SEKAYU - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), I Gusti Ayu Bintang Darmawati yang juga dikenal sebagai Bintang Puspayoga mengapresiasi bakal Peraturan Daerah (Perda) Pencegahan Perkawinan Anak di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).
Menyusul rancangan ini Pemkab Muba menindaklankuti kerjasama dengan Pengadilan Agama Muba. Penandatanganan MoU antara Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin dengan Ketua Pengadilan Agama Sekayu Qorik Agustian SAg MAg, berupa sinergi perlindungan perempuan dan anak dalam konteks Mencegah Perkawinan Anak. Kerjasama ini dilakukan di sela acara Peresmian serta Pengukuhan Pengurus Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga Rumah Cinta) periode 2020 -2023, di Opproom Pemkab Muba, Rabu (9/6/2021).
"Kami sangat apresiasi, Kabupaten Muba sudah melakukan komitmen bakal menerbitkan Perda Pencegahan Perkawinan Anak. Kami berharap perda ini tidak hanya menjadi dokumen, tapi diimplementasikan dalam menekan angka perkawinan anak," ujar Menteri PPPA.
Dirinya juga menyampaikan, di tengah pandemi COVID-19 ini terdata di tahun 2020 ada 64 ribu dispensasi perkawinan pada anak.
"Keadaan ini sangat miris dan harus jadi perhatian kita bersama. Perkawinan anak sangat berdampak pada sektor kehidupan, ekonomi, sosial, pendidikan dan kesehatan. Mubasudah ambil langkah cepat dengan meneken kerjasama. Kami sangat mendukung langkah ini,"sebut Bintang
Pada kesempatan yang sama Menteri PPPA Bintang Puspayoga juga meresmikan Puspaga Rumah Cinta di Kabupaten Muba. Peresmian ditandai dengan penandatanganan pada papan nama Puspaga Rumah Cinta.
"Puspaga ini punya peranan penting dan perlu kita dorong. Keberadaan Puspaga ini mengedukasi masyarakat, bagaimana keluarga menjadi pendidik utama. Saya ucapkan selamat kepada pengurus yang telah di kukuhkan, saya yakin di tangan Bu Thia Yufada, peran Puspaga akan terimplementasi dengan baik, sudah terbukti beliau sebagai Ketua TP PKK dan Ketua Dekranasda mampu kerja nyata dalam pemberdayaan perempuan,"ucapnya.
Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin bersyukur atas apresiasi yang diberikan pemerintah pusat melalui Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga terhadap kebijakan komitmen bersama MoU dengan Pengadilan Agama tersebut.
"Kita tidak memungkiri jika kasus pernikahan pada anak di daerah masih saja terjadi. Bahkan, menjadi isu nasional. Maka dari itu dengan adanya komitmen bersama ini, diharapkan dapat menekan angka pernikahan dini,"harap Dodi.
Dodi juga mengatakan, dengan telah dikukuhkan pengurus Puspaga Rumah Cinta di Kabupaten Muba, diharapkan dapat mengedukasi warga agar jadi pelopor kesetaraan gender dan melakukan pendampingan terhadap keluarga, dengan melaksanakan kegiatan baik yang primer maupun tersier, sesuai rencana aksi program Puspaga.
"Kita semua berharap keberadan Puspaga Rumah Cinta, mampu memberikan pembelajaran serta sebagai konsultan dalam membangun keluarga sejahtera di Kabupaten Muba,"pungkasnya.
Tulungagung, 14 Oktober 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Tulungagung ke-820 serta Hari Jadi Provinsi Jawa Timur, Pemerintah...
MUBA - Siapa yang tidak mengenal Tokoh Nasional dan Tokoh Perpolitikan Sumatera Selatan H Alex Noerdin.Alex Noerdin dikenal sebagai Bapak...
Palembang - Koordinator Aktivis Sumsel-Jakarta, Harda Belly, secara resmi menyampaikan permohonan kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo...
Kades Karya Maju a1 Yas budaya.SH lakukan penyetopan Armada Pengangkut Batu bara yang melintas di jln Poros Keluang menuju Sungai Lilin pada Senin...
Sudah tidak asing lagi dengan Grup Band Bank Sumsel Babel, Group band dengan Vokalis Joel dan Chika Serta Pemain, Efry moore Bass,Cuncu sound,Bakar...