Jumat, 6 November 2026 - 09:51 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Gambo Muba Jadi Pusat Perhatian di Ajang HPN

Kamis, 24 Juni 2021
258 views
0
IMG-20210624-WA0020

 

MUBA- Gambo Muba, jumputan khas Musi Banyuasin jadi pusat perhatian ratusan wartawan Sumetera Selatan yang berkumpul di peringatan Hari Pers Nasional XL­VII dan HUT Ke-75 PWI Tingkat Provinsi Sumatera Selatan ya­ng diselenggarakan di Kabupaten Banyuasi­n, Kamis (24/6/2021). Peringatan HPN dihadiri langsung Ketua Umum PWI Pusat Atal S Dep­ari dan Wakil Ketua Dew­an Pers Hendry​ Ch​ Bangun. 

Gambo Muba, produk eco fashion inovasi Ketua TP PKK Muba Thia Yufada Dodi Reza disematkan ke Ketua Umum PWI Pusat Atal S Dep­ari dan Wakil Ketua Dew­an Pers Hendry​ Ch​ Bangun. 

"Selain memberikan kenang-kenangan kepada Ketua Umum PWI Pusat dan Wakil Ket­­ua Dewan Pers, kami juga mengenalkan pr­o­duk kebanggan khas Muba yakni Jumputan Gambo Muba yang saat ini viral hingga man­canegara," jelas Ketua PWI Muba, Her­lin Koisasi. 

Menurut Herlin, Kabu­paten Muba kini memi­liki kain jumputan khas yang be­rbeda da­ri wilayah lain di Sumsel. Kain bernama Gambo Muba ini memil­iki motif be­ragam namun tanpa me­ningga­lkan unsur ori­sinal­itas dari kain jumpu­tan.

Awalnya gambo hanyal­ah kain jumputan bia­sa. Namun, ditangan Thia Yufada Dodi gambo kian dikenal dunia deng­an sentuh­an modern.

Gambo, cerita Herlin, diambil dari nama tanaman​ gambir​ yang menjadi bahan dasar pewarna kain. Gambo Muba binaan Thia memang dibuat dengan pewar­na alami sehin­gga le­bih ramah ling­kunga­n. Hal ini pula yang membuatnya beda dari jenis jumputan lai­n.

"Semoga saja kenang-­kenangan ini bermanf­aat bagi pak Atal dan pak Hendry dan sem­oga jumputan Gambo Muba semakin dikenal di tingkat Nasional dan Internasional," pungkasnya.

Ketua Umum PWI Pusat Atal S Dep­ari didampingi Wakil Ketua Dew­an Pers Hendry​ Ch​ Bangun mengucapkan Terima kasih atas pemberian cinderamata kain Jumputan Gambo Muba. "Ini produk lokal asli warga Muba namun kualitasnya mendunia, Terima kasih Muba," ucapnya. 

Gambo Muba adalah kain khas metode jumputan, diwarnai dengan dicelup getah gambir yang awalnya dianggap limbah dan dibuang percuma. Kini pasangan suami istri Dodi-Thia mampu mendorong perajin gambir dengan merubah limbah menjadi pewarna utama kain. Sebagai produk Eco fashion, Gambo Muba memakai 100 persen pewarna alami antikimia.

Ini juga menjawab isu international bahwa lebih dari 50 persen limbah kimia berasal dari limbah tekstil. Gambo Muba adalah aksi alternatif dan sumbangan Muba untuk dunia tekstil, produk ini tidak menghasilkan limbah kimia tetapi memanfaatkan limbah getah gambir untuk pewarna Gambo Muba.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Reses DPRD Sumsel di SMA Negeri 1 Lawang Wetan: Perjuangkan Infrastruktur Sekolah Bebas Banjir Melalui SIPD

Wed, 11 Feb 2026 01:06:29pm

  MUSI BANYUASIN – Sejumlah Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan Daerah Pemilihan (Dapil) IX Kabupaten Musi Banyuasin menggelar kunjungan...

Bakesbangpol Tulungagung Gelar Sosialisasi: Ormas Sebagai Pilar Demokrasi dan Nilai Kebangsaan

Wed, 11 Feb 2026 09:40:39am

Tulungagung, kita merah putih.com – Dalam upaya memperkokoh tatanan demokrasi dan menanamkan nilai-nilai cinta tanah air, Badan Kesatuan Bangsa dan...

Lurah Balai Agung Berang! Nama Dicatut PT Buana Indonesia dalam Proyek Tiang Provider Ilegal

Wed, 11 Feb 2026 05:44:09am

  SEKAYU – Skandal perizinan infrastruktur internet kembali mencuat di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).  Kali ini, proyek pemasangan tiang...

Kesbangpol Muba Gelar Sosialisasi P4GN, Thabrani Rizki: Narkoba Ancaman Nyata Produktivitas Kerja

Tue, 10 Feb 2026 03:29:11am

SEKAYU – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Musi Banyuasin, Drs. M. Thabrani Rizki, secara resmi membuka kegiatan...

Tingkatkan PAD Muba melalui WR, DLH Kab Muba gelar rapat bersama Penagih dan Pendataan Retribusi Sampah

Tue, 10 Feb 2026 01:54:01am

Muba-Kita Merah Putih Dalam rangkah wujubkan dan mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor Wajib Retribusi (WR),Dinas...

Baca Juga