Jumat, 16 Oktober 2026 - 01:12 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Diduga Proyek Pengerjaan RSUD Sekayu Abaikan Keselamatan Pekerja, Kontraktor Tak Koperatif

Senin, 5 Juli 2021
879 views
0
Screenshot_2021-07-05-12-36-09-67

 

kitamerahputih.com
Senin, 05 Juli 2021

Musi Banyuasin - Sumsel, Ditagetkan bakal rampung di bulan September 2021, Rumah Sakit Umum Daerah Sekayu diprediksi bakal menjadi salah satu Rumah Sakit setara Internasional. Hal itu diungkapkan Bupati Musi Banyuasin pada saat Launching Perdana Pengerjaan Proyek yang bersumber dari Anggaran PT SMI.

Namun sangat disayangkan, fakta di lapangannya Proyek yang bernilai Ratusan Juta Rupiah ini Diduga tidak mengindahkan Keselamatan Pekerja, yang mana terpantau di lokasi terdapat beberapa Pekerja tidak menggunakan Standar Keselamatan K3.

Seperti diketahui K3 adalah Kesehatan, Keselamatan Kerja yang menurut perinciannya meliputi Helm, Sarung Tangan, Sepatu Pelindung, Pelindung Wajah, Masker, dan lain-lain. Apalagi Notabennya saat ini di Masa Pandemi COVID-19 harus mematuhi Protokol Kesehatan yang berlaku.

Disisi lain, menurut informasi yang dihimpun oleh awak media, ternyata Operator Crane seharusnya mengantongi beberapa Sertifikasi salah satunya adalah memiliki SIO (Surat Ijin Operasional) yang berkompeten, akan tetapi informasi yang beredar Operator tersebut patut diduga belum mengantongi Sertifikasi yang ditentukan serta patut dipertanyakan Alat Crane yang digunakan tidak memiliki Surat Izin Alat (SIA) yang telah ditentukan oleh Kemenakertrans.

Saat dikonfirmasi awak media, Manager Perusahaan Pengerjaan Soni Aritonang menunjukan Sikap Tidak Kooperatif hanya membalas, "saya sedang dijakarta,", ujarnya.

Sementara ketika disinggung perihal pemenuhan hak jawab ia mengatakan, silahkan publish pak," bebernya singkat.

Diketahui sebelumnya, Proyek pengerjaan ini bersumber dari Dana Anggaran Pinjaman PT SMI senilai Rp 151.121.905.577.95, yang dikerjakan oleh PT Citra Prasasti Konsorindo dengan tanggal kontrak 30 Desember 2020, dengan waktu pelaksanaan 346 Hari.

berita ini telah terbit sebelumnya di :
https://www.lensainformasi.com/biro/sumsel/muba/diduga-proyek-pengerjaan-rsud-sekayu-abaikan-keselamatan-pekerja-kontraktor-tak-koperatif/.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Kena Hukum Baca Pancasila, Kata yang Diucapkan Emak-Emak Ini Malah Bikin Gregetan

Mon, 19 Oct 2020 01:53:24am

Liputan6.com, Jakarta - Di masa pandemi seperti sekarang ini, protokol kesehatan wajib diterapkan masyarakat termasuk saat mengendarai kendaraan...

Ritual Kuno Batu Peninis Mengawali Pembukaan Desa Kartun Sidareja

Mon, 19 Oct 2020 01:03:28am

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah ritual budaya di Desa Sidareja Peninis, Purbalingga, Jawa Tengah bangkit kembali setelah sempat terkubur satu abad....

Warga Besipae NTT Diserang Massa Desa Tetangga, Warga Luka-Luka

Mon, 19 Oct 2020 01:02:18am

Liputan6.com, Kupang - Setelah ricuh dengan sejumlah aparat Satpol PP NTT, 37 warga Pubabu-Besipae, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor...

Wali Kota Tarakan Resmikan Program TNI Manunggal Membangun Desa

Mon, 19 Oct 2020 01:00:29am

Liputan6.com, Tarakan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 di Kota Tarakan secara resmi dimulai. Mulainya kegiatan ini ditandai oleh...

20 Desa Terdampak Banjir Garut, Termasuk 25 Rumah Ibadah

Mon, 19 Oct 2020 12:59:12am

Liputan6.com, Bandung - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan 20 desa yang tersebar di tiga kecamatan terdampak banjir akibat...

Baca Juga