Rabu, 10 Juni 2026 - 12:11 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Dinkominfo Muba Gencarkan Sosialisasi dan Edukasi Pembentukan PPID

Rabu, 29 September 2021
75 views
0
WhatsApp Image 2021-09-29 at 20.05.53

 

 

SEKAYU, - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Komunikasi dan Informarmatika (Dinkominfo) Muba melakukan koordinasi dan sosialisasi mendorong pembentukan Pejabat Pengelola Informasi Daerah (PPID) Pelaksana ditingkat Pemerintah Desa, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) serta lembaga pendidikan sekolah dasar dan Sekolah Menengah Pertama yang ada di wilayah Kabupaten Muba.

Kepala Dinkominfo Muba Herryandi Sinulingga AP melalui Kepala Bidang Informasi Publik Hj Tri Nurhayani sekaligus PPID Utama Pemkab Muba menuturkan hal tersebut dilakukan guna mewujudkan Good Governance penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan transparan atas informasi publik, serta membuat masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam mengontrol setiap langkah dan kebijakan yang diambil oleh pemerintah.

Dikatakannya, sosialisasi dan edukasi sudah diberikan kepada 30 pemerintah desa, sekolah serta BUMD untuk membentuk PPID.

“Kita sudah berkoordinasi di 30 desa mewakili seluruh desa yang ada di Muba, ini dilakukan untuk tahap awal saja, yang nantinya akan menjadi percontohan bagi pemerintah desa lainnya. Kami juga sudah memberikan edukasi dan sosialisasi kepada sekolah-sekolah serta Badan Usaha Milik Daerah,” ungkap Tri Nurhayani, Kamis (29/9/2021).

Lanjutnya, pemahaman dan edukasi yang disampaikan terkait implementasi terhadap undang-undang Keterbukaan Informasi Publik sesuai amanah UU No. 14 thn 2008 pasal 3 mengenai tujuan dari keterbukaan informasi publik.

“Nantinya, PPID yang sudah dibentuk oleh masing-masing desa, BUMD dan sekolah akan bersinergi untuk membantu PPID Utama dalam proses memberikan informasi terkait hal-hal yang boleh di publikasi,” terangnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, dalam kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan hingga ketingkat bawah ini, pihaknya memberikan pemahaman terhadap adanya kewajiban atau amanah undang-undang yakni undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan informasi Publik, Undang-undang Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan publik, Permendagri Nomor 3 Tahun 2017 Tentang Pedoman pengelolaan pelayanan informasi dan dokumentasi di lingkungan Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah, Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 tahun 2021 Tentang Standar layanan informasi publik,

"Kemudian Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 Tahun 2013 Tentang Prosedur penyelesaian sengketa informasi Publik, Peraturan Bupati Musi Banyuasin Nomor 26 Tahun 2001 Tentang Pembentukan susunan organisasi dan tata kerja PPID kabupaten Musi Banyuasin seperti yang tertuang pada Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan informasi Publik pada 30 April 2010 yang merupakan momentum penting dalam mendorong keterbukaan informasi publik di Indonesia khususnya di Kabupaten Musi Banyuasin," tandasnya.

Terpisah, Kepala Desa Saud Kecamatan Batanghari Leko Ranggi Akander S.Ip menyambut baik sosialisasi yang dilakukan oleh Pemkab Muba melalui PPID Utama medorong agar adanya pembentukan PPID di tingkat Pemerintah Desa.

“Insallah, secepatnya kami akan membentuk PPID Desa, kami akan mempersiapkan terlebih dahulu dokumen-dokumen penting yang diperlukan, serta menunjuk perangkat desa yang akan menjadi pejabat PPID itu sendiri,” pungkasnya.

Adapun untuk 30 desa yang menjadi sampel percontohan pembentukan PPID di tingkat desa yakni Kecamatan Sekayu Desa Lumpatan II dan Desa Sungai Batang, Kecamatan Lawang Wetan Desa Rantau Panjang dan Desa Ulak Teberau Kecamatan Babat Toman Desa Sereka dan Desa Kasmaran, Kecamatan Sanga Desa Desa Pantai dan Desa Air Itam, Kecamatan Plakat Tinggi Desa Sukajaya dan Desa Sidorahayu Kecamatan Sungai Keruh Desa Rantau Sialang dan Desa Tebing Bulang Kecamatan Jirak Jaya Desa Sinarjaya dan Desa Baru Jaya.

Selanjutnya, Kecamatan Keluang Desa Karya Maju dan Desa Tegal Mulyo Kecamatan Sungai Lilin Desa Mekar Jaya di Desa Bukit Jaya Kecamatan Tungkal Jaya Desa Sinar Tungkal dan Desa Peninggalan Kecamatan Bayung Lincir Desa Mekar Jaya dan Desa Senawar Jaya Kecamatan Lalan Desa Sukajadi dan Desa Bandar Agung Kecamatan Babat Supat Desa Gajah Mati dan Desa Tanjung Raya Kecamatan Lais Desa Epil dan Desa Lais, Kecamatan Batanghari Leko Desa Tanah Abang dan Desa Saud.

Sementara untuk BUMD yakni PDAM Tirta Randik dan PT Petro Muba Holdings, untuk lembaga sekolah yakni SD 3, SD 2, SD 11, SD 7, SD 1, SMP 1, SMP 6, SMP 5, SMP 8, SMP 2.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Pemkab Demak Kembali Raih Opini WTP

Mon, 19 Oct 2020 03:34:37am

RADARSEMARANG.ID, Demak – Pemkab Demak kembali meraih predikat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu)....

INFOGRAFIS: Protokol Kesehatan Vaksin Terbaik Covid-19

Mon, 19 Oct 2020 03:22:04am

Liputan6.com, Jakarta - Vaksin Covid-19 menjadi hal yang paling ditunggu-tunggu. Namun vaksin yang diharapkan belum ada. Hingga saat ini, mematuhi...

HUT ke-56 Golkar: Kesehatan Pulih, Ekonomi Bangkit, Pilkada Menang

Mon, 19 Oct 2020 03:18:26am

Liputan6.com, Jakarta - Perayaan HUT ke-56 Partai Golkar tahun 2020 mengangkat tema "Kesehatan Pulih, Ekonomi Bangkit, Pilkada Menang." Tema ini...

6 Hoaks Kesehatan: Masker Picu Kanker hingga Harga Vaksin Covid-19 Mahal

Mon, 19 Oct 2020 03:17:15am

Liputan6.com, Jakarta - Selama seminggu terakhir, ada banyak hoaks yang beredar di masyarakat, khususnya di media sosial. Masih banyak hoaks tentang...

Layanan Kesehatan Teropong Jiwa Banyuwangi Raih Penghargaan Kemenkes

Mon, 19 Oct 2020 03:12:38am

Liputan6.com, Banyuwangi Program kesehatan Teropong Jiwa Banyuwangi mendapat penghargaan dari Kementerian Kesehatan RI. Program pemberian terapi...

Baca Juga