Kamis, 18 Juni 2026 - 02:21 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Geliat Politik Muba: Menguji Kelayakan Poros Gerindra-PDIP di Tengah Perlambatan Pembangunan

Kamis, 18 Juni 2026
52 views
0
image_a01a0e78

Roda pemerintahan di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) belakangan ini dinilai tengah menghadapi fase krusial. 

Kelambatan serapan anggaran dan sejumlah proyek infrastruktur yang belum berjalan optimal memicu sorotan tajam dari berbagai pihak. 

Situasi ini diperparah dengan kondisi finansial daerah yang dikabarkan mengalami penurunan, sebuah realitas yang menuntut hadirnya formula kepemimpinan yang matang dan responsif.

Kondisi ini memantik keprihatinan mendalam dari para elite politik lokal. 

Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Muba, Irwin Zulyani, secara terbuka menyatakan rasa mirisnya melihat mandeknya sejumlah agenda strategis daerah. 

Penurunan kapasitas fiskal Muba saat ini dinilai memerlukan penanganan serius agar tidak berdampak lebih luas pada kesejahteraan masyarakat. 

Nada serupa juga disuarakan oleh Sekretaris DPC PDIP Muba, Ahmadi Dausad, SE, yang memandang perlunya langkah konkret untuk mengembalikan stabilitas pembangunan di Bumi Serasan Sekate.

Di tengah suasana melambatnya roda pemerintahan tersebut, dinamika politik menjelang kontestasi ke depan justru mulai menghangat. 

Munculnya sinyal kedekatan antara Irwin Zulyani dan Ahmadi Dausad—yang ditandai dengan momen kebersamaan keduanya—mulai dibaca publik sebagai sebuah alternatif solusi kepemimpinan.

Pemerhati sosial dan masyarakat Muba, Sartoto Waliun, menilai wacana bersatunya kedua tokoh muda ini bukan sekadar hal yang wajar, melainkan sangat layak diperhitungkan. Keduanya dinilai memiliki modal politik dan rekam jejak yang saling melengkapi.

Irwin Zulyani, dengan pengalaman dua periode sebagai anggota legislatif, tentu sudah sangat memahami seluk-beluk regulasi dan kebutuhan mendasar masyarakat Muba. 

Di sisi lain, Ahmadi Dausad dipandang sebagai figur yang jauh lebih matang secara birokrasi dan politik praktis berkat pengalamannya menduduki kursi wakil rakyat selama empat periode berturut-turut.

Secara historis, PDIP di Musi Banyuasin memiliki catatan emas sebagai partai penentu kemenangan (kingmaker) dalam beberapa kali perhelatan Pilkada, di mana paslon yang diusung kerap keluar sebagai pemenang. 

Meskipun pada dinamika Pilkada 2024 lalu terjadi pergeseran arah dukungan struktural, basis loyalis PDIP di akar rumput terbukti tetap solid dan memiliki daya tawar politik yang tinggi.

Jika mengalkulasi potensi yang ada, penggabungan kekuatan antara Partai Gerindra yang merepresentasikan semangat pembaruan dan PDIP dengan mesin politiknya yang matang serta sarat pengalaman, akan menciptakan poros koalisi yang sangat perkasa. 

"Artinya Duet Irwin Zulyani dan Ahmadi Dausad bukan tidak mungkin akan menjadi jawaban atas kebuntuan pembangunan dan penurunan ekonomi yang saat ini tengah membayangi Kabupaten Musi Banyuasin," ujar Satoto Waliun.(Tim)

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Kuasa Hukum Terdakwa Jiwasraya Persoalkan Vonis Hakim yang Persis Tuntutan Jaksa

Mon, 19 Oct 2020 02:38:38am

Liputan6.com, Jakarta - Penasihat Hukum Direktur Utama PT Maxima Integra Joko Hartono Tirto, Soesilo Aribowo kecewa dengan putusan Majelis Hakim...

Keterjangkauan dan Kemudahan Layanan Dinilai Jadi Solusi Masyarakat Melek Hukum

Mon, 19 Oct 2020 02:36:01am

Liputan6.com, Jakarta - Perkembangan teknologi memegang peranan besar dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia, terutama dalam mengembangkan usaha atau...

YLBHI Minta Polisi yang Pukul Jurnalis Saat Liput Demo Diproses Hukum

Mon, 19 Oct 2020 02:34:37am

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Advokasi Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhammad Isnur meminta kepolisian memproses hukum personelnya...

Penegak Hukum Diminta Hati-Hati Tangani Kasus Perbankan

Mon, 19 Oct 2020 02:00:31am

Liputan6.com, Jakarta - Penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan Agung diminta berhati-hati dalam menangani kasus perbankan. Pasalnya posisi perbankan...

4 Relawannya Dianiaya Oknum Polisi, PP Muhammadiyah Siapkan Jalur Hukum

Mon, 19 Oct 2020 01:58:37am

Liputan6.com, Jakarta - Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menyatakan akan menempuh jalur hukum atas dugaan penganiayaan yang diterima 4 relawan...

Baca Juga