Evaluasi Kinerja dan Masa Kerja Komisaris dan Direksi PT. Petro Muba di ruang Rapat Komisi II DPRD Kabupaten Muba.

Rapat ini dipimpin oleh Ketua Komisi II DPRD Muhamad Yamin dihadiri Wakil Ketua Komisi II DPRD Dedi Zulkarnain, SE, Anggota Komisi II DPRD Senen Hanan, Nupri Soleh, S.Kom, Martinus, Pihak BPKAD Muba, Bagian Perekonomian Setda Muba, Pembina BUMD Muba dan Pihak PT. Petro Muba (Direktur dan Komisaris).
Rapat tersebut membahas Evaluasi Kinerja dan Masa Jabatan Dewan Direksi dan Komisaris PT. Petro Muba.
Komisi II DPRD berharap kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Muba sebagai Pemegang Saham agar segera melakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) terkait dengan Surat Keputusan Dewan Komisaris tentang Pemberhentian sementara Direktur PT. Petro Muba dan melakukan pertimbangan serta kajian hukum atas keputusan tersebut.
Agar Pemerintah Daerah Kabupaten Muba melakukan kajian hukum atas Penetapan SK dan Masa Jabatan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada tanggal 17 Juli 2017 serta Pengambilan Keputusan Dewan Direksi terhadap Pemberhentian Direktur PT. Petro Muba.
Untuk Rekrutmen jajaran Komisaris dan Direksi PT. Petro Muba selanjutnya agar dilakukan secara terbuka berdasarkan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.(Adv)
Sekayu- Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Senin (5/7/2021) mengkonfirmasi nihil penambahan kasus. "Tidak ada penambahan kasus per 5 Juli...
SEKAYU - Menanggulangi ancaman lonjakan kasus COVID-19 seperti yang terjadi di daerah-daerah dalam negara indonesia beberapa hari terakhir,...
KABUPATEN KEROM'KITA MERAH PUTIH.COM Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Keerom menyalurkan langsung Dana Desa (DD) tahun anggaran 2021 di Wilayah...
JAYAPURA'KITA MERAH PUTIH.COM Seluruh Pegawai Wajib untuk Divaksin SENTANI,Pemerintah Kabupaten Jayapura menggelar vaksinasi massal bagi...
JAYAPURA-KITA MERAH PUTIH.COM Polresta Jayapura Kota Pembunuhan Nasaru Habidin akhirnya terkuat jelas, setelah istri korban mengakuinya...